Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melontarkan kritik tajam terhadap kinerja komunikasi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.
Ia menyoroti sikap para pejabat struktural yang dinilai lamban merespons komunikasi, bahkan terkesan abai saat dihubungi langsung oleh kepala daerah, khususnya pada hari libur.
Sorotan ini disampaikan Tri saat memberikan arahan dalam Apel Pagi bersama seluruh aparatur sipil negara di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (07/07/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tidak merespons panggilan maupun pesan penting darinya.
“Saya menyesalkan beberapa Kepala SKPD, hari Minggu saya hubungi, semuanya tidak ada yang mengangkat. Padahal saya sudah tegaskan, kalau tidak dalam kondisi darurat, saya tidak akan mengganggu waktu libur Bapak Ibu,” ujar Tri di hadapan ASN.
Komunikasi Efektif sebagai Pilar Tugas Pemerintahan
Wali Kota Bekasi menekankan pentingnya sikap responsif dari para pejabat, terutama dalam konteks eksekusi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai OPD.
Menurutnya, pengabdian ASN berlangsung penuh dari Senin hingga Jumat, namun jika ada urgensi di luar hari kerja, komunikasi harus tetap dijaga agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
“Karena ada hal-hal yang harus segera dilaksanakan dan tidak bisa ditunda. Kalau respons lambat, publik akan menilai peran kita dipertanyakan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya membiasakan pola kerja responsif mulai dari pejabat struktural hingga staf, karena posisi ASN berhadapan langsung dengan masyarakat dalam pelaksanaan kebijakan publik.
Pemimpin Daerah Butuh Dukungan Cepat dari OPD
Tri menambahkan bahwa ketika seorang kepala daerah menghubungi jajaran OPD, sudah pasti ada hal penting yang ingin disampaikan.
Ia menyayangkan jika informasi yang vital tidak segera ditanggapi, apalagi jika berhubungan dengan kegiatan pelayanan publik atau tanggapan terhadap kebutuhan mendesak masyarakat.
“Kita bukan pemegang kebijakan yang hanya membuat keputusan-keputusan, tapi pelaksana. Kehadiran kita di lapangan itulah yang diharapkan,” ujar Tri, sembari menegaskan bahwa budaya responsif harus tertanam dalam sistem kerja birokrasi daerah.
Pernyataan tersebut menjadi pesan kuat bahwa komunikasi internal antara pimpinan dan OPD merupakan aspek fundamental dalam mempercepat pembangunan dan pelayanan publik di Kota Bekasi.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















