Disdik Kota Bekasi Tunggu Juknis Kemendikdasmen untuk Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2025/2026

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025 - 04:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Warsim Suryana.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Warsim Suryana.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi tengah menunggu petunjuk teknis (juknis) lanjutan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 bagi siswa sekolah.

SPMB merupakan penyempurnaan metode baru yang menggantikan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang telah digunakan sebelumnya.

Sekretaris Disdik Kota Bekasi, Warsim Suryana, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Kemendikdasmen terkait pelaksanaan SPMB sebagai pengganti PPDB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemarin kita Disdik se-Indonesia diundang oleh Kementerian Dasar dan Menengah terkait pelaksanaan PPDB. Mungkin pada intinya sama seperti pelaksanaan pada tahun kemarin, cuma istilah-istilahnya saja yang mungkin agak sedikit berbeda,” ucap Warsim saat dikonfirmasi RakyatBekasi.com melalui keterangannya, Rabu (05/02/2025).

Warsim menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan SPMB terdapat beberapa jalur yang mengalami perubahan nomenklatur dan teknis pelaksanaannya.

Beberapa perubahan tersebut antara lain Zonasi menjadi Domisili, Pembaruan Jalur Prestasi, Penambahan Persentase Kuota Jalur Afirmasi, dan Jalur Mutasi yang sebelumnya dikenal sebagai Perpindahan Orang Tua dan Guru (PTO).

“Contoh kemarin PPDB sekarang SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru). Ada Zonasi (domisili), PTO (Mutasi). Nah terkait jalur prestasi mungkin agak dibanyakin lagi secara kuota termasuk disabilitas dan bagian lainnya yang afirmasi,” jelasnya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu juknis dari Pemerintah Pusat. Setelah juknis tersebut diterima, Disdik Kota Bekasi akan segera membuat juknis dan mensosialisasikannya ke setiap sekolah dan masyarakat.

“Jadi kita belum buat secara menyeluruh terkait juknisnya, karena masih menunggu regulasi dari pusat atau Kementerian belum turun juga, hanya kisi-kisi pelaksanaan PPDB saja kemarin. Setelah regulasinya turun dari Kementerian, kita langsung tancap gas,” papar Warsim.

Dengan adanya perubahan sistem penerimaan ini, diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kejelasan bagi para siswa dan orang tua dalam proses pendaftaran dan penerimaan siswa baru.

Disdik Kota Bekasi berkomitmen untuk terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dalam dunia pendidikan.

Visited 504 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi jajaran GoTo di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (12/06/2026). (Dok. Kemensos)

Nasional

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:50 WIB

Truk tangki distribusi BBM milik Pertamina (PT Trans Migasindo) bersiap melakukan bongkar muat pasokan bahan bakar di salah satu area SPBU pada malam hari, guna memastikan ketersediaan stok Pertalite tetap aman dan terdistribusi maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Nasional

Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x