BMB Desak Kejari Usut Dugaan Proyek Fiktif WC Sultan 32 SMPN di Kota Bekasi

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa Aksi BMB juga mendesak Kejari Kota Bekasi untuk mengungkap tuntas kasus korupsi WC Sultan.

Massa Aksi BMB juga mendesak Kejari Kota Bekasi untuk mengungkap tuntas kasus korupsi WC Sultan.

Puluhan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Barisan Muda Bekasi (BMB) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi, Kamis (12/06/2025).

Mereka menuntut Kejari segera mengusut dugaan proyek fiktif pembangunan toilet (WC) di 32 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) se-Kota Bekasi.

Ketua BMB, Juhartono, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi independen sejak proyek tersebut mulai bergulir hingga masa pelaksanaannya berakhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil investigasi menunjukkan indikasi kuat terjadinya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), termasuk dugaan adanya sekolah fiktif yang menerima anggaran namun tidak melaksanakan pembangunan.

“Kami menemukan indikasi bahwa beberapa sekolah, seperti SMPN 2, tidak melaksanakan pembangunan WC namun tetap mencairkan anggaran. Ini harus dibongkar tuntas,” tegas Juhartono di sela aksi.

Dalam orasinya, BMB mendesak Kejari Bekasi untuk segera memeriksa sejumlah pihak yang diduga terlibat, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen), kepala sekolah terkait, serta perusahaan pelaksana proyek.

“Kami yakin jika Kejari serius memeriksa PPK, pihak sekolah, dan kontraktor, maka akan terbongkar siapa saja yang bermain dalam proyek ini,” tambah Juhartono.

Selain proyek WC di sekolah, BMB juga menyoroti kasus dugaan korupsi dalam pengadaan alat olahraga di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi.

Dalam kasus ini, Kejari Bekasi telah menetapkan tiga tersangka, termasuk mantan Kepala Dispora berinisial AZ, seorang ASN berinisial MAR, dan Direktur PT CIA selaku pemenang tender.

Kerugian negara dalam kasus ini ditaksir mencapai Rp 4,7 miliar. Namun, BMB menilai bahwa pengungkapan kasus belum menyentuh seluruh pihak yang terlibat, terutama sejumlah anggota DPRD Kota Bekasi yang diduga terlibat dalam pengaturan anggaran Pokir tahap 2.

“Ini bukan sekadar penyimpangan administrasi, tapi kejahatan terstruktur oleh penjahat bertopeng pejabat. Kami minta Kejari Bekasi berani menindak tegas, termasuk anggota dewan yang terlibat,” ujar Juhartono.

BMB menegaskan bahwa aksi mereka akan terus berlanjut hingga Kejari Bekasi menunjukkan komitmen nyata dalam menuntaskan dua kasus besar ini.

Mereka juga menyerukan agar para pejabat yang terlibat segera mengundurkan diri demi menjaga integritas lembaga publik.

“Kami tidak akan berhenti sampai semua pelaku ditangkap. Ini soal keadilan dan masa depan pendidikan di Kota Bekasi,” pungkas Juhartono.

Visited 352 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi jajaran GoTo di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (12/06/2026). (Dok. Kemensos)

Nasional

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:50 WIB

Truk tangki distribusi BBM milik Pertamina (PT Trans Migasindo) bersiap melakukan bongkar muat pasokan bahan bakar di salah satu area SPBU pada malam hari, guna memastikan ketersediaan stok Pertalite tetap aman dan terdistribusi maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Nasional

Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x