Sekda Kota Bekasi Ingatkan ASN Agar Tidak Tersandung Kasus Hukum di Tahun Politik

- Jurnalis

Senin, 15 Januari 2024 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASN dan Tenaga Kerja Kontrak Pemerintah Kota Bekasi seusai mengikuti Apel pagi, Senin (15/01/2024).

ASN dan Tenaga Kerja Kontrak Pemerintah Kota Bekasi seusai mengikuti Apel pagi, Senin (15/01/2024).

KOTA BEKASI – Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerja Pemkot Bekasi agar tidak terlibat masalah hukum di Tahun Politik yang tentunya dapat merugikan diri sendiri.

Pernyataan tersebut disampaikan Junaedi saat ia tengah memimpin Apel Pagi kepada seluruh ASN di Gedung Plaza Pemkot Bekasi.

“Sekarang ini mohon maaf menyoal hal ini adalah masalah hukum, termasuk Pak Yayan (Eks Kadis Koperasi dan UMKM Kota Bekasi yang tersandung dugaan tindak pidana korupsi pengadaan eskavator standar dan buldozer tahun anggaran 2021) ini adalah masalah hukum, tentunya saya ingatkan kepada para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus berhati-hati dan waspada,” ucap Junaedi saat Apel, Senin (15/01/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Junaedi mengatakan, bilamana para ASN tidak tersangkut paut soal kasus hukum, maka para pegawai tidak perlu takut dalam menghadapi setiap persoalan dari masalah yang akan dihadapi.

Dan apabila sedang menghadapi proses hukum, kata dia, sampaikan secara mendetail.

“Kita tidak boleh kendur, kita jangan takut berlebihan. Selama kita benar, kita tidak usah takut, itu prinsip. Kalau biasanya orang takut itu, karena salah. Tapi kalau kita benar insyaAllah, kita engga usah takut,” ujarnya.

Atas dasar tersebut, pihaknya mengimbau kepada para ASN untuk tidak tersandung kasus hukum dan mengedepankan netralitas pegawai dalam bentuk pengabdian diri sebagai aparatur.

“Saya pesan kepada teman-teman tetap semangat semuanya jangan mengendor, tentunya ini tahun politik. Jangan sampai kita terlibat masalah hukum. Jadi saya sampaikan dari awal bahwa kita tetap harus netral dan netral,” tutupnya. (DAP)

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi Kepadatan Arus Balik Lebaran 2025, Dishub Kota Bekasi Terapkan Rekayasa Lalin di Kalimalang
Jalur Arteri Terpantau Ramai Lancar, Dishub Kota Bekasi Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2025 pada H+7
Terminal Induk Bekasi Catat Peningkatan Arus Balik Lebaran 2025
Satpol-PP Kota Bekasi Intensifkan Patroli untuk Cegah Premanisme dan Pungli
Respons Laporan Warga, Wali Kota Bekasi Alokasikan Rp 10 Miliar untuk Perbaikan Jembatan Nol Rawalumbu
Dua Preman yang Pungli Pedagang di Pasar Baru Bekasi Positif Konsumsi Sabu
Dijemput di Kontrakannya, Polisi Amankan Dua Preman yang Pungli Pedagang Pasar Baru Bekasi
Pedagang Pasar Baru Keluhkan Pungli, Satgas Pemberantasan Premanisme Kota Bekasi Berani Adu Mekanik?

Berita Terkait

Minggu, 6 April 2025 - 17:52 WIB

Antisipasi Kepadatan Arus Balik Lebaran 2025, Dishub Kota Bekasi Terapkan Rekayasa Lalin di Kalimalang

Minggu, 6 April 2025 - 17:42 WIB

Jalur Arteri Terpantau Ramai Lancar, Dishub Kota Bekasi Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2025 pada H+7

Minggu, 6 April 2025 - 17:34 WIB

Terminal Induk Bekasi Catat Peningkatan Arus Balik Lebaran 2025

Minggu, 6 April 2025 - 12:35 WIB

Satpol-PP Kota Bekasi Intensifkan Patroli untuk Cegah Premanisme dan Pungli

Jumat, 4 April 2025 - 13:51 WIB

Dua Preman yang Pungli Pedagang di Pasar Baru Bekasi Positif Konsumsi Sabu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!