Forkim Himbau Masyarakat Awasi Pengawas Pemilu Kota Bekasi

- Jurnalis

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi Gedung Bawaslu.

ilustrasi Gedung Bawaslu.

Pemilihan Umum adalah proses suksesi kepemimpinan sebagai wujud tumbuhnya demokrasi di Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga dengan adanya UU No. 7 Tahun 2017 tersebut dimaksudkan untuk mengawal proses demokrasi tersebut berlangsung secara jujur (fair play), tertib, dan aman sehingga menciptakan Pemilihan Umum yang berintegritas (integrity electorale).

Aktivis Forum komunikasi intelektual muda (Forkim) Mulyadi mengajak seluruh elemen masyarakat di kota bekasi untuk turut serta memenuhi panggilan nurani untuk memantau dan mengawasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi, dan proaktif ketika melihat penyimpangan-penyimpangan pemilu yang akan mendatang hingga saat ini, dengan meningkatnya nalar politik masyarakat untuk berpolitik cerdas, serta melakukan pengawasan partisipatif sudah bisa dilakukan secara perorangan melalui media sosial.

Mulyadi mengatakan melihat sikap dan putusan-putusan kontroversi pengawas pemilu(Bawaslu) kota Bekasi membuat keberadaan pengawas pemilu kota bekasi dinilai masih jauh dari harapan publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Demi menjamin integritas proses Penyelenggaraan Pemilu dan mengembalikan kepercayaan publik kepada Lembaga penyelenggara Pemilu untuk itu kita harus mengawasi lembaga pengawas pemilu yang punya kekuasaan tentu lembaga tersebut harus diawasi pula.

“Pengawasan bisa dilakukan secara internal maupun eksternal.internal memang di dalam dibentuk pengawas, eksternal ya memang masyarakat publik yang jadi pengawas Bawaslu. Ormas, LSM, media, kita semua mengawal demokrasi,” paparnya.

Mulyadi mengungkapkan Pengawas pemilu harus tunduk kepada uud pemilu sehingga penegakan hukum akan berjalan dengan efektif dan ideal.

Karena pengawas pemilu adalah ujung tombak penyelenggaran pemilu agar terciptanya pelaksanaan pemilu dilakukan secara jujur, adil, demokratis, dan berkepastian hukum.

Mulyadi mengatakan Pengawas pemilu Kota Bekasi menjaga etika di awali dari orang per orang atau internal penyelenggara Pemilu.

Bila etika sudah terbangun di tingkat internal, maka etika di tingkat lembaga akan mudah terbangun. etika personal adalah pondasi untuk membangun etika organisasi, agar etika tersebut dijaga kualitasnya.

Tidak hanya sebatas lisan melainkan dalam bentuk sikap atau perbuatan, karena seorang penyelenggara pemilu memiliki tugas mulia, yaitu menghasilkan kepala negara, kepala daerah, bahkan termasuk Legislator, pembuat undang-undang, yang berintegritas dan bermartabat.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awas Sanksi Tegas! PDI Perjuangan Larang Keras Kader Cawe-Cawe Dapur Makan Bergizi Gratis
KPU Kota Bekasi Tunggu Regulasi Pusat Soal Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD
Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik
Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi
Bawaslu Kota Bekasi Desak Parpol Perbarui Data Sipol dan Kantor Sekretariat
ICW Ingatkan Bahaya Pilkada Lewat DPRD: Celah Politik Transaksional Kembali Terbuka
Targetkan 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029, PAN Kota Bekasi Siapkan Strategi Matang Pasca Musda

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:55 WIB

Awas Sanksi Tegas! PDI Perjuangan Larang Keras Kader Cawe-Cawe Dapur Makan Bergizi Gratis

Senin, 9 Februari 2026 - 15:04 WIB

KPU Kota Bekasi Tunggu Regulasi Pusat Soal Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:08 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:31 WIB

Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:33 WIB

Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca