Partisipasi Pemilih Hanya 54 Persen, Pj Wali Kota Bekasi Bingung Pilkada Tak Sesuai Ekspektasi

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2024 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 (tiga) Tri Adhianto bersama Istri menggunakan hak pilihnya di TPS 21 Duren Jaya Kecamatan Bekasi Timur, Rabu (27/11/2024).

Calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 (tiga) Tri Adhianto bersama Istri menggunakan hak pilihnya di TPS 21 Duren Jaya Kecamatan Bekasi Timur, Rabu (27/11/2024).

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad, mengklaim bahwa angka partisipasi pemilih Pilkada Kota Bekasi sebesar 54 persen terhimpun melalui hasil monitoring Pemerintah Daerah selama pelaksanaan pencoblosan pada Rabu 27 November 2024 kemarin.

Angka ini terbilang cukup menurun drastis dibandingkan Pilkada 2018 lalu yang mencapai 73 persen.

“Ini yang kita harus evaluasi, karena terjadi penurunan yang begitu drastis dari Pilpres dan Pileg. Mana Pilpres kita kemarin dan Pileg itu hampir 81%. Tapi di Pilkada ini kita lihat sama-sama kurang lebih 54% partisipasi pemilih untuk memilih Walikotanya,” ucap Pj Gani saat ditemui RakyatBekasi.com di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (28/11/2024) selepas Pelaksanaan Rapat Paripurna RAPBD 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, persoalan ini akan menjadi catatan Pemerintah Daerah agar bisa segera dilakukan evaluasi maupun analisa terkait kendala di lapangan.

“Ini perlu analisa apakah ada kerendahan di masyarakat atau banyak hal yang terus coba kita dalami. Saya ke depan angka partisipasi ini bisa lebih ditingkatkan kembali. Ini PR bersama untuk kita semua,” tuturnya.

Kendati partisipasi masyarakat sangat rendah, Pj Gani berpandangan bahwa kinerja pihak penyelenggara, dalam hal ini KPU Kota Bekasi, sudah berjalan secara masif dalam hal sosialisasi di tengah masyarakat. Meski demikian, hasilnya tidak sesuai prediksi.

“Saya pikir gaungnya kalau di Pilkada ini kan sudah sampai di mana-mana. Udah baik kami pemerintah, KPU, Bawaslu semua juga sudah mengingatkan tiap-tiap kunjungan ke daerah, masyarakat untuk bagaimana kita datang ke TPS, bagaimana kita menyalurkan aspirasi kita. Kita melihat kenyataannya kemarin partisipasinya kurang memuaskan kalau menurut saya,” tutupnya seraya berkelit.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD
Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik
Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi
Bawaslu Kota Bekasi Desak Parpol Perbarui Data Sipol dan Kantor Sekretariat
ICW Ingatkan Bahaya Pilkada Lewat DPRD: Celah Politik Transaksional Kembali Terbuka
Targetkan 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029, PAN Kota Bekasi Siapkan Strategi Matang Pasca Musda
Musda VI PAN Kota Bekasi Tetapkan 7 Formatur, 5 Anggota DPRD Masuk Bursa Ketua
Sengketa Pemilihan RW 025 Kayuringin Jaya: Warga Tolak Hasil, Endus Keterlibatan Parpol

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:08 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:31 WIB

Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:33 WIB

Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:04 WIB

Bawaslu Kota Bekasi Desak Parpol Perbarui Data Sipol dan Kantor Sekretariat

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:26 WIB

ICW Ingatkan Bahaya Pilkada Lewat DPRD: Celah Politik Transaksional Kembali Terbuka

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca