Investasi Kota Bekasi 2025 Tembus Rp 11,57 Triliun di Tengah Tantangan Ekonomi

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Poin Utama:

  • ​Capaian: Rp 11,57 triliun (79% dari target nasional Rp 14,66 triliun).
  • ​Kendala Utama: Terhentinya Proyek Strategis Nasional (PSN) dan lemahnya pelaporan LKPM.
  • ​Tantangan Lokal: Penutupan ritel besar, kenaikan UMK, dan belum adanya peta potensi investasi.
  • ​Strategi 2026: Penyusunan peta investasi dan pemanfaatan lahan kosong terbengkalai.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi mencatat realisasi investasi di Kota Patriot sepanjang tahun 2025 mencapai Rp 11,57 triliun.

Angka tersebut baru memenuhi 79 persen dari target nasional yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar Rp 14,66 triliun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Target Investasi Nasional Tidak Tercapai?

​Melesetnya target investasi di Kota Bekasi dipengaruhi oleh faktor makro dan kendala teknis pelaporan.

Kepala DPMPTSP menyoroti adanya proyek strategis yang mandek serta sistem pelaporan pelaku usaha yang belum optimal menjadi penyebab utama.

​”Dengan melalui capaian secara nasional, capaian investasi masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya terhentinya beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN), maupun sistem pelaporan LKPM yang belum optimal,” kata Priadi Santoso kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam keterangannya di Kantor Pemkot Bekasi, Bekasi Selatan, Kamis (05/02/2026).

​Selain itu, Priadi menambahkan bahwa tantangan lain yang turut berpengaruh adalah lemahnya sanksi bagi para pelaku usaha yang tidak tertib melapor Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Hal ini diperparah dengan pembatasan kewenangan pengawasan serta tekanan inflasi yang secara nyata menurunkan daya beli masyarakat di wilayah aglomerasi seperti Bekasi.

​Apa Saja Hambatan Investasi di Tingkat Lokal?

​Khusus di wilayah Kota Bekasi, hambatan investasi tidak hanya berasal dari regulasi pusat, tetapi juga dinamika ekonomi lokal.

DPMPTSP mencatat beberapa masalah krusial yang menghambat arus modal masuk, antara lain:

  • ​Belum tersusunnya peta potensi investasi yang komprehensif.
  • ​Rendahnya kesadaran pelaku usaha dalam pelaporan LKPM.
  • ​Kenaikan upah minimum (UMK) yang berdampak pada lonjakan biaya produksi.
  • ​Keterbatasan infrastruktur penunjang.
  • ​Fenomena penutupan sejumlah usaha ritel besar di berbagai kecamatan.

​”Untuk itu pemerintah daerah terus berinovasi dalam meningkatkan sektoral investasi dan mengurangi ketergantungan pada Pemerintah Pusat,” jelasnya.

​Bagaimana Strategi Pemkot Bekasi Dongkrak Investasi 2026?

​Menghadapi tahun anggaran 2026, Pemkot Bekasi melalui DPMPTSP telah menyusun langkah strategis.

Prioritas utama adalah penyusunan Peta Potensi Investasi agar calon investor memiliki panduan yang jelas mengenai peluang bisnis di 12 kecamatan se-Kota Bekasi.

​Priadi menegaskan komitmennya untuk meningkatkan sosialisasi kewajiban pelaporan LKPM serta memperkuat koordinasi dengan dinas teknis terkait guna mengendalikan harga barang dan jasa.

​”Selain itu, peningkatan infrastruktur dan optimalisasi pemanfaatan lahan kosong terbengkalai juga menjadi prioritas,” pungkasnya.

Melalui pembenahan regulasi dan infrastruktur, Pemkot Bekasi optimis iklim investasi akan kembali bergairah pada tahun 2026, sehingga mampu menyerap tenaga kerja dan menggerakkan roda perekonomian daerah.

​Bagi para pelaku usaha di Kota Bekasi, sudahkah Anda melaporkan LKPM periode ini? Pastikan usaha Anda terdaftar dan tertib administrasi demi kemudahan berusaha.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR
Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia
Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031
Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri
Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok
Ultimatum Wali Kota Bekasi Jelang Konstruksi Fly Over Bulak Kapal 15 November: Bongkar Mandiri Pekan Depan atau Dieksekusi Pemkot!
Dilirik Wali Kota Mississauga Kanada Berdarah Indonesia, Tri Adhianto Siap Jajaki Sister City Sektor Farmasi hingga Aerospace
Polemik Grand Kamala Lagoon: Evaluasi SE Wali Kota Bekasi, Pembentukan P3SRS, hingga IPL Rp622 Ribu
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:04 WIB

Alamak! TNKB Truk Molen Kecelakaan di Bekasi Mati 4 Tahun, Polisi Bongkar Kelayakan Uji KIR

Minggu, 1 November 2026 - 20:50 WIB

Tragedi Maut Depan Kampus UBSI: Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Warga di Halte Jalan Cut Mutia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Dari Manajer Risiko ke Kursi Direksi: Bahrul Alam Resmi Ditetapkan Jadi Dirtek Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tekan 98 Ribu Pengangguran, Wali Kota Bekasi Genjot Investasi dan Magang ke Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Antisipasi Lonjakan dan Kelangkaan Jelang Nataru 2027, Pemkot Bekasi Kerahkan Satgas Gabungan Awasi Harga Bahan Pokok

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x