Terkait Deklarasi Dukungan ke Mas Tri, Ketua dan Sekum MUI Kota Bekasi Tidak Tahu Menahu

- Jurnalis

Senin, 20 Mei 2024 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah ulama yang mengatasnamakan MUI tingkat Kecamatan di Kota Bekasi mendeklarasikan dukungannya terhadap salah satu Calon Wali Kota Bekasi.

Sejumlah ulama yang mengatasnamakan MUI tingkat Kecamatan di Kota Bekasi mendeklarasikan dukungannya terhadap salah satu Calon Wali Kota Bekasi.

KOTA BEKASI – Pernyataan dukungan sejumlah pengurus MUI (Majelis Ulama Indonesia) tingkat kecamatan di Kota Bekasi menuai polemik.Pasalnya organisasi keagamaan tersebut di tingkat pusat sudah ada pernyataan tegas untuk jangan mengatasnamakan MUI dalam ranah dukung-mendukung di dalam Pilkada Serentak 2024.[irp posts=”10877″ ]Sekretaris Umum MUI Kota Bekasi Hasnul Kholid Pasaribu mengaku tidak tahu menahu terkait persoalan tersebut.
“Terkait dukung-mendukung, bahwa MUI Kota Bekasi tidak tahu persoalan itu dan MUI Kota Bekasi tidak memberikan dukungan dalam pilkada, itu hanya deklarasi orang perorangan,” ujarnya, Senin (20/05/2024).
Namun demikian, Hasnul menyatakan dirinya dan Ketua Umum MUI Kota Bekasi hadir di acara pernyataan dukungan tersebut.
“Memang Ketua MUI Kota Bekasi hadir dan Sekretaris Umum MUI Kota Bekasi juga hadir, tapi pembacaan deklarasi dukungan yang dibacakan salah seorang pengurus MUI Kecamatan sama sekali tidak diketahui pengurus, karena dibacakan di akhir acara. Undangannya adalah untuk pertemuan ulama se-Kota Bekasi,” ungkapnya.
[irp posts=”10870″ ]Sementara itu praktisi hukum H Bambang Sunaryo SH juga menyesalkan insiden dukung-mendukung yang mengatasnamakan MUI.
“Ini kalau ormas biasa dukung mendukung calon di Pilkada itu hal biasa dan wajar. Tapi kalau MUI kan organisasi keagamaan yang menjadi panutan umat Islam, kok malah bersikap seperti pemain politik recehan,” sindirnya.
Bambang berharap agar ke depannya MUI tidak dibawa ke ranah politik praktis yang berimbas dengan turunnya kepercayaan umat Islam terhadap MUI. “Bahaya kalau umat sudah tidak percaya lagi sama MUI,” pungkasnya.[irp posts=”10853″ ]

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD
Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik
Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi
Bawaslu Kota Bekasi Desak Parpol Perbarui Data Sipol dan Kantor Sekretariat
ICW Ingatkan Bahaya Pilkada Lewat DPRD: Celah Politik Transaksional Kembali Terbuka
Targetkan 8 Kursi DPRD di Pemilu 2029, PAN Kota Bekasi Siapkan Strategi Matang Pasca Musda
Musda VI PAN Kota Bekasi Tetapkan 7 Formatur, 5 Anggota DPRD Masuk Bursa Ketua
Sengketa Pemilihan RW 025 Kayuringin Jaya: Warga Tolak Hasil, Endus Keterlibatan Parpol

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:08 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:31 WIB

Sutrisno Pangaribuan Kecam Wacana Pilkada Kembali ke DPRD, Sebut Niat Jahat Elite Politik

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:33 WIB

Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Dinilai Suburkan Oligarki dan Matikan Jalur Independen di Bekasi

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:04 WIB

Bawaslu Kota Bekasi Desak Parpol Perbarui Data Sipol dan Kantor Sekretariat

Rabu, 31 Desember 2025 - 18:26 WIB

ICW Ingatkan Bahaya Pilkada Lewat DPRD: Celah Politik Transaksional Kembali Terbuka

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca