Antisipasi Banjir, Wali Kota Bekasi Tinjau Pintu Air Prisdo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat memantau langsung Tinggi Muka Air (TMA) di Pintu Air Prisdo, Jalan M. Hasibuan, Bekasi Timur, di tengah guyuran hujan lebat, Sabtu (17/01/2026).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat memantau langsung Tinggi Muka Air (TMA) di Pintu Air Prisdo, Jalan M. Hasibuan, Bekasi Timur, di tengah guyuran hujan lebat, Sabtu (17/01/2026).

Poin Utama:

  • Lokasi Pantauan: Pintu Air Prisdo, Jl. M. Hasibuan, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.
  • Status: Siaga hujan lebat sejak Sabtu (17/1/2026).
  • Titik Rawan: Kawasan Pekayon, Duren Jaya, Mustikajaya, serta jalan protokol (Agus Salim, Veteran).
  • Instruksi: Dinas BMSDA diwajibkan monitor drainase dan pompa air 24 jam.

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meninjau langsung kondisi Tinggi Muka Air (TMA) di Pintu Air Prisdo, Jalan M. Hasibuan, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu (17/1/2026).

Langkah taktis ini diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyusul hujan lebat yang mengguyur wilayah kota sejak sore hari, guna mengantisipasi potensi banjir kiriman maupun genangan lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Pintu Air Prisdo Menjadi Titik Vital Pantauan Banjir?

​Kunjungan mendadak Tri Adhianto ke Pintu Air Prisdo bukan sekadar seremoni. Lokasi ini merupakan indikator hidrologi krusial bagi pusat Kota Bekasi.

Kenaikan debit air di bendung ini menjadi early warning system (sistem peringatan dini) bagi kawasan pemukiman dan sentra ekonomi di hilir sungai.

​Jika debit air di Prisdo melampaui batas aman, air berpotensi meluap dengan cepat ke sejumlah ruas jalan strategis.

Wilayah yang paling terdampak biasanya meliputi Jalan KH. Agus Salim, Jalan Veteran, hingga kawasan Kayuringin di Bekasi Selatan.

Pemantauan real-time di lokasi ini memungkinkan Pemkot Bekasi mengambil keputusan cepat untuk membuka atau menutup pintu air guna memecah arus.

​Apa Instruksi Wali Kota Bekasi Terkait Potensi Banjir?

​Dalam tinjauan tersebut, Tri didampingi sejumlah pejabat teknis dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.

Ia menekankan bahwa kewaspadaan tidak hanya berlaku bagi warga yang tinggal di bantaran Kali Bekasi, tetapi juga di wilayah pemukiman padat penduduk yang memiliki riwayat drainase buruk.

​”Bukan hanya warga bantaran, tapi semua area yang selama ini rawan genangan,” kata Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat ditemui di lokasi Pintu Air Prisdo, Sabtu (17/01/2026).

​Tri secara spesifik menginstruksikan jajaran DBMSDA untuk menyiagakan pompa mobile dan tim unit reaksi cepat (URC).

Fokus utama penanganan diarahkan pada titik-titik yang kerap mengalami genangan akibat sedimentasi dan penyempitan saluran dalam tiga tahun terakhir, antara lain:

  • ​Kecamatan Pekayon Jaya (Bekasi Selatan)
  • ​Kelurahan Duren Jaya (Bekasi Timur)
  • ​Kecamatan Mustikajaya

​Bagaimana Tantangan Cuaca dan Infrastruktur di Kota Bekasi?

​Berdasarkan data BMKG, pola curah hujan di awal tahun 2026 menunjukkan peningkatan frekuensi ekstrem.

Hal ini menjadi tantangan berat bagi Kota Bekasi yang juga menghadapi masalah urbanisasi masif. Pertumbuhan pemukiman dan komersial seringkali mendahului kapasitas infrastruktur drainase yang ada.

​Pemkot Bekasi menyadari bahwa penanganan banjir memerlukan kombinasi antara normalisasi saluran makro dan perbaikan drainase mikro di lingkungan warga.

Meskipun isu banjir kerap menjadi komoditas politik infrastruktur setiap periode kepemimpinan, langkah reaktif seperti pemantauan langsung di lapangan tetap krusial untuk meminimalisir dampak kerugian bagi warga saat cuaca ekstrem melanda.

​Hingga berita ini diturunkan, debit air di Pintu Air Prisdo masih dalam status aman terkendali, namun petugas tetap bersiaga penuh mengingat curah hujan yang belum mereda.

Warga Butuh Bantuan Darurat?

Jika Anda menemukan genangan tinggi atau saluran tersumbat di lingkungan Anda, segera laporkan melalui Call Center Pemkot Bekasi di nomor 112 atau melalui aplikasi layanan pengaduan warga.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hasil Uji Lab Keluar: Kali Bekasi Sah Tercemar Berat dari Hulu Bogor
Rapor Merah CKG: 3.334 Warga Kota Bekasi Tercatat Perokok Aktif
AkustikMU: Strategi Dakwah Kultural Muhammadiyah Kota Bekasi
Miris! Baru Saja Ditata Pemkot Bekasi, Taman Tarum Bhagasasi jadi Sasaran Vandalisme
Warisan Ridwan Kamil Mulai Ditata Ulang, Taman Tarum Bhagasasi Kini Dipercantik
Dugaan Pungli Berkedok Sumbangan di SDN 4 Perwira Bekasi Utara Dikecam
Nasib 300 Pedagang Relokasi: Disperkimtan Kebut Rencana Awning Rooftop Pasar Baru Bekasi
Banpres Rp200 Miliar Dipastikan Cair, Kontruksi Flyover Bulak Kapal Dimulai September 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:01 WIB

Hasil Uji Lab Keluar: Kali Bekasi Sah Tercemar Berat dari Hulu Bogor

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:30 WIB

Rapor Merah CKG: 3.334 Warga Kota Bekasi Tercatat Perokok Aktif

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:57 WIB

AkustikMU: Strategi Dakwah Kultural Muhammadiyah Kota Bekasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:51 WIB

Miris! Baru Saja Ditata Pemkot Bekasi, Taman Tarum Bhagasasi jadi Sasaran Vandalisme

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:05 WIB

Warisan Ridwan Kamil Mulai Ditata Ulang, Taman Tarum Bhagasasi Kini Dipercantik

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x