Pasraman Kilat Purna Lingga Pondok Gede Cetak Generasi Muda Hindu Bekasi Berkarakter Suputra

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Penyuluh Agama Hindu Kota Bekasi, Ganies Esa Manura, S.I.Kom sebagai pemateri utama giat Pasraman Kilat (dok: Dewa)

Photo: Penyuluh Agama Hindu Kota Bekasi, Ganies Esa Manura, S.I.Kom sebagai pemateri utama giat Pasraman Kilat (dok: Dewa)

BEKASI, RAKYATBEKASI.COM – Di tengah arus modernisasi yang kian deras, upaya membentuk fondasi karakter yang kuat bagi anak-anak muda menjadi prioritas utama. Hal inilah yang mendasari Pasraman Purna Lingga Pondok Gede untuk kembali menggelar kegiatan Pasraman Kilat Hindu Bekasi yang berlangsung intensif pada Sabtu dan Minggu (13-14/12/2025).

​Bertempat di Pasraman Purna Lingga, Jalan Raya Kampung Sawah, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, kegiatan ini mengusung tema besar “Menjadi Pribadi yang Baik dengan Meningkatkan Śraddhā dan Bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa”. Sebanyak 46 peserta, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), turut ambil bagian dalam pembinaan mental dan spiritual ini.

Pentingnya Keseimbangan Teori dan Praktik Keagamaan

​Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Banjar Hita Karma Pondok Gede, I Wayan Sukerata. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pasraman memegang peranan vital sebagai benteng moral sekaligus wadah kreativitas bagi generasi penerus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Menurut Sukerata, pendidikan agama tidak cukup hanya dipelajari di dalam kelas, namun harus diimplementasikan dalam praktik nyata.

Photo: putra-putri Pasraman Purna Lingga Antusias mengikuti Pasraman Kilat Hindu di Pondok Gede Bekasi (dok: Dewa)

​”Pasraman tidak boleh berhenti pada tataran teori semata. Keterampilan harus terus diasah agar tradisi dan budaya Hindu tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi muda Hindu dengan baik,” tegas I Wayan Sukerata di hadapan para peserta.

Metode Belajar Interaktif dan Menyenangkan

​Berbeda dengan pola pengajaran konvensional yang kaku, Pasraman Kilat ini dikemas dengan pendekatan yang edukatif sekaligus menghibur (edutainment). Panitia menyusun rangkaian acara yang dinamis, meliputi:

  • Ice breaking untuk membangun keakraban.
  • Story telling kisah-kisah inspiratif.
  • ​Tebak kata dan permainan kelompok.
  • ​Materi keagamaan yang aplikatif.

​Metode ini dirancang khusus agar anak-anak tidak merasa bosan dan mampu menyerap nilai-nilai luhur ajaran Hindu dengan perasaan gembira, sehingga lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Membangun Karakter Suputra di Era Digital

​Materi inti dalam kegiatan ini disampaikan oleh Penyuluh Agama Hindu Kota Bekasi, Ganies Esa Manura, S.I.Kom. Dalam paparannya, Ganies menekankan urgensi membentuk karakter Suputra sejak usia dini sebagai modal utama menghadapi persaingan global di tahun 2025 dan seterusnya.

​Ganies menjelaskan bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan integritas moral.

​”Karakter Suputra yakni anak yang berbakti, beretika, disiplin, dan bertanggung jawab merupakan kunci pembuka pintu kesuksesan. Śraddhā dan Bhakti yang kuat akan menuntun generasi muda Hindu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri,” jelas Ganies.

​Ia menambahkan, anak yang memiliki karakter Suputra akan mampu memilah pengaruh positif dan negatif di era digital, serta tumbuh menjadi pribadi yang menghormati orang tua dan leluhur.

Dukungan Penuh Tokoh Umat Hindu Bekasi

​Suksesnya penyelenggaraan Pasraman Kilat ini tidak lepas dari sinergi berbagai elemen umat. Turut hadir memberikan dukungan antara lain Ketua Yayasan Banjar Hita Karma I Nyoman Arta, Ketua Pasraman Purna Lingga Ni Ketut Seniariati, Wakil Pengurus Pura Penataran Agung Kertha Bumi TMII, serta perwakilan orang tua murid yang dipimpin oleh Komang Liana.

​Kehadiran para tokoh ini menunjukkan komitmen kolektif dalam menjaga keberlanjutan Dharma dan pelestarian budaya Hindu di Kota Bekasi. Kegiatan tahunan ini diharapkan terus melahirkan tunas-tunas muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual.

(Dewa/Red)

Visited 66 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut 1 Muharram 1448 H, RW 015 Bekasi Jaya dan PMI Sukses Gelar Donor Darah
Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah
Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?
Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST
Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini
Jelang Ground Breaking, Pemkot Bekasi Klaim Pembebasan Lahan Utama PSEL Tuntas
​Nasi Cadong dan HP di Lapas Bekasi, Aktivis: Ini Bom Waktu!
Harumkan Bekasi, Bocah Rawalumbu Rebut Mahkota Juara Umum Puteri Anak Jawa Barat 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:35 WIB

Sambut 1 Muharram 1448 H, RW 015 Bekasi Jaya dan PMI Sukses Gelar Donor Darah

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:11 WIB

Lamban! Baru 68 dari 1.020 RW Bekasi Cairkan Dana Hibah

Senin, 15 Juni 2026 - 17:02 WIB

Karto Jadi Staf Ahli, 3 Open Bidding Kota Bekasi ‘Menggantung’?

Senin, 15 Juni 2026 - 13:14 WIB

Antisipasi Kebakaran Musim Kemarau, Disdamkarmat Kota Bekasi Tingkatkan Pengawasan TPA dan TPST

Senin, 15 Juni 2026 - 12:29 WIB

Terkait Usulan CFD di Alun-alun M Hasibuan, Wali Kota Bekasi Bilang Begini

Berita Terbaru

Suasana pelaksanaan Seleksi Tulis Beasiswa Calon Pelaut Pertamina Patra Niaga yang diikuti oleh puluhan kandidat saat mengerjakan ujian psikotes dan kemampuan bahasa berbasis digital di Semarang, pada 9 hingga 11 Juni 2026.

Nasional

Pertamina Jaring 101 Pelaut Muda, Amankan Distribusi Energi

Rabu, 17 Jun 2026 - 01:00 WIB

Seorang petugas SPBU Pertamina tengah melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke kendaraan konsumen. PT Pertamina Patra Niaga mengklarifikasi bahwa angka Rp18.040 per liter pada struk viral adalah harga keekonomian murni, sementara masyarakat tetap membeli dengan harga subsidi yang ditetapkan Pemerintah. (Foto: Dok. Pertamina)

Nasional

Struk Pertalite Rp18.040 Viral, Pertamina Ungkap Faktanya

Rabu, 17 Jun 2026 - 00:11 WIB

Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto.

Parlementaria

Komisi I DPRD Kota Bekasi Siap Kawal Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 16 Jun 2026 - 22:12 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x