Ogah Disadap Intelejen Barat, Kremlin Larang Pejabat Rusia Gunakan iPhone

- Jurnalis

Selasa, 21 Maret 2023 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kepresidenan Rusia meminta para pejabat yang terlibat dalam persiapan pemilihan presiden 2024 untuk berhenti menggunakan iPhone paling lambat pada 1 April 2023.

Kantor Kepresidenan Rusia meminta para pejabat yang terlibat dalam persiapan pemilihan presiden 2024 untuk berhenti menggunakan iPhone paling lambat pada 1 April 2023.

Kantor Kepresidenan Rusia meminta para pejabat yang terlibat dalam persiapan pemilihan presiden 2024 untuk berhenti menggunakan iPhone, demikian harian Kommersant melaporkan.Perintah itu dikeluarkan karena pemerintah khawatir alat komunikasi itu rentan disusupi oleh intelijen Barat.Mengutip sejumlah sumber anonim, harian Rusia itu melaporkan bahwa Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Sergei Kiriyenko meminta para pejabat pada sebuah seminar untuk mengganti ponsel mereka paling lambat pada 1 April.
“Semua sudah berakhir untuk iPhone: buang saja atau berikan kepada anak-anak,” tulis Kommersant, mengutip seorang peserta seminar.
Saat ditanya tentang hal itu pada Senin (20/03/2023), juru bicara Kantor Kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengatakan dia tidak bisa mengonfirmasi laporan itu.
“Ponsel tidak boleh dipakai untuk urusan dinas. Ponsel apa pun memiliki mekanisme yang cukup terbuka, apa pun sistem operasinya, baik Android maupun iOS. Secara natural, ponsel-ponsel itu tidak digunakan untuk kepentingan dinas,” kata Peskov kepada pers.
Menurut laporan Kommersant, Kremlin akan menyediakan ponsel pengganti iPhone.Disebutkan juga bahwa larangan menggunakan iPhone ditujukan kepada mereka yang terlibat dalam urusan politik dalam negeri, bidang yang menjadi tanggung jawab Kiriyenko.Presiden Vladimir Putin selalu mengatakan dirinya tidak memiliki ponsel, meskipun Peskov pernah mengatakan Putin selalu menggunakan internet.Tak berapa lama setelah Rusia mengerahkan pasukan ke Ukraina tahun lalu, badan mata-mata AS dan Inggris mengaku mendapatkan informasi intelijen bahwa Putin berencana menginvasi Ukraina. Namun, tidak dijelaskan dari mana mereka mendapatkan informasi tersebut.

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukti Nyata Inklusivitas, Alfamidi Bekasi Santuni Siswa SLB
Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri, MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang
Gila! Sindikat Scamming Rampok Uang Warga Republik Indonesia Rp9,1 Triliun Tiap Hari
Kulineran Bikin Kantong Jebol? Pakuwon Mall Bekasi Hadirkan Dining Cashback Hingga 50 Persen
Gemerlap Panggung Buntung! Promotor NPF Digugat PKPU Rp3,5 Miliar
Jalan ‘Aspal’ Berbahan Baku Ban Bekas: Inovasi Infrastruktur Masa Depan
Awas Karyawan Minimarket Bisa Punah! Robot Canggih Asal China Ini Siap Gantikan Tugas Kasir Sepenuhnya
PLN Cetak Rekor: Proyek Elektrifikasi ECRL Malaysia Rampung Lebih Awal dari Target!

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:56 WIB

Bukti Nyata Inklusivitas, Alfamidi Bekasi Santuni Siswa SLB

Kamis, 16 April 2026 - 09:44 WIB

Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri, MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang

Kamis, 16 April 2026 - 04:36 WIB

Gila! Sindikat Scamming Rampok Uang Warga Republik Indonesia Rp9,1 Triliun Tiap Hari

Senin, 13 April 2026 - 18:34 WIB

Kulineran Bikin Kantong Jebol? Pakuwon Mall Bekasi Hadirkan Dining Cashback Hingga 50 Persen

Kamis, 2 April 2026 - 20:14 WIB

Gemerlap Panggung Buntung! Promotor NPF Digugat PKPU Rp3,5 Miliar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca