LSM Trinusa Tuding Proyek E-Purchasing Disdik Kota Bekasi Cacat Prosedur

- Jurnalis

Kamis, 2 Mei 2024 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar dari salah satu proyek kegiatan bermetode E-Purchasing yang ada di Dinas Pendidikan yang dibiayai APBD Kota Bekasi 2024.

Tangkapan layar dari salah satu proyek kegiatan bermetode E-Purchasing yang ada di Dinas Pendidikan yang dibiayai APBD Kota Bekasi 2024.

KOTA BEKASI – Dinas Pendidikan Kota Bekasi kembali menjadi sorotan terkait bagi-bagi proyek kegiatan bermetode pemilihan penyedia e-purchasing atau e-catalog menjelang pelaksanaan Penerima Peserta Didik Baru (PPDB) 2024. Hal ini diungkapkan oleh Ketua LSM Trinusa Kota Bekasi Maksum Al Farizi saat ditemui dirumahnya, Kamis (02/05/24).[irp posts=”10289″ ]Menurut Mandor Baya sapaan akrabnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar diduga menjadi mesin ATM mantan Wali Kota Bekasi.Hal ini tergambar dari berbagai proyek kegiatan dengan metode e-catalog yang dibiayai APBD Kota Bekasi tahun 2022 hingga 2024.Berdasarkan investigasi yang dilakukan pihaknya, kata dia, modus operandi yang mereka lakukan adalah berbagai proyek kegiatan via e-catalog tersebut hanya dikerjakan oleh rekanan atau pemborong yang berstatus langganan.[irp posts=”10380″ ]
“Dan kabarnya, pola ini juga berulang dan diterapkan ke pola dan gaya kepemimpinan sekarang,” ungkap Mandor Baya.
Mandor Baya membeberkan, Dinas Pendidikan menghabiskan sekira Rp 65 miliar lebih untuk mengeksekusi 155 paket proyek kegiatan dengan metode e-catalog pada tahun anggaran 2022.Serta pada tahun 2023, diketahui sebanyak 295 paket proyek kegiatan dengan total anggaran sekira Rp 39 milyar lebih dan tahun 2024 dinas pendidikan juga melaksanakan kegiatan dengan sistem e-catalog sebanyak 60 paket proyek dengan total anggaran Rp 6 miliar lebih.[irp posts=”10377″ ]
“Dinas melakukan negosiasi ke sejumlah rekanan langganan, dimana teknis pelaksanaannya sebelum proses seleksi e-catalog dimulai,” bebernya.
“Ini yang menjadi perhatian kami dan kami harap persoalan ini menjadi terang benderang. Kami juga berencana melaporkan data ini ke Aparat Penegak Hukum (APH) agar ke depan tidak ada lagi penyalahgunaan wewenang yang terjadi, seperti penunjukan langsung kepada rekanan langganan yang diduga bersahabat karib dengan Kadisdik Kota Bekasi Uu Saeful Mikdar,” pungkasnya..

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung
Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya
Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga
Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF
Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:55 WIB

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Jumat, 24 April 2026 - 11:32 WIB

Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 11:04 WIB

Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Kamis, 23 April 2026 - 23:54 WIB

Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca