BEKASI – Harapan akan kembalinya layanan Bus Transpatriot Bekasi menemui titik terang. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi saat ini tengah mematangkan kajian untuk mengoperasikan kembali armada transportasi publik tersebut pada akhir tahun 2025.
Menanggapi rencana tersebut, Komisi 2 DPRD Kota Bekasi mendorong PT Mitra Patriot (PTMP) selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang mengelola Transpatriot untuk melakukan pembenahan total.
Hal ini dianggap krusial, mengingat layanan bus ini telah berhenti beroperasi sejak April 2024 lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dorongan DPRD untuk Pembenahan Total PTMP
Sekretaris Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti, menegaskan bahwa momentum rencana pengoperasian kembali ini harus dimanfaatkan untuk perbaikan mendasar dalam tata kelola.
“Transportasi publik di Kota Bekasi memang harus dibenahi, salah satunya dengan integrasi teknologi,” ujar Evi dalam keterangannya, Minggu (19/10/2025). “Dan kita harapkan BUMD yang ada saat ini, termasuk PTMP, harus berbenah juga. Fungsi dan peran BUMD sendiri harus dimaksimalkan.”
Tantangan Utama: Dari Pelayanan Hingga Kontribusi PAD
Menurut Evi, pembenahan yang dimaksud tidak hanya sebatas pada aspek operasional, tetapi juga pada kontribusi finansial bagi daerah.
Selama ini, PTMP dinilai belum memberikan sumbangsih yang signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.
”Peran PT Mitra Patriot harus bisa memaksimalkan kehadiran Bus Transpatriot Bekasi untuk menyumbang keuntungan bagi PAD,” tegasnya.
Ia menambahkan, ada dua tujuan utama yang harus dicapai ketika bus ini kembali mengaspal:
- Memberikan Pelayanan Prima: Menyediakan armada transportasi publik yang nyaman, aman, dan terjangkau bagi masyarakat.
- Menjadi Sumber PAD: Menghasilkan pendapatan tambahan bagi Pemerintah Daerah.
”Selama ini kan kontribusi PAD-nya belum ada. Mudah-mudahan dengan adanya Bus Transpatriot nanti, dua hal ini bisa tercapai,” pungkas Evi.
Visi Transportasi Publik yang Modern
Lebih jauh, Komisi 2 DPRD Kota Bekasi berharap Transpatriot versi baru nanti dapat menjadi ikon transportasi modern di Kota Bekasi.
Integrasi dengan teknologi, seperti sistem tiket digital dan pelacakan bus secara real-time, menjadi salah satu syarat utama untuk meningkatkan kualitas layanan dan menarik minat masyarakat agar beralih ke transportasi publik.
Pemerintah Kota Bekasi dan PTMP kini memiliki pekerjaan rumah besar untuk memastikan Bus Transpatriot tidak hanya “kembali”, tetapi kembali dengan kondisi yang jauh lebih baik dan berkelanjutan.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


































