Screenshot Status WhatsApp Berisi Berita Tendensius Serang Pimpinan Beredar, Asgun Bilang Begini

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Wali Kota Bekasi Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asep Gunawan.

Staf Ahli Wali Kota Bekasi Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asep Gunawan.

KOTA BEKASI – Sebuah polemik internal di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mencuat ke permukaan setelah beredarnya tangkapan layar (screenshot) status WhatsApp yang diunggah oleh Staf Ahli Wali Kota Bekasi Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asep Gunawan.

Status tersebut menampilkan tautan berita daring dengan isu yang dinilai tendensius terhadap Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Menanggapi hal tersebut, Asep Gunawan secara terbuka mengakui bahwa status WhatsApp itu memang miliknya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun segera mengambil langkah klarifikasi untuk meredam spekulasi yang berkembang, terutama di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bekasi.

Klarifikasi Langsung Usai Apel Pagi

Ditemui setelah pelaksanaan apel pagi di Plaza Pemkot Bekasi pada Senin (29/09/2025), Asep Gunawan menyatakan bahwa permasalahan tersebut telah selesai dan tidak ada niat buruk di baliknya.

Menurutnya, langkah proaktif telah ia ambil untuk menjelaskan situasi secara langsung kepada pimpinan tertinggi.

​”Tidak ada apa-apa, sudah beres dan saya sudah menghadap Wali Kota Bekasi dan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk klarifikasi,” ujar Asep Gunawan kepada awak media.

​Langkah cepat ini diambil untuk memastikan tidak ada kesalahpahaman yang berlarut-larut dan untuk menjaga kondusivitas di lingkungan kerja Pemkot Bekasi.

Menegaskan Prinsip Loyalitas ASN

​Lebih lanjut, Asep Gunawan menekankan pentingnya loyalitas seorang ASN terhadap pimpinannya. Ia menegaskan bahwa sebagai seorang abdi negara, kepatuhan dan kesetiaan kepada kepala daerah adalah sebuah prinsip yang tidak bisa ditawar.

​”Masa anak buah menyerang pimpinan. Kan kita pegawai negeri harus loyal kepada pimpinan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa unggahan tersebut sama sekali tidak memiliki maksud tersembunyi untuk menyerang atau mendiskreditkan Wali Kota.

“Saya tidak ada maksud tertentu,” ucapnya singkat.

Konteks dan Pentingnya Netralitas di Media Sosial

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi seluruh ASN di lingkungan Pemkot Bekasi maupun di instansi lainnya mengenai pentingnya menjaga etika dan netralitas, terutama dalam penggunaan media sosial.

Di era digital, setiap unggahan dapat dengan mudah tersebar dan memicu berbagai interpretasi yang berpotensi mengganggu stabilitas organisasi.

Sebagai pejabat publik, tindakan di ruang digital seringkali dianggap merepresentasikan sikap dan pandangan resmi.

Oleh karena itu, kehati-hatian dalam membagikan konten, terutama yang bersifat politis atau tendensius, menjadi sangat krusial untuk menghindari polemik.

​Insiden ini diharapkan menjadi pelajaran berharga dalam menjaga marwah institusi dan menegakkan prinsip profesionalisme serta loyalitas sebagai seorang Aparatur Sipil Negara.

Ikuti terus perkembangan berita terkini seputar dinamika Pemerintahan Kota Bekasi untuk mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Rumah Makan Gratis di Jatiasih Bekasi, Sediakan 100 Porsi Setiap Hari
Pasca Kecelakaan Maut, Palang Otomatis Bulak Kapal Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026
Pasca Kecelakaan Maut Bulak Kapal, Dishub Kaji Penjagaan Perlintasan 24 Jam
Ratusan Pegawai Pemkot Bekasi Mangkir Apel, Wali Kota Tri Adhianto Murka
​Dua Ribu Hektar Sawah Kering Total, Ratusan Petani Pebayuran Kepung Pemkab Bekasi
Perumda Tirta Patriot Jamin Pasokan Air Bersih untuk Operasional PSEL Sumurbatu
KAI Respons Kecelakaan Maut Bulak Kapal Bekasi: 4 Perjalanan KA Terlambat 242 Menit
Tragis! Palang Terbuka, Mobil Hancur Terseret Kereta Gajayana di Bulak Kapal Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:27 WIB

Kisah Rumah Makan Gratis di Jatiasih Bekasi, Sediakan 100 Porsi Setiap Hari

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:25 WIB

Pasca Kecelakaan Maut, Palang Otomatis Bulak Kapal Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:31 WIB

Pasca Kecelakaan Maut Bulak Kapal, Dishub Kaji Penjagaan Perlintasan 24 Jam

Selasa, 28 Juli 2026 - 01:03 WIB

​Dua Ribu Hektar Sawah Kering Total, Ratusan Petani Pebayuran Kepung Pemkab Bekasi

Senin, 27 Juli 2026 - 17:30 WIB

Perumda Tirta Patriot Jamin Pasokan Air Bersih untuk Operasional PSEL Sumurbatu

Berita Terbaru

PENA KEMERDEKAAN: Suasana jalan raya dan lalu lintas di sekitar ruas Jalan Abdul Muis, kawasan tersembunyi di balik Jalan Merdeka Barat, dekat Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/07/2026). Penamaan jalan protokol ini didedikasikan secara khusus untuk menghormati Abdoel Moeis, jurnalis kritis pendiri koran Hindia Serikat, pengarang mahakarya novel Salah Asuhan, sekaligus tokoh yang tercatat sebagai orang pertama penerima gelar Pahlawan Nasional di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Abdul Muis: Pahlawan Nasional Pertama RI

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:11 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x