Refleksi Hardiknas 2026: DPRD Soroti Maraknya Kasus Asusila dan Bullying di Sekolah

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman.

Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman.

Poin Utama:

  • ​DPRD Kota Bekasi menyoroti masih maraknya kasus asusila dan bullying di lingkungan sekolah tepat pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
  • ​Pemkot Bekasi melalui Dinas Pendidikan dan DP3A didesak segera membenahi sistem deteksi dini, karena oknum pendidik justru kerap terindikasi terlibat.
  • ​Pembenahan sistemik, pengawasan ketat, dan pelibatan orang tua dinilai mutlak untuk menghentikan kasus yang seringkali baru terungkap setelah menelan banyak korban.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 diwarnai kritik tajam dari DPRD Kota Bekasi terkait masih maraknya kasus asusila dan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Wildan Faturrahman, menilai rentetan kasus tersebut mencoreng dunia pendidikan yang seharusnya terus menunjukkan peningkatan kualitas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi agar segera melakukan evaluasi sistemik guna melindungi para pelajar secara komprehensif.

​Mengapa Kasus Asusila dan Bullying di Sekolah Bekasi Masih Marak?

​Lemahnya sistem deteksi dini dan mitigasi dari pihak sekolah ditengarai menjadi penyebab utama kasus asusila dan bullying di Kota Bekasi masih terus berulang.

Kondisi ini semakin miris karena dalam beberapa kasus, oknum tenaga pendidik justru ikut terseret ke dalam pusaran masalah.

Hal ini menunjukkan bahwa persoalan pendidikan di Kota Bekasi tidak sekadar masalah parsial, melainkan menuntut pembenahan sistemik secara total.

​“Kita tidak bisa pungkiri, kualitas pendidikan harusnya meningkat. Tapi setiap tahun juga masih ada kejadian asusila dan bullying. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi dinas terkait,” kata Wildan Faturrahman kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (02/05/2026).

​Politisi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini sangat menyayangkan fakta di lapangan terkait penanganan korban di lingkungan sekolah.

Seringkali kasus baru mencuat ke publik dan ditangani setelah kondisi korban sudah sangat parah atau berlangsung dalam kurun waktu yang lama.

​“Seringkali kasus ini seperti orang berantem, sudah bonyok baru ketahuan. Korbannya sudah banyak, masalahnya sudah menahun. Artinya mitigasi kita belum berjalan,” kata Wildan.

​Apa Langkah DPRD Kota Bekasi Atasi Darurat Asusila di Sekolah?

​Untuk mengurai benang kusut ini, DPRD Kota Bekasi mendorong Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi turun tangan secara langsung selaku leading sector.

Kedua dinas tersebut dituntut memberikan jawaban konkret berupa penguatan sistem pengawasan dan pembuatan posko pelaporan yang jauh lebih tegas dan responsif.

​Pendidikan di sekolah juga tidak boleh hanya menitikberatkan pada sisi pencapaian nilai akademis di ruang kelas semata.

Guna mencegah jatuhnya korban baru, terdapat beberapa faktor penting yang didorong oleh DPRD untuk segera dieksekusi oleh Pemkot Bekasi, antara lain:

  • Penguatan Pendidikan Karakter: Membangun mental dan moral siswa secara berkesinambungan di luar jam belajar formal.
  • Optimalisasi Sistem Pelaporan: Menciptakan ruang aman bagi siswa untuk melaporkan tindak kekerasan tanpa takut mendapat ancaman.
  • Pelibatan Lingkungan: Mengaktifkan kembali peran pengawasan langsung dari orang tua siswa dan masyarakat sekitar sekolah.

​”Pendidikan itu tidak hanya selesai di ruang belajar, tapi juga bagaimana membangun pendidikan karakter. Ini yang harus diperkuat,” kata Wildan di akhir keterangannya.

Momentum Hardiknas 2026 sepatutnya bukan sekadar perayaan seremonial belaka, namun menjadi tamparan keras bagi Pemkot Bekasi untuk segera membersihkan ekosistem pendidikannya dari ancaman predator asusila.

​Bagaimana tanggapan Anda tentang pengawasan keamanan di sekolah anak Anda saat ini?

Mari sampaikan pendapat Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini agar lebih banyak pihak yang peduli terhadap keselamatan pelajar di Kota Bekasi.

Baca juga berita eksklusif seputar kebijakan Pemkot Bekasi lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Hobi Mutasi Pejabat, DPRD: Rakyat Butuh Solusi Banjir Bukan Gonta-ganti Kursi!
TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan
Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter
FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar
Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!
Ironi Hardiknas 2026, Wakil Ketua Komisi 4 Masih Temui Siswa Kelas 3 SD di Bekasi Belum Bisa Calistung
Dana RW 2026: DPRD Larang Copy-Paste 2025, Wajib Fokus Bank Sampah!
Pasca Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Ketua DPRD Desak Percepatan Proyek DDT!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:30 WIB

Wali Kota Bekasi Hobi Mutasi Pejabat, DPRD: Rakyat Butuh Solusi Banjir Bukan Gonta-ganti Kursi!

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:00 WIB

TPST Bantargebang Juara 2 Metana Dunia, DPRD Kota Bekasi Desak DKI Ambil Tindakan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:35 WIB

Bahaya Air Lindi Truk Sampah DKI, DPRD Kota Bekasi Desak Bangun Shelter

Senin, 4 Mei 2026 - 13:43 WIB

FO Bulak Kapal Dibangun 2026, Ketua DPRD Kota Bekasi Apresiasi Banpres Prabowo Rp200 Miliar

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:10 WIB

Buntut Kecelakaan KA Bekasi Timur, DPRD Kebut Evaluasi Perlintasan Sebidang dan Proyek Flyover Bulak Kapal!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x