Polres Metro Bekasi Kota Ringkus Pengedar Narkoba, 10.65 Kg Sabu Bernilai Rp10,6 Miliar Disita

- Jurnalis

Rabu, 17 April 2024 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatres Narkoba Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Farlin Lumban Toruan sedang membeberkan tangkapannya kepada awak media, Rabu (17/04/2024)

Kasatres Narkoba Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Farlin Lumban Toruan sedang membeberkan tangkapannya kepada awak media, Rabu (17/04/2024)

KOTA BEKASI – Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota meringkus seorang pengedar narkotika berjenis Shabu dengan dugaan barang bukti berasal dari China melalui berat 10.65 Kilogram. Pelaku berinisial MH (40) dengan diamankan di sekitaran wilayah Kecamatan Pondok Gede pada Jumat (12/04) kemarin. [irp posts=”9956″ ] Kasatres Narkoba Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Farlin Lumban Toruan mengatakan bahwa pelaku diamankan oleh Unit 1 Subnit 2 Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota. Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat, Senin (08/04), bahwa sering terjadi transaksi narkotika jenis Shabu di sekitaran wilayah tersebut.
“Kemudian, pada hari Jumat (12/04) sekira pukul 18.30 WIB, Pelaku MH berhasil diamankan oleh petugas dengan metode undercover buy untuk menangkap pelaku di Jalan Raya Caman Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede,” ucap Farlin kepada awak media di Mapolrestro Bekasi Kota, Rabu (17/04/2024).
Selanjutnya pada Sabtu (13/04) esoknya, kata dia, petugas melakukan tahap pengembangan kasus hingga menuju ke wilayah Desa Limus Nunggal Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor yang merupakan lokasi kontrakan milik pelaku.
“Disana petugas menemukan beberapa barang bukti 19 bungkus yang kecil dan yang besar narkotika jenis Shabu berjumlah 10.654 gram bruto (10.65 Kilogram),” ungkapnya.
Farlin menerangkan bahwa pelaku juga akan melakukan pengenderan barang bukti tersebut ke seseorang berinisial KA dari daerah Riau yang kini menjadi pengembangan petugas.
“Jadi pelaku MH ini memang dia pengedar, kemudian masih dalam penyelidikan kita untuk pengembangan selanjutnya. Untuk sementara masih dalam penyelidikan tapi diduga barang ini berasal dari China,” jelasnya.
[irp posts=”9946″ ] Dari hasil pemeriksaan, lanjut dia, MH berstatus sebagai Residivis melalui kasus yang sama Tahun 2022 lalu, dimana dirinya baru melakukan pengenderan selama dua pekan terakhir.
“Dengan pelaku melakukan pengenderan ke wilayah Jabodetabek. Serta, bilamana barang bukti tersebut dikonversikan secara rupiah bisa mencapai Rp10,6 Miliar yang nantinya hasil barang bukti segera kita musnahkan,” sambungnya.
Sementara, atas perkara ini pelaku dikenakan Pasal 112 Ayat 2 dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 Tahun. Maupun Pasal 114 Ayat 2 dengan ancaman hukuman pidana penjara tahun dan paling lama 20 Tahun.

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar
4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem
Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi
GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi
JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda
Lelang Supercar EDC Cash Kejari Kota Bekasi Tembus Belasan Miliar
Abaikan Warga, Izin Operasional RS Budi Lestari Terancam Ditunda
Tolak Parkir Berbayar GGC, Warga Desak Pemkot Bekasi Ambil Alih Fasum
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:18 WIB

Bikin Kumuh! Satpol PP Bekasi Tertibkan Lapak Hewan Kurban Liar

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:07 WIB

4.382 Jemaah Haji Kota Bekasi Tiba di Mekkah, Kemenhaj Ingatkan Cuaca Ekstrem

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:35 WIB

Jadi Syarat Wajib SPMB 2026, 59 Ribu Warga Serbu Layanan KIA Pemkot Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

GMNI Geruduk BGN Desak Evaluasi Program MBG Kota Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

JPO Stasiun Bekasi Kelar Akhir Juni: Solusi Semrawut Jalan Juanda

Berita Terbaru

Sejumlah pengendara sepeda motor dan petugas tampak menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) melintas di salah satu perlintasan sebidang di Kota Bekasi. Mengantisipasi kemacetan imbas proyek DDT Bekasi-Cikarang pada 2027, DPRD mendesak Pemkot Bekasi segera memetakan lokasi perlintasan rawan dan menyiapkan jalur alternatif. (Foto: RakyatBekasi.Com).

Parlementaria

Proyek DDT 2027: DPRD Desak Pemkot Bekasi Petakan Perlintasan Sebidang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:56 WIB

Suasana jalur perlintasan rel kereta api di wilayah stasiun kawasan Bekasi dilihat dari area peron pejalan kaki. Pembangunan lanjutan Double-Double Track (DDT) rute Bekasi-Cikarang yang ditargetkan bergulir pada 2027 dipastikan akan berimbas pada perlintasan sebidang dan berpotensi membebani APBD untuk pembebasan lahan. (Foto: Jurnalis RakyatBekasi.Com)

Parlementaria

​Proyek DDT Bekasi-Cikarang, DPRD Ingatkan Pemkot Soal APBD

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:16 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x