Revitalisasi Sumpah Pemuda 1928 untuk Bela Negara

- Jurnalis

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jiwa patriotisme yang telah ditorehkan generasi terdahulu harus dapat terwariskan ke generasi kekinian sebagai cara untuk menghadapi beragam tantangan yang semakin tidak ringan.

Turbulensi dan kompleksitas kebangsaan yang terjadi dewasa ini seolah menggerus basis sosial kita sebagai bangsa.

Pasca kemerdekaan RI 1945, tantangan semakin kuat dihadapi oleh negara RI. “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”(pidato Soekarno 1961).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi itulah yang kita hadapi akhir-akhir ini, bangsa kita seolah terpolarisasi yang merusak tata hubungan sosial kita sebagai bangsa.

Mahasiswa sebagai golongan kaum muda yang sedang mengenyam pendidikan di perguruan tinggi perlu diingatkan selalu agar memiliki kesiapan dan kesigapan untuk menghadapi tantangan masa depan.

Spirit Sumpah Pemuda harus menjadi landasan moral dan etis bagi mahasiswa sebagai pemimpin masa depan. Mampu menghilangkan sekat-sekat primodialisme, merajut jalinan humanisme dan populisme sesama warga bangsa.

Semangat Sumpah Pemuda dilandasi oleh patriotisme generasi era 1928 berupaya untuk diwariskan ke mahasiswa kekinian melalui pendidikan bela negara.

Bela negara adalah tekad, sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya.

Mahasiswa menjadi populasi yang mesti mendapat perhatian dari negara karena mereka adalah asset bangsa yang akan tampil sebagai pemimpin jelang se-abad NKRI.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bakal Jadi Nama Kapal Induk TNI AL, Inilah Sejarah Kerajaan Sriwijaya Penguasa Tol Laut Kuno Nusantara
Puluhan Ribu Anak Jadi Korban, LBH Fraksi ’98 Soroti Kasus Keracunan MBG Sebagai Kejahatan Negara
Aniesfobia Jelang Pilpres 2029: Mengapa Rezim Takut pada Anies?
Buku ‘Islam Ala Prabowo’ Disebut Sekadar Kosmetik Politik dan Cuci Tangan Sejarah
Pesan Abu Vulkanik Krakatau: Alarm Keras Alam untuk Kaum Politisi yang Gila Kuasa
Menguak Sejarah Intelijen Indonesia: Kisah Jenderal Soemitro Tegur Keras Ali Moertopo karena Isu Cawe-Cawe Kekuasaan
Panas! Musda Golkar Kota Bekasi Jadi Bola Liar, Pertarungan Dua Srikandi Bikin Penguasa Ketar-ketir
Mengupas Tuntas Politik Gerakan Islam: Dari Target Intelijen Orde Baru Hingga Terjebak Jadi Proksi Kekuasaan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:36 WIB

Bakal Jadi Nama Kapal Induk TNI AL, Inilah Sejarah Kerajaan Sriwijaya Penguasa Tol Laut Kuno Nusantara

Selasa, 15 September 2026 - 05:18 WIB

Puluhan Ribu Anak Jadi Korban, LBH Fraksi ’98 Soroti Kasus Keracunan MBG Sebagai Kejahatan Negara

Kamis, 10 September 2026 - 05:42 WIB

Aniesfobia Jelang Pilpres 2029: Mengapa Rezim Takut pada Anies?

Selasa, 8 September 2026 - 13:02 WIB

Buku ‘Islam Ala Prabowo’ Disebut Sekadar Kosmetik Politik dan Cuci Tangan Sejarah

Selasa, 8 September 2026 - 10:27 WIB

Pesan Abu Vulkanik Krakatau: Alarm Keras Alam untuk Kaum Politisi yang Gila Kuasa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x