BEKASI – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi terus mempercepat langkah penanganan infrastruktur menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Pemerintah Kota Bekasi menargetkan seluruh perbaikan jalan rusak di wilayahnya dapat rampung pada pertengahan Desember mendatang.
Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan para pengendara, mengingat volume kendaraan diprediksi akan meningkat signifikan saat musim liburan akhir tahun tiba.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prioritas Perbaikan di Jalur Protokol Utama
Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus melakukan penyisiran dan perbaikan di sejumlah ruas jalan arteri yang menjadi akses utama mobilitas warga.
”Semuanya kita sisir. Saat ini pelaksanaan kegiatan sudah kita laksanakan, termasuk yang menjadi fokus kita ada di Jalan Chairil Anwar yang sedang kita lakukan pelapisan ulang (overlay). Itu sudah kita kerjakan karena merupakan jalur utama yang padat,” ujar Idi dalam keterangan resminya, Selasa (25/11/2025).
Selain Jalan Chairil Anwar, perbaikan jalan secara intensif juga dilakukan di beberapa titik krusial lainnya, antara lain:
- Jalan KH Noer Ali (Kalimalang)
- Jalan Mayor Madmuin Hasibuan
”Lantaran sudah kita layer juga dan masuk dalam skala prioritas, untuk arus Nataru nanti insyaallah sudah siap. Rutinitas tahunan seperti Nataru dan Lebaran memang mewajibkan kita melakukan perbaikan dan perawatan ekstra,” sambungnya.
Progres Realisasi Capai 80 Persen
Terkait progres di lapangan, Idi menyebutkan bahwa realisasi fisik perbaikan jalan di Kota Bekasi saat ini telah mencapai angka 80 persen. Sisa pengerjaan akan dikebut dalam beberapa pekan ke depan agar sesuai dengan tenggat waktu.
”Sebelum target pertengahan Desember, semuanya harus sudah selesai. Ini komitmen kami agar masyarakat bisa menikmati perjalanan liburan dengan aman,” tegas Idi.
Sinergi Tim URC dan Koordinasi Lintas Sektoral
Kecepatan penanganan jalan rusak ini tidak lepas dari peran Tim Unit Reaksi Cepat (URC) DBMSDA yang aktif melakukan survei lapangan.
Sebelumnya, usai peringatan Hari Pahlawan (10/11/2025), Idi menjelaskan bahwa tim URC telah disebar untuk menginventarisir kerusakan jalan akibat faktor cuaca maupun beban kendaraan.
”Kita sedang inventarisir lebih dulu karena banyak titik jalan mengalami kerusakan akibat hujan. Kita sisir kembali mana yang menjadi kewenangan Pemkot, dan mana yang menjadi wewenang Pusat atau Provinsi untuk segera dikoordinasikan,” jelasnya.
Selain fokus pada perbaikan fisik, DBMSDA juga memperkuat koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polres Metro Bekasi Kota. Sinergi ini dilakukan untuk memetakan kembali titik-titik krusial yang akan dilintasi pemudik atau wisatawan, terutama di Jalan Nasional, Jalan Provinsi, dan Jalan Arteri.
Kanal Aduan Masyarakat
Pemerintah Kota Bekasi juga membuka ruang partisipasi bagi warga yang menemukan jalan rusak yang belum tersentuh perbaikan.
”Nanti kalau ada keluhan dari masyarakat, bisa disampaikan juga ke kami melalui aduan di media sosial resmi DBMSDA maupun layanan pengaduan publik lainnya. Segala macam masukan akan kami tindak lanjuti,” pungkas Idi.
Warga Bekasi, apakah ada jalan rusak di lingkungan Anda yang belum diperbaiki? Segera laporkan melalui kanal media sosial resmi Pemkot Bekasi atau aplikasi pengaduan agar segera ditindaklanjuti!
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















