Jadi Tuan Rumah Porprov Jabar 2026, Bekasi Genjot Pembangunan Venue dan Klaim Lebih Siap dari Bogor-Depok

- Jurnalis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, Tri Adhianto menyampaikan sambutan, Sabtu (19/07/2025).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, Tri Adhianto menyampaikan sambutan, Sabtu (19/07/2025).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memaparkan progres signifikan dalam persiapan sarana dan prasarana, menargetkan 38 cabang olahraga, serta menjadi lokasi upacara pembukaan dan penutupan.

Menjelang perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat XV tahun 2026, Kota Bekasi sebagai salah satu tuan rumah menunjukkan optimisme tinggi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengklaim bahwa kesiapan sarana dan prasarana (sarpras) di wilayahnya jauh lebih unggul dibandingkan dua kota tuan rumah lainnya, yakni Kota Bogor dan Kota Depok.

Pernyataan ini disampaikan Tri Adhianto di tengah gencarnya upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam merenovasi dan membangun berbagai venue olahraga strategis untuk menyukseskan pesta olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Optimisme Wali Kota Bekasi di Tengah Pengejaran Target

Tri Adhianto menegaskan bahwa inisiatif persiapan venue telah dilakukan sejak awal. Menurutnya, komitmen ini menjadikan Kota Bekasi berada di posisi terdepan dalam hal kesiapan infrastruktur.

“Ya, tentu sejak awal kita sudah inisiasi terkait persiapan sarana dan prasarana. Dengan menyiapkan venue ataupun tempat-tempat olahraga yang hari ini terus kita lakukan, baik renovasi maupun pembangunan,” ujar Tri Adhianto kepada rakyatbekasi.com saat ditemui di Kantor DPC PDIP Kota Bekasi, Sabtu (19/07/2025).

Ia merinci sejumlah proyek strategis yang tengah berjalan untuk menyambut Porprov Jabar 2026, antara lain:

  • Renovasi Stadion Patriot Candrabhaga, yang diproyeksikan menjadi pusat kegiatan.
  • Penyempurnaan Gedung Olahraga (GOR) terpusat 5 dan 6 lantai.
  • Pembangunan venue baru untuk cabang olahraga Sepatu Roda dan Bola Basket.
  • Finalisasi GOR Bola Voli dan Bulu Tangkis.
  • Persiapan lapangan Bola Voli Pasir dan venue akuatik.

“Kalau kita dibandingkan dengan Kota Bogor dan Kota Depok, rasanya kita jauh lebih siap. Insya Allah, semoga semua rampung sesuai target yang ditentukan, bergantung pada komitmen pihak ketiga dalam pengerjaan fisik,” tegasnya.

Pembagian Cabang Olahraga dan Peran Sentral Kota Bekasi

Dalam penyelenggaraan Porprov Jabar 2026, Kota Bekasi mendapatkan porsi terbesar untuk menggelar pertandingan. Dari total sekitar 70 cabang olahraga (cabor) yang akan dilombakan, sebanyak 38 cabor akan dipertandingkan di Kota Bekasi.

“Sudah ada pembagian cabor yang dipetakan. Kurang lebih di Kota Bekasi ini akan ada 38 cabor,” jelas Tri.

Kepercayaan yang diberikan kepada Kota Bekasi juga diperkuat dengan penunjukannya sebagai lokasi upacara pembukaan dan penutupan. Hal ini menempatkan Kota Bekasi sebagai episentrum dari seluruh rangkaian kegiatan Porprov XV.

Dasar Hukum Penunjukan Tuan Rumah Bersama

Penunjukan Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok sebagai tuan rumah bersama tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 426/Kep.36-Kesra/2025 yang ditetapkan pada 17 Januari 2025.

Keputusan ini merupakan hasil evaluasi terhadap kesiapan Kota Bogor yang sebelumnya ditunjuk sebagai penyelenggara tunggal. Untuk menjamin kelancaran dan kesuksesan acara, peran tuan rumah dibagi kepada tiga daerah dengan tugas dan tanggung jawab bersama, meliputi:

  • Penyediaan anggaran, sarana, dan prasarana olahraga.
  • Pengelolaan keamanan selama acara berlangsung.
  • Koordinasi intensif dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta KONI Jawa Barat.

Skema Pendanaan dan Kolaborasi

Untuk membiayai perhelatan ini, yang diperkirakan menelan anggaran mendekati Rp 150 Miliar secara gabungan, akan digunakan skema pendanaan bersama.

Sumber anggaran berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat, APBD masing-masing kota tuan rumah, serta sumber lain yang sah sesuai peraturan perundang-undangan.

Kolaborasi antar-daerah dan sinergi dengan pemerintah provinsi menjadi kunci utama untuk memastikan semua persiapan, mulai dari venue hingga teknis pelaksanaan, berjalan sesuai rencana.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petaka Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Tubruk KRL dari Belakang
Mencekam! KAJJ dan KRL Commuter Line Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur Imbas Taksi Mogok
Kejari Sidik Dugaan Korupsi PT Migas Bekasi, Kerugian Tembus Rp278 M!
Dapur Makan Bergizi Gratis di Bekasi Bertambah Dua Kali Lipat, 153 SPPG Masih Proses Sertifikasi
Segera Ajukan Proposal Dana Hibah Rp 100 Juta per RW Kota Bekasi Tahun 2026
Pemkot Bekasi Buka Pengajuan Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Cek Jadwal dan Syarat Pencairannya!
Pemkot Bekasi Kaji Usulan Insentif BSIP, Wali Kota Tri Adhianto Ungkap Syarat Pentingnya!
Prostitusi Berkedok Panti Pijat ‘Be Glow’ Bekasi Kembali Beroperasi: KOAR Cium Kongkalikong Satpol PP

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 22:45 WIB

Petaka Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Tubruk KRL dari Belakang

Senin, 27 April 2026 - 22:32 WIB

Mencekam! KAJJ dan KRL Commuter Line Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur Imbas Taksi Mogok

Senin, 27 April 2026 - 20:30 WIB

Kejari Sidik Dugaan Korupsi PT Migas Bekasi, Kerugian Tembus Rp278 M!

Senin, 27 April 2026 - 15:01 WIB

Dapur Makan Bergizi Gratis di Bekasi Bertambah Dua Kali Lipat, 153 SPPG Masih Proses Sertifikasi

Senin, 27 April 2026 - 12:30 WIB

Segera Ajukan Proposal Dana Hibah Rp 100 Juta per RW Kota Bekasi Tahun 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca