HUT ke 4, Botjah Angon Apresiasi Enam Tokoh di Bekasi Raya, Yuk Kepoin Siapa Aja!

- Jurnalis

Selasa, 8 Oktober 2024 - 01:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Botjah Angon Apresiasi Enam Tokoh Bekasi Raya.

Botjah Angon Apresiasi Enam Tokoh Bekasi Raya.

Botjah Angon Bekasi Raya merupakan komunitas intelektual yang berisi anak-anak muda progresif yang kerap gelisah terhadap berbagai persoalan sosial masyarakat di Bekasi Raya.

Berdiri pada 01 Oktober 2020 silam, komunitas yang diinisiasi oleh Bung Gorby Saputra, Bung Irdia Bushori, Bung Rahmat Zainuddin, Bung Murdlian Ismail dan Bung Syahrulloh ini mendasari gerak komunitasnya dengan jargon “Ideologi, Seni, Pengabdian”.

Pada Hari Lahirnya yang Ke-4, Botjah Angon Bekasi Raya berupaya untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tokoh-Tokoh Kota dan Kabupaten Bekasi yang telah berkontribusi nyata di berbagai bidang seperti pendidikan, literasi, sejarah dan budaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tokoh-Tokoh Bekasi Raya yang dikunjungi oleh pengurus Botjah Angon untuk kemudian diberikan Piagam Penghargaan atas jasa-jasanya kepada masyarakat Bekasi Raya di antara adalah:

  • Bayu Arif Budiman (Bayu Gak Penting) sebagai Tokoh Pegiat Literasi Bekasi Raya.
  • Iwan (Bonik) sebagai Tokoh Sejarah Bekasi Raya.
  • Guntur Kurniawan sebagai Tokoh Pegiat Pendidikan Bekasi Raya.
  • Komaruddin Ibnu Mikam sebagai Tokoh Budaya Bekasi Raya.
  • Endra Kusmawan sebagai Tokoh Sejarah Bekasi Raya.
  • Dr. Abdul Khoir HS sebagai Tokoh Budaya Bekasi Raya.

Rangkaian silaturahmi Botjah Angon dengan Tokoh-Tokoh Bekasi Raya dalam rangka pemberian Piagam Penghargaan dimulai pada Senin (30/09/2024) dengan mengunjungi PERKABU (Perpustakaan Kampung Baru) yang digagas oleh Bayu Gak Penting.

“TBM (Taman Bacaan Masyarakat) di Bekasi Raya harusnya memiliki koordinator di setiap wilayah untuk mapping area sekaligus mensurvei kebutuhan di tiap TBM yang ada,” ucap Bayu.

Selain itu, Bayu juga berharap bahwa media dan informasi terkait TBM harus lebih masif agar masyarakat umum lebih mengetahui bahwa TBM banyak memberikan edukasi secara gratis.

Bayu juga menambahkan agar DISDIK (Dinas Pendidikan) dan Perpustakaan banyak berkolaborasi untuk membangun dunia literasi secara bersama-sama, bisa dengan membuat pelatihan baik skill ataupun soft skill yang bisa berguna untuk masyarakat wilayah urban.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kurs Rupiah Hari Ini: Ditutup Melemah, Pasar “Wait and See” Jelang RDG BI
Pengamat Prediksi Rupiah Tembus Rp17.100 per Dolar AS Pekan Ini
GMNI Jakarta Timur Desak Menkeu Copot Dirjen Pajak Buntut Dugaan Suap
AS Perketat Syarat Masuk Jelang Piala Dunia 2026, 75 Negara Masuk Daftar Hitam
Waspada Ancaman Mata Kering di Jabodetabek: 41% Warga Terdampak Tanpa Sadar
905 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor Selama Nataru
Revolusi Sepak Bola: FIFA Uji Coba “Wenger Law” dan Aturan Kiper untuk Akhiri Era Offside Milimeter
Kejar Rekor 1.000 Gol, Cristiano Ronaldo: Jika Tidak Ada Cedera Insya Allah

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:31 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini: Ditutup Melemah, Pasar “Wait and See” Jelang RDG BI

Senin, 19 Januari 2026 - 08:40 WIB

Pengamat Prediksi Rupiah Tembus Rp17.100 per Dolar AS Pekan Ini

Senin, 19 Januari 2026 - 04:53 WIB

GMNI Jakarta Timur Desak Menkeu Copot Dirjen Pajak Buntut Dugaan Suap

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:26 WIB

AS Perketat Syarat Masuk Jelang Piala Dunia 2026, 75 Negara Masuk Daftar Hitam

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:39 WIB

Waspada Ancaman Mata Kering di Jabodetabek: 41% Warga Terdampak Tanpa Sadar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca