Pengembang CBD Kranggan Mulai Perbaiki Jalan Longsor di Jatisampurna

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poin Utama:

  • Lokasi & Waktu: Jalan CBD Kranggan, Jatisampurna, amblas pada Jumat (30/01) akibat gerusan aliran Sungai Cikeas.
  • Penanggung Jawab: Perbaikan dilakukan secara mandiri oleh pengembang (developer) karena aset jalan masih menjadi wewenang mereka.
  • Pengawasan: Proses pengerjaan diawasi ketat oleh DBMSDA Kota Bekasi dan BBWSCC.
  • Dampak Kerusakan: Panjang jalan yang mengalami longsor mencapai kurang lebih 100 meter.

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi memastikan proses perbaikan jalan longsor di kawasan perumahan CBD Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, telah dimulai oleh pihak pengembang.

Langkah cepat ini diambil setelah akses jalan tersebut amblas hingga jatuh ke dasar aliran Sungai Cikeas akibat curah hujan tinggi pada Jumat (30/01) lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Siapa yang Bertanggung Jawab atas Perbaikan Jalan Longsor di Jatisampurna?

​Pihak pengembang (developer) CBD Kranggan bertanggung jawab penuh dan telah menyanggupi perbaikan secara mandiri.

Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, menjelaskan bahwa status jalan di lokasi tersebut masih merupakan wewenang pihak perumahan, bukan aset Pemkot Bekasi yang sudah diserahterimakan.

Oleh karena itu, dinas mendorong pengembang yang dinilai mampu secara finansial untuk segera melakukan penanganan darurat.

​”Kemarin memang dapat info Jalan CBD di Jatisampurna itu longsor, akhirnya saya komunikasikan. Kedua Tim dari Dinas langsung turun ke lapangan maupun dari pihak CBD dan BBWSCC,” kata Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangannya, Senin (02/02/2026).

​Bagaimana Mekanisme Pengawasan Perbaikan Jalan Tersebut?

​Meskipun dikerjakan oleh swasta, DBMSDA Kota Bekasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) tetap melakukan pengawasan ketat di lapangan.

Hal ini penting mengingat lokasi longsor berada tepat di bibir Sungai Cikeas yang rawan erosi lanjutan. Idi Sutanto menegaskan bahwa alat berat sudah diturunkan untuk mempercepat proses pemulihan akses warga.

​”Karena pihak pengembangnya lumayan mampu, jadi mereka sanggup melakukan perbaikan, di bawah pengawasan kita dan BBWSCC. Jadi mereka langsung turunkan alat berat, nanti mungkin progres seperti apa juga koordinasi dengan BBWS juga,” tambah Idi.

​Apa Penyebab Utama Jalan Amblas di CBD Kranggan?

​Faktor alam berupa curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Bekasi dalam beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama amblasnya tanah di lokasi tersebut. Idi merinci bahwa kerusakan cukup signifikan dengan panjang area terdampak mencapai ratusan meter. DBMSDA juga melakukan mitigasi bencana lanjutan untuk mencegah kejadian serupa di titik lain.

  • Panjang Kerusakan: Berkisar 100 meter.
  • Pemicu: Curah hujan tinggi dan gerusan air sungai.
  • Tindakan Preventif: Pengecekan potensi keretakan di titik sekitar lokasi longsor.

​”Kita juga cek semua dan saya juga sudah perintahkan Tim dari DBMSDA ada potensi enggak, jangan sampai dibenerin di sini, tapi nyatanya ada rusak di titik lainnya,” tutup Idi.

Dengan dimulainya perbaikan ini, diharapkan aksesibilitas warga di sekitar CBD Kranggan dapat segera pulih dan struktur tanah di tepi sungai menjadi lebih stabil.

Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama musim penghujan.

Jika Anda melihat potensi jalan amblas atau infrastruktur kritis yang membahayakan di wilayah Anda, segera laporkan melalui layanan pengaduan Pemkot Bekasi atau hubungi redaksi kami.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau! Pemkot Bekasi Siapkan Opsi PJJ untuk Sekolah
Waspada! Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Bekasi, Ini Instruksi Wali Kota Bekasi
Bekasi Hujan Abu Anak Krakatau, Wali Kota Tri Adhianto Desak Proteksi Ekstrem untuk Anak dan Lansia
Kerap Makan Korban, Dedi Mulyadi Janjikan Perbaikan Total Jalan Raya Narogong Lewat APBD Perubahan
UM Indonesia Gelar Sport and Health Festival: Wujud Nyata Dukung Pemkot Bekasi Capai Target Sport City 2030
Abu Vulkanik Krakatau Ancam Kualitas Udara Kota Bekasi, DLH Keluarkan Status Sedang dan Imbau Warga Waspada
Ancaman ISPA Mengintai, Dinkes Kota Bekasi Terbitkan Peringatan Waspada Kualitas Udara Imbas Erupsi Anak Krakatau
Waspada! Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Selimuti Bekasi, BPBD Tingkatkan Pemantauan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 01:48 WIB

Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau! Pemkot Bekasi Siapkan Opsi PJJ untuk Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 19:05 WIB

Waspada! Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Bekasi, Ini Instruksi Wali Kota Bekasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:44 WIB

Bekasi Hujan Abu Anak Krakatau, Wali Kota Tri Adhianto Desak Proteksi Ekstrem untuk Anak dan Lansia

Minggu, 6 September 2026 - 18:22 WIB

Kerap Makan Korban, Dedi Mulyadi Janjikan Perbaikan Total Jalan Raya Narogong Lewat APBD Perubahan

Minggu, 6 September 2026 - 14:49 WIB

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Kualitas Udara Kota Bekasi, DLH Keluarkan Status Sedang dan Imbau Warga Waspada

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x