PBJ Kota Bekasi Evaluasi Total Sistem Lelang Proyek 2026

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat daerah Kota Bekasi, Anjar Budiono, S.T., M.M., M.T.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat daerah Kota Bekasi, Anjar Budiono, S.T., M.M., M.T.

Poin Utama:

  • Masalah: Penumpukan realisasi proyek di akhir tahun 2025 menyebabkan keterlambatan fisik.
  • Solusi: Penerapan lelang dini dan evaluasi menyeluruh sejak tahap perencanaan dokumen OPD.
  • Target: Pemerataan penyerapan anggaran sejak triwulan pertama tahun 2026.
  • Fokus: Koordinasi teknis dengan OPD dan peningkatan kapasitas SDM pengadaan elektronik.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) resmi melakukan evaluasi total terhadap mekanisme lelang proyek Tahun Anggaran 2026.

Langkah taktis ini diambil menyusul instruksi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto untuk mencegah terulangnya penumpukan kegiatan fisik di akhir tahun yang menghambat penyerapan anggaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Pemkot Bekasi Melakukan Evaluasi Pengadaan Barang dan Jasa?

​Evaluasi dilakukan karena realisasi penyerapan anggaran pada tahun 2025 dinilai belum optimal oleh Wali Kota Bekasi.

Berdasarkan data evaluasi, sejumlah paket kegiatan strategis baru berjalan pada semester kedua, bahkan menumpuk menjelang tutup tahun buku.

Kondisi ini berdampak signifikan pada keterlambatan pelaksanaan fisik di lapangan dan kualitas hasil pekerjaan yang terburu-buru.

​”Berkaca dari capaian tahun sebelumnya, memang masih terdapat keterlambatan pada beberapa paket pengadaan. Ini menjadi bahan evaluasi kami agar pada 2026 proses tender bisa dimulai lebih awal dan tidak terjadi penumpukan di akhir tahun,” kata Kepala Bagian PBJ Kota Bekasi, Anjar Budiono, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di Kantor Pemkot Bekasi, Jalan Jend. Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin (05/01/2026).

​Apa Strategi PBJ Kota Bekasi untuk Mempercepat Penyerapan Anggaran 2026?

​Strategi utama yang diterapkan adalah percepatan tahapan perencanaan dan pemilihan penyedia jasa.

Anjar menjelaskan bahwa pihaknya kini memetakan kendala teknis yang kerap menghambat, seperti ketidaksiapan dokumen perencanaan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga perubahan spesifikasi mendadak di tengah proses tender.

​Untuk tahun 2026, PBJ Kota Bekasi menerapkan langkah-langkah konkret berikut:

  • Pra-DIPA/Lelang Dini: Memulai proses tender lebih awal sebelum tahun anggaran berjalan efektif.
  • Pendampingan OPD: Memperkuat koordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan kelengkapan dokumen teknis.
  • Digitalisasi Penuh: Mengoptimalkan sistem pengadaan elektronik untuk transparansi dan kecepatan.

​Bagaimana Dampaknya Bagi Masyarakat Bekasi?

​Dengan dimulainya proses pengadaan lebih awal, Pemkot Bekasi menargetkan pembangunan infrastruktur dan layanan publik dapat dirasakan masyarakat sejak awal tahun, bukan hanya di akhir tahun.

Anjar menekankan bahwa pemerataan penyerapan anggaran akan menciptakan sirkulasi ekonomi yang lebih sehat di Kota Bekasi.

​”Target kami, penyerapan anggaran tahun 2026 bisa lebih merata sejak awal tahun, sehingga realisasi fisik dan keuangan berjalan seimbang dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tambah Anjar.

​Melalui pembenahan tata kelola ini, Pemkot Bekasi berkomitmen mewujudkan sistem pengadaan yang transparan, akuntabel, dan tepat waktu demi percepatan pembangunan daerah.

Punya informasi terkait proyek mangkrak atau keterlambatan pembangunan di wilayah Anda? Laporkan kepada Redaksi RakyatBekasi.Com untuk kami tindak lanjuti.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Respons Kecelakaan Maut Bulak Kapal Bekasi: 4 Perjalanan KA Terlambat 242 Menit
Tragis! Palang Terbuka, Mobil Hancur Terseret Kereta Gajayana di Bulak Kapal Bekasi
Keren! Wali Kota Bekasi dan Waskita Sepakat Pacu UMKM dan Ruang Hijau
Genitnya Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi
Terkuak! Rekam Jejak Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi Picu Ancaman Mogok
Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu
Tegas! Bapenda Kota Bekasi Tarik Piutang Pajak Rp36 Miliar
Pematangan Lahan PSEL Bantargebang Tahap II Telan Rp25 Miliar
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:58 WIB

KAI Respons Kecelakaan Maut Bulak Kapal Bekasi: 4 Perjalanan KA Terlambat 242 Menit

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Tragis! Palang Terbuka, Mobil Hancur Terseret Kereta Gajayana di Bulak Kapal Bekasi

Senin, 27 Juli 2026 - 13:37 WIB

Keren! Wali Kota Bekasi dan Waskita Sepakat Pacu UMKM dan Ruang Hijau

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Genitnya Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi

Senin, 27 Juli 2026 - 11:47 WIB

Seorang Warga Polisikan Disdukcapil Kota Bekasi Gegara Terbitkan KK dengan Akta Cerai Palsu

Berita Terbaru

Kantor Pusat Perumda Tirta Bhagasasi.

Bekasi

Genitnya Pegawai Perumda Tirta Bhagasasi

Senin, 27 Jul 2026 - 13:13 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x