Cek Banjir Rawalumbu, Wali Kota Bekasi Instruksikan Pelebaran Saluran

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meninjau langsung kondisi saluran air di bawah Tol Cut Meutia yang menjadi penyebab utama banjir di Perumahan Bumi Bekasi Baru Utara, Kecamatan Rawalumbu, Minggu (18/01/2026).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meninjau langsung kondisi saluran air di bawah Tol Cut Meutia yang menjadi penyebab utama banjir di Perumahan Bumi Bekasi Baru Utara, Kecamatan Rawalumbu, Minggu (18/01/2026).

​Poin Utama:

  • ​Lokasi Terdampak: Perumahan Bumi Bekasi Baru Utara, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu.
  • ​Penyebab Banjir: Penyempitan crossing saluran air di bawah kolong Tol Cut Meutia.
  • ​Tindakan Cepat: Wali Kota menginstruksikan Dinas BMSDA menurunkan alat berat hari ini juga untuk pelebaran saluran.

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan inspeksi mendadak ke lokasi rawan banjir di Perumahan Bumi Bekasi Baru Utara, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Minggu (18/01/2026).

Dalam tinjauan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengidentifikasi bahwa biang kerok genangan yang kerap terjadi disebabkan oleh penyempitan saluran air (crossing) di bawah kolong Tol Cut Meutia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Apa Penyebab Utama Banjir di Rawalumbu?

​Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, aliran air yang mengarah ke kawasan perumahan warga mengalami hambatan signifikan.

Gorong-gorong atau saluran penghubung (crossing) yang berada tepat di bawah infrastruktur jalan tol memiliki dimensi yang terlalu sempit.

​Akibatnya, saluran tersebut tidak mampu menampung lonjakan debit air saat hujan deras mengguyur wilayah Bekasi.

Kondisi ini menyebabkan air meluap (backwater) dan menggenangi permukiman di Kelurahan Sepanjang Jaya.

​Apa Instruksi Wali Kota Bekasi kepada Dinas BMSDA?

​Merespons temuan tersebut, Tri Adhianto tidak ingin menunggu lama. Ia segera memerintahkan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi untuk melakukan eksekusi fisik sesegera mungkin guna mencegah banjir susulan.

​”Permasalahan utamanya ada pada saluran air yang menyempit. Ini harus segera diperlebar supaya aliran air dari arah jalan tol tidak melimpah ke kawasan perumahan,” tegas Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat meninjau lokasi di bawah kolong Tol Cut Meutia, Minggu (18/01/2026).

​Tri menekankan bahwa alat berat harus diturunkan pada hari yang sama untuk memulai proses penggalian dan pelebaran saluran (normalisasi).

​Bagaimana Teknis Penanganan Banjir Tersebut?

​Di lokasi kejadian, Wali Kota juga berdiskusi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Iman, untuk memastikan langkah teknis yang diambil sudah tepat sasaran. Langkah prioritas yang disepakati meliputi:

  • ​Pelebaran Crossing: Memperbesar dimensi saluran di bawah tol agar arus air lancar.
  • ​Pengerukan Sedimen: Mengangkat endapan lumpur yang mendangkalkan saluran.
  • ​Koordinasi Lintas Sektor: Memastikan aliran air dari hulu ke hilir tidak terhambat hambatan utilitas lainnya.

​Langkah taktis yang diambil Pemkot Bekasi ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi warga Rawalumbu yang selama ini dihantui kecemasan saat musim hujan tiba.

Proses pengerjaan oleh Dinas BMSDA akan dipantau secara ketat hingga saluran berfungsi optimal.

​Punya informasi titik banjir atau saluran mampet di lingkungan Anda? Laporkan segera melalui layanan Call Center 112 Kota Bekasi atau hubungi redaksi RakyatBekasi.Com.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kakanwil BPN Jabar Apresiasi Inovasi Si-RIMA dan PTSL Kantah Kota Bekasi
Kupon Bulan Dana PMI Dipatok Rp50 Ribu per Pegawai: Donasi Kemanusiaan atau Pungutan Wajib?
Sopir Truk Molen Maut di Bekasi Resmi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara
​Baru Lantik 67 Pejabat, Mengapa Kursi Strategis Kepala OPD Masih Lowong? Ini Skenario Rotasi Mutasi Pemkot Bekasi Berikutnya
​Ujian Perdana Sekda Muhammad Solikhin: Kejar Target PAD Kota Bekasi 90 Persen dalam Waktu Dua Bulan
Bayang-Bayang Beban Industri di Balik Penetapan UMK Kota Bekasi 2027: Formula Permenaker Belum Terbit, APINDO Peringatkan Kerentanan Perusahaan!
​Latah Pakai AI Tanpa Kurasi, Akurasi Wajah Wali Kota Bekasi di Layar LED Porprov XV Jabar 2026 Tuai Sorotan Tajam
Angka Kemiskinan Turun ke 3,96 Persen, Dinsos Kota Bekasi Sikat Masalah Bansos Salah Sasaran Lewat Integrasi Data Perlinsos
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:34 WIB

Kakanwil BPN Jabar Apresiasi Inovasi Si-RIMA dan PTSL Kantah Kota Bekasi

Selasa, 3 November 2026 - 15:09 WIB

Sopir Truk Molen Maut di Bekasi Resmi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

Selasa, 3 November 2026 - 09:54 WIB

​Baru Lantik 67 Pejabat, Mengapa Kursi Strategis Kepala OPD Masih Lowong? Ini Skenario Rotasi Mutasi Pemkot Bekasi Berikutnya

Selasa, 3 November 2026 - 09:36 WIB

​Ujian Perdana Sekda Muhammad Solikhin: Kejar Target PAD Kota Bekasi 90 Persen dalam Waktu Dua Bulan

Selasa, 3 November 2026 - 09:12 WIB

Bayang-Bayang Beban Industri di Balik Penetapan UMK Kota Bekasi 2027: Formula Permenaker Belum Terbit, APINDO Peringatkan Kerentanan Perusahaan!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x