Poin Utama:
- Pemkot Bekasi dan Kementerian ESDM mengevaluasi kelayakan dan opsi relokasi SPBE Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya pasca-ledakan April lalu.
- PT Indogas Andalan selaku pengelola mulai memproses ganti rugi kepada warga terdampak melalui penilaian lembaga independen.
- Pihak Pertamina telah mengevakuasi sisa 35 ribu kilogram gas dari lokasi kejadian untuk mencegah risiko susulan.
- Distaru Kota Bekasi memperketat pengawasan zonasi tata ruang seluruh SPBE yang letaknya berbatasan dengan permukiman warga.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan operasional Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning di Kecamatan Mustika Jaya.
Langkah tegas ini diambil sebagai buntut insiden ledakan hebat yang diduga akibat kebocoran gas saat pengisian tabung pada awal April lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Evaluasi gabungan ini bahkan membuka opsi relokasi penuh jika zonasi tata ruang saat ini dinilai membahayakan keselamatan warga sekitar.
Mengapa Pemkot Bekasi Mengevaluasi SPBE Cimuning?
Insiden ledakan pada awal April memicu kekhawatiran serius terkait keselamatan warga yang tinggal di sekitar fasilitas.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan bahwa evaluasi ini difokuskan pada pemenuhan standar Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3) serta kesesuaian titik lokasi tata ruang.
”Pertama bagaimana mereka memastikan keamanan SPBE melalui K3-nya, ini harus jelas. Dan kita lagi meninjau ulang lokasi yang ada,” kata Abdul Harris Bobihoe kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (18/05/2026).
Politisi asal Partai Gerindra ini menambahkan, kajian bersama Pemerintah Pusat ini akan menjadi penentu utama.
Indikator kelayakan zona operasi SPBE di Cimuning masih dipertimbangkan secara matang agar tidak mengancam permukiman padat penduduk.
Bagaimana Nasib Sisa Gas dan Ganti Rugi Warga Terdampak?
Terkait mitigasi risiko pasca-ledakan, sisa material gas di lokasi telah diamankan secara penuh. Pemkot Bekasi memastikan pihak PT Indogas Andalan selaku penanggung jawab dan Pertamina telah mengambil langkah evakuasi cepat.
”Sisa gas yang ada di tabung kapasitas 50 ribu kilogram itu ternyata tinggal 35 ribu, dan sudah diangkut oleh pihak Pertamina selaku ahli di bidangnya,” kata Bobihoe.
Di sisi lain, proses ganti rugi warga terus dikawal oleh parlemen. Skema pembiayaan kompensasi akan dihitung secara objektif agar masyarakat terdampak mendapatkan haknya secara adil.
Apa Langkah Tegas Distaru Kota Bekasi Terhadap Izin SPBE?
Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi merespons dengan memperketat pengawasan operasional seluruh SPBE yang berbatasan langsung dengan area permukiman.
Hal ini disepakati usai rapat evaluasi tertutup bersama Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, PT Indogas Andalan, dan unsur Kecamatan pada awal bulan ini.
”Sudah ditanggapi oleh PT Indogas semua kaitan dengan ganti rugi para korban terdampak. Ini akan ditindaklanjuti sesuai hasil perhitungan lembaga independen supaya ada transparansi,” kata Kepala Distaru Arief Maulana kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di Gedung DPRD Kota Bekasi, Rabu (06/05/2026).
Arief menekankan, jika hasil evaluasi tata ruang menunjukkan letak fasilitas terlalu berdekatan dengan permukiman, Pemkot Bekasi tidak akan segan untuk memperketat regulasi. Semua langkah ini dilakukan demi menjamin rasa aman dan nyaman bagi warga Kota Bekasi.
Evaluasi ketat dari Pemkot Bekasi dan Kementerian ESDM diharapkan mampu mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.
Keamanan dan keselamatan masyarakat harus selalu menjadi prioritas utama di atas kepentingan operasional industri mana pun.
Bagaimana tanggapan Anda mengenai rencana relokasi SPBE Cimuning ini? Sampaikan opini Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini agar warga Kota Bekasi lainnya tetap terinformasi dengan kebijakan pemerintah daerah! Baca juga berita pemerintahan terkini lainnya hanya di RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















