Air PDAM di Babelan Hitam Pekat, Warga Mengeluh: “Tinggal Tambah Gula Jadi Kopi”

- Jurnalis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buruknya kualitas air Perumda Tirta Bhagasasi.

Buruknya kualitas air Perumda Tirta Bhagasasi.

Keluhan terhadap buruknya kualitas air bersih dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi kembali menggema. Pada Sabtu (09/08/2025), sejumlah warga di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, melaporkan bahwa air yang mengalir ke rumah mereka berubah warna menjadi hitam pekat dan sama sekali tidak dapat digunakan.

Kondisi terparah terpantau di Perumahan Puri Tamara, Desa Kedung Jaya, di mana air yang seharusnya bening kini tampak keruh dan berwarna gelap, layaknya air comberan.

Warga pun terpaksa tidak bisa menggunakan air untuk kebutuhan mendasar seperti mandi, mencuci, apalagi untuk konsumsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan Warga: Masalah yang Terus Berulang

Salah seorang warga, Elifer Sidabutar, menyuarakan kekecewaan mendalam atas kualitas pelayanan air bersih yang ia terima. Ia menduga air yang didistribusikan tidak melalui proses pengolahan yang semestinya.

“Sepertinya air ini tidak melalui proses (penjernihan). Kayaknya dari sumber utama langsung ditransfer ke rumah-rumah warga,” ucap Elifer dengan nada kesal kepada rakyatbekasi.com, Sabtu (09/08/2025).

Menurutnya, kejadian air PDAM kotor ini bukanlah hal baru. Masalah serupa sudah sering terjadi dan menjadi keluhan rutin, namun solusi permanen dari pihak penyedia layanan tak kunjung datang.

“Kejadian ini sebenarnya bukan kejadian baru, sudah sering sekali terjadi. Akan tetapi, tidak pernah ada penyelesaian tuntas, masalahnya kembali lagi dan lagi,” tegasnya.

Saking jengkelnya dengan kondisi air yang berwarna hitam pekat, Elifer bahkan melontarkan sindiran sarkastis. “Airnya tinggal ditambahin gula saja biar persis kayak kopi,” selorohnya.

Tuntutan Perbaikan Layanan Segera

Lebih lanjut, Elifer mewakili warga lainnya mendesak adanya tindakan serius dari pihak terkait. Ia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dan jajaran direksi Perumda Tirta Bhagasasi untuk tidak menganggap remeh persoalan ini.

“Kami sebagai warga dan pelanggan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi, khususnya Perumda Tirta Bhagasasi, agar segera memperbaiki persoalan ini. Air adalah kebutuhan mendasar, jangan main-main dengan kualitasnya,” pungkasnya.

Upaya Konfirmasi ke Pihak Terkait

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih berupaya untuk mendapatkan konfirmasi dan penjelasan resmi dari pihak Perumda Tirta Bhagasasi Cabang Babelan mengenai penyebab buruknya kualitas air dan langkah-langkah penanganan yang akan dilakukan untuk mengatasi keluhan pelanggan.

Warga atau pelanggan Perumda Tirta Bhagasasi di wilayah lain yang mengalami masalah serupa diimbau untuk segera mendokumentasikan dan melaporkannya ke kantor layanan atau kanal pengaduan resmi terdekat.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nusantara Lestari Laporkan Dugaan Pencemaran Limbah PT Fajar Surya Wisesa Tbk ke KLHK
Perumda Tirta Bhagasasi Genjot Sosialisasi Transaksi Digital Tanpa Kertas di Wilayah Tambun
Antisipasi Aksi Penurunan Paksa Penumpang Trans Beken, Dishub Kota Bekasi Gandeng APH
Dishub Kota Bekasi Gelontorkan Rp9 Miliar untuk Subsidi Trans Patriot dan Trans Beken
Usai Ratusan Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani, Tarif Gratis Trans Beken Berakhir 1 Maret 2026
Tolak Operasional Bus Trans Beken, Ratusan Angkot Blokade Jalan Protokol Kota Bekasi
Disparbud Tutup Sementara Hutan Bambu Usai Longsor Akibat Luapan Kali Bekasi
Longsor Terjang Wisata Hutan Bambu Bekasi Timur, 4 Saung Hanyut

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:28 WIB

Nusantara Lestari Laporkan Dugaan Pencemaran Limbah PT Fajar Surya Wisesa Tbk ke KLHK

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:37 WIB

Perumda Tirta Bhagasasi Genjot Sosialisasi Transaksi Digital Tanpa Kertas di Wilayah Tambun

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:14 WIB

Antisipasi Aksi Penurunan Paksa Penumpang Trans Beken, Dishub Kota Bekasi Gandeng APH

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:34 WIB

Dishub Kota Bekasi Gelontorkan Rp9 Miliar untuk Subsidi Trans Patriot dan Trans Beken

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:18 WIB

Usai Ratusan Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani, Tarif Gratis Trans Beken Berakhir 1 Maret 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca