Antisipasi Potensi Gagal Bayar, Pj Gani Klaim Target PAD Capai 92 Persen di Akhir Tahun

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad usai pimpin Apel Pagi Aparatur di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (18/11/2024).

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad usai pimpin Apel Pagi Aparatur di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (18/11/2024).

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad, tetap optimis mengenai capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Bekasi yang dapat meningkat hingga akhir tahun mendatang.

Saat ini, capaian PAD di Kota Bekasi baru mencapai 68 persen, meski telah memasuki pertengahan triwulan akhir pada tahun 2024.

“Mudah-mudahan kita optimis di akhir tahun ini kita bisa sesuai target di 92 persen,” ucap PJ Gani saat ditemui RakyatBekasi.com di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (18/11/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sebagai Kepala Daerah, ia telah menginstruksikan kepada para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil untuk meningkatkan realisasi capaian PAD.

“Makanya selalu saya sebagai trigger sampaikan seperti itu untuk semua OPD bisa menggenjot potensi-potensi, target-target yang sudah disepakati bersama,” sambungnya.

Gani juga menekankan pentingnya menjaga agar capaian PAD tidak rendah di akhir tahun mendatang, yang dapat mengakibatkan potensi gagal bayar di kemudian hari.

“Insyaallah itu kita jaga banget, potensi-potensi tersebut. Makanya kita ingatkan jauh-jauh hari kita, sebagai bentuk pengawasan dari kepala daerah kepada para OPD-nya,” tambahnya.

Sementara itu, Kabiro Hukum asal Kemendagri tersebut juga menginstruksikan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar segera melakukan pembahasan APBD Tahun 2025 bersama DPRD yang akan digagas segera.

“Selanjutnya bapak ibu sekalian pada kesempatan hari ini akan segera dilakukan rapat pembahasan di dewan terkait dengan APBD 2025. Oleh karena itu bagi para pejabat TAPD yang diundang saya tegaskan untuk hadir tanpa diwakilkan. Mudah-mudahan di dalam pembahasan yang akan dilakukan bisa selesai tepat pada waktunya,” paparnya.

Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan capaian PAD Kota Bekasi dapat mencapai target yang telah ditetapkan dan menghindari potensi gagal bayar di masa mendatang.

Sinergi antara pemerintah daerah dan OPD diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan realisasi PAD, sehingga pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung
Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya
Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga
Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF
Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:55 WIB

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Jumat, 24 April 2026 - 11:32 WIB

Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 11:04 WIB

Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Kamis, 23 April 2026 - 23:54 WIB

Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca