Poin Utama:
- Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui DBMSDA kembali melanjutkan proyek infrastruktur Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di area Stasiun Bekasi pasca-libur Lebaran.
- Pekerjaan konstruksi difokuskan pada pemasangan kerangka utama JPO yang dikerjakan khusus pada malam hari guna mencegah kelumpuhan lalu lintas.
- Target penyelesaian dan perakitan struktur JPO diperkirakan akan memakan waktu hingga satu setengah bulan ke depan.
Pemerintah Daerah melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi resmi menginjak kembali pedal gas untuk proyek pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Stasiun Bekasi, Jalan Ir. H. Juanda.
Proyek infrastruktur vital pejalan kaki ini sebelumnya sempat “dipetieskan” sementara waktu guna mengurai potensi horor kemacetan selama masa angkutan mudik Lebaran 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kini, alat berat dan kerangka baja raksasa sudah terpantau turun di lokasi untuk segera dirakit menjadi satu kesatuan utuh.
Mengapa Pembangunan JPO Stasiun Bekasi Sempat Dihentikan Sementara?
Pekerjaan JPO yang berlokasi di titik nadi mobilitas warga ini terpaksa ditunda agar tidak menjadi biang kerok kemacetan arus mudik dan balik Lebaran.
Penundaan tersebut merupakan langkah strategis yang dinilai krusial untuk menjaga kelancaran jalan protokol di sekitar stasiun.
Kini, dengan normalnya kembali volume kendaraan pasca-mudik, fokus Pemkot Bekasi kembali tertuju pada penuntasan fasilitas penunjang transportasi massal tersebut.
Kapan Kerangka JPO Stasiun Bekasi Mulai Dipasang?
Tahap pemasangan kerangka struktur JPO sudah resmi berjalan sejak pekan ini, berbarengan dengan rekayasa lalu lintas yang diinisiasi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi. Logistik material penunjang proyek secara bertahap telah diturunkan ke area konstruksi.
”Itu kan udah di lapangan udah turun kerangkanya, Kemarin juga dari Dishub sudah melakukan pengaturan lalu lintas, dan proses pekerjaan konstruksi sudah kembali dimulai kembali,” kata Kepala DBMSDA Kota Bekasi Idi Sutanto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya, Kamis (09/04/2026).
Berapa Lama Target Penyelesaian Proyek JPO Stasiun Bekasi?
DBMSDA menargetkan perakitan dan penyelesaian akhir proyek JPO Stasiun Bekasi akan rampung dalam kurun waktu satu setengah bulan ke depan.
Pengerjaan secara intensif hanya akan dieksekusi pada malam hari untuk meminimalisasi gangguan ruang publik.
”Karena turut melihat dari situasi waktu. Lantaran tidak memungkinkan apabila pekerjaan konstruksi pada waktu siang hari sesuai SOP. Namun, kami tetap optimis bagi lamanya pekerjaan konstruksi harus sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan, setelah waktu libur lebaran berhenti sebentar,” kata Idi Sutanto.
Berikut adalah rangkuman fakta terkait pengerjaan konstruksi di lapangan:
- Titik Pengerjaan: Jalan Ir. H. Juanda (Area Stasiun Bekasi).
- Metode Kerja: Sistem pengerjaan malam hari (Night Shift) sesuai SOP keselamatan lalu lintas.
- Estimasi Rampung: 1,5 bulan kerja efektif.
Kehadiran JPO Stasiun Bekasi dinilai sangat mendesak dan diharapkan mampu mengurai benang kusut kesemrawutan pejalan kaki serta angkutan umum yang kerap menjadi pemandangan sehari-hari di kawasan tersebut. Fasilitas ini nantinya akan menjadi solusi konkret untuk menjamin keamanan serta kenyamanan warga Kota Bekasi.
Bagaimana pendapat Anda tentang progres pembangunan infrastruktur di kawasan stasiun ini?
Jangan lupa tinggalkan komentar di bawah, bagikan artikel ini, dan terus ikuti perkembangan kebijakan Wali Kota serta Pemkot Bekasi lainnya hanya di RakyatBekasi.com!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















