DLH Kota Bekasi Buru Sumber Pencemaran Busa di Sepanjang Aliran Kali Bekasi

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi bersama KP2C saat melakukan susur sungai untuk mencari sumber pencemaran busa di wilayah pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas, Selasa (29/12/2025).

Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi bersama KP2C saat melakukan susur sungai untuk mencari sumber pencemaran busa di wilayah pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas, Selasa (29/12/2025).

  • Waktu Kejadian: Selasa, 29 Desember 2025, pasca hujan dan libur panjang.
  • Tindakan: Susur sungai gabungan antara DLH Kota Bekasi dan KP2C.
  • Hasil Sementara: Belum ditemukan titik pembuangan limbah spesifik di jalur Kali Cileungsi.
  • Rencana Lanjutan: Koordinasi lintas wilayah dengan DLH Provinsi Jawa Barat.

​Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi berkolaborasi dengan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) bergerak cepat menelusuri aliran sungai, Selasa (29/12/2025).

Langkah investigasi ini diambil menyusul kemunculan kembali fenomena gumpalan busa tebal yang mencemari Kali Bekasi dan meresahkan warga yang bermukim di bantaran sungai.

​Apa Langkah DLH Atasi Pencemaran Busa di Kali Bekasi?

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui DLH tidak tinggal diam melihat kondisi sungai yang kembali memburuk, terutama indikasi pencemaran yang kerap terjadi setelah hujan lebat atau momen libur panjang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DLH menegaskan bahwa investigasi lapangan menjadi prioritas utama untuk memetakan masalah.

​”Fenomena busa di Kali Bekasi ini tidak bisa dianggap sepele. Kami melakukan susur sungai untuk memastikan kondisi lapangan secara langsung, mengidentifikasi kemungkinan sumber pencemar, serta mengambil langkah cepat dan terukur,” kata Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di sela kegiatan susur sungai, Selasa (29/12/2025).

​Kegiatan susur sungai ini difokuskan untuk memantau kualitas air secara visual dan melacak titik-titik yang dicurigai sebagai lokasi pembuangan limbah ilegal yang bermuara ke Kali Bekasi.

​Bagaimana Hasil Penelusuran Sumber Limbah?

​Meskipun tim gabungan telah menyisir area sungai yang rawan, hasil investigasi awal belum menunjukkan lokasi spesifik dari mana limbah tersebut berasal.

Ketua KP2C, Puarman, yang turut serta dalam operasi tersebut menjelaskan bahwa fokus penyisiran dilakukan hingga ke aliran hulu di Kali Cileungsi.

​”Berdasarkan hasil susur sungai hari ini, kami belum menemukan sumber pencemar di Kali Cileungsi. Namun penelusuran akan terus dilakukan, termasuk dengan menggali informasi dari warga sekitar,” jelas Puarman saat memberikan keterangan di lokasi.

​Keterlibatan masyarakat dinilai krusial dalam memberikan informasi jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar bantaran sungai yang berpotensi menyebabkan pencemaran.

​Apa Solusi Jangka Panjang Penanganan Limbah Sungai?

​Mengingat aliran Kali Bekasi merupakan pertemuan dari Sungai Cileungsi dan Cikeas yang melintasi berbagai wilayah administrasi, penanganan masalah ini memerlukan sinergi lintas daerah. DLH Kota Bekasi berencana meningkatkan level koordinasi dengan otoritas yang lebih tinggi.

​Rencana tindak lanjut meliputi:

  • ​Berkoordinasi intensif dengan DLH Provinsi Jawa Barat.
  • ​Memperketat pengawasan terhadap pelaku usaha di sepanjang aliran sungai.
  • ​Penerapan sanksi tegas bagi pelanggar aturan lingkungan hidup.

​Kiswatiningsih kembali mengingatkan seluruh elemen masyarakat dan pelaku industri untuk mematuhi regulasi lingkungan demi menjaga ekosistem air yang berkelanjutan.

Sungai merupakan sumber kehidupan yang tidak boleh dijadikan tempat pembuangan limbah.

Warga Bekasi, punya informasi terkait pembuangan limbah liar di sungai sekitar Anda? Laporkan segera melalui layanan pengaduan Pemkot Bekasi atau hubungi redaksi kami.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petugas Gabungan Bongkar Paksa 8 Bangunan Liar di Jalan Nonon Sonthanie Bekasi Timur
Wali Kota Bekasi Lantik 44 Pejabat Administrator dan Pengawas
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Lantik 44 Pejabat Eselon 3 dan 4
Satpol PP Perketat Perbatasan Antisipasi PPKS di Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Rotasi 18 Kepala Puskesmas
Disdik Rancang Penerapan Tes Kemampuan Akademik untuk Guru
Investasi Kota Bekasi 2025 Tembus Rp 11,57 Triliun di Tengah Tantangan Ekonomi
Perumda Tirta Bhagasasi Siap Putuskan Kontrak Rekanan Swasta Kontraproduktif

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:57 WIB

Petugas Gabungan Bongkar Paksa 8 Bangunan Liar di Jalan Nonon Sonthanie Bekasi Timur

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:45 WIB

Wali Kota Bekasi Lantik 44 Pejabat Administrator dan Pengawas

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:26 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Lantik 44 Pejabat Eselon 3 dan 4

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:30 WIB

Satpol PP Perketat Perbatasan Antisipasi PPKS di Kota Bekasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:17 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Rotasi 18 Kepala Puskesmas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca