Pemkot Bekasi Targetkan Efisiensi Anggaran 40 Persen Lewat Skema WFH ASN

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Wali Kota Bekasi.

Kantor Wali Kota Bekasi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memproyeksikan penghematan biaya operasional kantor yang signifikan, dengan target ambisius mencapai 35 hingga 40 persen. Penghematan ini diharapkan terwujud melalui penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kini tengah digodok.

​Rancangan WFH ini merupakan bentuk penyesuaian setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menerapkan kebijakan serupa. Langkah ini diambil sebagai strategi menekan biaya operasional sekaligus mencari pola kerja paling efisien menjelang tahun anggaran baru 2026.

Target Efisiensi 35-40 Persen Masih Dievaluasi

​Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, menjelaskan bahwa meski angka pastinya masih dalam evaluasi, target penghematan yang diharapkan cukup besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kita belum tahu nih berapa persennya, nanti kita lihat dulu. Tujuan kita adalah melihat efisien, nanti berapa persennya kita evaluasi,” ucap Junaedi saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga selepas giat senam, Selasa (04/11/2025).

​Ia menambahkan, “Mudah-mudahan kita sampai menghemat di antara 35 – 40 persen.”

Keseimbangan Antara Efisiensi dan Pelayanan Publik

​Meski target efisiensi anggaran menjadi salah satu tujuan utama, Junaedi menegaskan bahwa kebijakan WFH tidak akan diterapkan secara pukul rata. Pelayanan publik yang bersifat esensial tetap menjadi prioritas utama.

​Ia melaporkan, mekanisme WFH tidak akan berlaku penuh bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

​”Kegiatan dengan pelayanan yang rutinitas seperti kesehatan, kebersihan, damkar, dishub itu harus (diatur), tidak boleh pakai WFH (secara menyeluruh),” tegasnya.

​Pihaknya tengah mencoba merumuskan stimulan dan mekanisme penyesuaian terbaik. “Itu (harus) berbagi, secara waktu. Supaya nanti tidak ada kekosongan untuk pelayanan, dan itu yang perlu ditekankan,” pungkas Junaedi.

Antisipasi Kendala Produktivitas

​Selain memastikan pelayanan publik tetap berjalan, Pemkot Bekasi juga mengantisipasi potensi kendala lain, seperti penyalahgunaan kebijakan oleh oknum pegawai.

​Junaedi secara terbuka mengakui adanya kekhawatiran jika WFH dijadikan alasan untuk tidak produktif.

​”Kita lihat dulu aja situasi kondisinya. Ya kalau kita kan, kalau dimulai dengan WFH, (harapannya) kalau bener-bener temen pada kerja. Kalau enggak, kadang-kadang suka dia buat WFH buat jadi alasan gitu kan,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Sampah 2028: Sekda Kota Bekasi Gencarkan Aksi Korve
Proyek Flyover Bulak Kapal Dikebut! Distaru Kota Bekasi Tertibkan 9 Bangunan untuk Urai Kemacetan
Target Terlampaui, Pencetakan KIA di Kota Bekasi Kalahkan Capaian Nasional
Dari 85 ke 93 Persen, Bapenda Kota Bekasi Kebut Realisasi PAD 2026 Tanpa Kebocoran
Camat Bekasi Barat Pastikan 15 Kafe di Pasar Bintara Resmi Tutup
DPRD Ingatkan Pembahasan UMK Kota Bekasi 2026 Harus Berbasis Data, Bukan Tekanan Politik
DPRD Kota Bekasi Pasang Badan: Proyek PLTSa Bersama Danantara Harus Menguntungkan Warga Bantargebang
Komisi II DPRD Kota Bekasi: Transisi Sanitary Landfill TPA Sumurbatu Tetap Berjalan Iringi Proyek PSEL

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:05 WIB

Darurat Sampah 2028: Sekda Kota Bekasi Gencarkan Aksi Korve

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:24 WIB

Proyek Flyover Bulak Kapal Dikebut! Distaru Kota Bekasi Tertibkan 9 Bangunan untuk Urai Kemacetan

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:53 WIB

Target Terlampaui, Pencetakan KIA di Kota Bekasi Kalahkan Capaian Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:43 WIB

Dari 85 ke 93 Persen, Bapenda Kota Bekasi Kebut Realisasi PAD 2026 Tanpa Kebocoran

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:47 WIB

Camat Bekasi Barat Pastikan 15 Kafe di Pasar Bintara Resmi Tutup

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca