Poin Utama:
- Temuan Kritis: Evaluasi lapangan DPRD Kota Bekasi menemukan banyak siswa kelas 3 SD belum menguasai kemampuan dasar membaca, menulis, dan menghitung (calistung).
- Fokus Pendidikan: Pemkot Bekasi didesak memprioritaskan penguatan literasi dan numerasi di kelas awal (kelas 1–3 SD).
- Tuntutan DPRD: Mendorong peningkatan kompetensi guru dan inovasi metode belajar agar tidak tertinggal oleh wacana digitalisasi pusat.
- Momen Refleksi: Temuan ini menjadi peringatan tajam bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Bekasi diwarnai realita yang memprihatinkan terkait kualitas pendidikan dasar.
Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Wildan Faturrahman, mengungkapkan temuan kritis bahwa masih banyak siswa kelas 3 Sekolah Dasar (SD) yang belum mampu menguasai calistung secara optimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fakta ini menjadi teguran keras bagi ekosistem pendidikan dan Pemkot Bekasi di tengah wacana percepatan digitalisasi sekolah.
Mengapa Banyak Siswa Kelas 3 SD di Kota Bekasi Belum Kuasai Calistung?
Berdasarkan hasil evaluasi dan temuan langsung di lapangan, akar masalah rendahnya kemampuan calistung bermula dari kurangnya penguatan kompetensi dasar pada kelas awal.
Banyak siswa yang terlanjur naik ke kelas 3 SD namun belum memiliki fondasi literasi dan numerasi yang mumpuni.
”Bicara calistung ini sangat mendasar, tetapi faktanya masih banyak temuan anak di kelas 3 yang belum bisa secara baik membaca, menulis, dan menghitung. Ini tentu menjadi perhatian bersama,” kata Wildan Faturrahman kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Sabtu (02/05/2026).
Politisi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan bahwa masa paling krusial dalam pendidikan dasar berada di jenjang kelas 1 hingga 3.
Apabila fondasi ini rapuh, siswa dipastikan akan mengalami kesulitan telak dalam memahami materi yang lebih kompleks di kelas 4 dan seterusnya.
Apa Solusi DPRD Kota Bekasi untuk Mengatasi Darurat Literasi Siswa?
Untuk mengatasi ketertinggalan literasi dan numerasi, DPRD mendorong jajaran pendidikan Pemkot Bekasi untuk segera mengevaluasi total metode pengajaran di tingkat dasar. Guru tidak boleh lagi terjebak pada cara mengajar yang pasif dan kaku.
Berikut adalah sejumlah langkah strategis yang harus segera diterapkan oleh sekolah dasar di wilayah Kota Bekasi:
- Fokus Kurikulum Awal: Memusatkan energi pada penguatan materi berbasis calistung, literasi, dan numerasi secara repetitif untuk siswa kelas 1 hingga 3 SD.
- Inovasi Metode Pengajaran: Mendorong guru untuk merancang metode belajar yang lebih efektif, efisien, dan adaptif sesuai dengan psikologi serta daya tangkap anak-anak masa kini.
- Peningkatan Kompetensi Guru: Dinas Pendidikan harus rutin meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga pendidik agar jeli melihat ketertinggalan anak didiknya.
”Penguatan di kelas awal itu harus berbasis calistung, literasi, dan numerasi. Sehingga ketika masuk kelas 4, siswa sudah siap dengan kemampuan pemahaman materi yang lebih dominan,” jelas Wildan.
Bagaimana Dampak Digitalisasi Pendidikan Terhadap Kemampuan Dasar?
Program digitalisasi pendidikan yang saat ini tengah digencarkan diprediksi akan menjadi bumerang jika kemampuan fundamental seperti calistung belum tuntas.
Fasilitas modern di sekolah tidak akan berdampak maksimal apabila siswanya masih gagap membaca instruksi dasar.
”Kita tentu mendukung digitalisasi pendidikan, tetapi jangan sampai persoalan dasar seperti calistung ini belum selesai,” tegas Wildan.
Kondisi ini patut menjadi peringatan penting bahwa modernisasi infrastruktur pendidikan harus selalu berjalan linier dengan pembangunan kompetensi dasar siswanya.
Momentum Hardiknas 2026 seyogyanya menjadi refleksi bagi perbaikan sistem pengajaran di Kota Bekasi, demi memastikan tidak ada lagi generasi penerus yang tertinggal dalam kecakapan literasi dasar.
Bagaimana penilaian Anda mengenai metode pembelajaran anak di sekolah terdekat? Jangan ragu untuk membagikan pendapat Anda di kolom komentar.
Bagikan artikel ini untuk terus mengawal kebijakan Pemkot Bekasi, dan temukan informasi politik serta pemerintahan lokal terakurat hanya di RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















