Antisipasi Banjir, Wali Kota Bekasi Perluas Kawasan Resapan Air dan Bangun Tiga Polder Baru

- Jurnalis

Rabu, 9 Juli 2025 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Pemerintah Kota Bekasi terus menggenjot upaya penanggulangan banjir melalui pembebasan lahan untuk memperluas kawasan resapan air dan pembangunan polder.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengungkapkan bahwa langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mengurangi genangan air di ruas-ruas jalan utama, terutama di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap banjir musiman.

“Program saya bersama Bang Harris (Wakil Wali Kota) adalah memperbanyak pembelian tanah untuk kawasan resapan air. Situwong harus diselesaikan, Rawalumbu harus kita tambah, dan Jatiasih juga harus dituntaskan,” ujar Tri kepada RakyatBekasi.com dalam keterangannya, Rabu (09/07/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus pada Titik Rawan: Jatibening, Rawalumbu, Mustikajaya

Tri menegaskan bahwa perluasan area resapan air tidak hanya dilakukan secara acak, melainkan menyasar lokasi-lokasi dengan riwayat banjir seperti Bumi Nasio, Rawalumbu, dan Jatibening.

Ia juga menyebut bahwa saluran air seperti Kali Cakung tidak bisa lagi menjadi satu-satunya tumpuan.

“Saya sudah berdiskusi dengan Pak Gubernur Jawa Barat terkait solusi banjir di Jatibening. Salah satunya adalah pembangunan crossing drain di Tol Jatibening agar distribusi aliran air lebih lancar,” jelasnya.

Pembangunan 3 Polder Air di DAS Kali Jambe

Sebagai langkah konkret, Pemkot Bekasi merancang pembangunan tiga polder air baru di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Jambe, yang selama ini menjadi titik langganan banjir.

Proyek ini direncanakan mencakup area seluas kurang lebih 3 hektare dan berlokasi di wilayah Mustikajaya dan Rawalumbu.

“Selain penambahan polder, kami juga mengadakan pompa-pompa air baru, serta memperbanyak sumur resapan di kawasan pemukiman padat,” tambah Tri.

Polder sendiri berfungsi sebagai sistem penampungan air hujan dan limpasan permukaan, yang kemudian dipompa keluar secara teratur ke saluran yang lebih besar, mengurangi risiko meluapnya drainase lokal.

Upaya Penataan Kota yang Berkelanjutan

Seiring pertumbuhan Kota Bekasi yang pesat, pemerintah daerah kini dihadapkan pada tantangan dalam menyeimbangkan pembangunan fisik dengan mitigasi bencana.

Lebih jauh Tri mengatakan bahwa tata kota Bekasi harus diarahkan untuk memperkuat daya tahan terhadap banjir tanpa menghambat investasi dan pengembangan kawasan.

“Penyusunan tata kota harus adaptif terhadap perubahan iklim dan pertumbuhan penduduk. Setiap jengkal lahan yang dibebaskan harus bisa memberi kontribusi terhadap keselamatan warga,” tutupnya.

Ikuti perkembangan program pengendalian banjir dan tata kota Bekasi di kanal berita resmi kami.
Dukung Bekasi menjadi kota yang tangguh dan berkelanjutan dengan menyebarkan informasi ini kepada masyarakat luas.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras
Wali Kota Bekasi Rombak Total Penataan PKL Alun-alun M. Hasibuan, Lapak Jadi Satu Jalur dan 150 Gerobak Diseragamkan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x