KOTA BEKASI – Kabar gembira bagi warga Bekasi. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi tengah berupaya menghidupkan kembali layanan Bus Trans Patriot yang sempat berhenti beroperasi.
Targetnya, armada ini bisa kembali melayani penumpang pada akhir tahun 2025.
Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang mematangkan persiapan, termasuk kelengkapan armada dan peninjauan ulang regulasi yang ada.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini masih dalam masa persiapan, mungkin dalam akhir tahun ini. Mudah-mudahan,” kata Zeno kepada awak media.
Kendala Teknis dan Administrasi Penyebab Berhentinya Operasional
Bus Trans Patriot koridor 1 rute Harapan Indah – Terminal Bekasi diketahui telah berhenti beroperasi sejak 1 April 2024.
Manajemen PT. Mitra Patriot (Perseroda) selaku pengelola layanan mengumumkan penghentian sementara melalui akun Instagram resmi mereka, @transpatriot42. Alasan utama yang disampaikan adalah kendala teknis terkait pembayaran biaya operasional.
Sindula Gunawangsa, Kepala Divisi Trans Patriot Bekasi, pada saat itu menjelaskan bahwa penghentian layanan disebabkan oleh masalah administrasi yang belum selesai.
Ia menyayangkan informasi mengenai kekurangan administrasi baru diterima setelah operasional berjalan tiga bulan tanpa pembayaran.
“Ini baru kami terima setelah kami operasional 3 bulan dan belum mendapatkan pembayaran biaya operasional, sehingga terpaksa kami hentikan sampai ada kepastian bahwa layanan yang kami berikan bagi warga kota Bekasi akan mendapat penggantian biaya operasional,” jelasnya.
Menurut data dari situs sirup.lkpp.go.id, anggaran operasional Bus Trans Patriot Bekasi untuk tahun 2024, yang bersumber dari APBD, mencapai Rp 7 miliar. Anggaran tersebut dikelola oleh Dinas Perhubungan.
Solusi Jangka Panjang dan Harapan Warga
Penghentian layanan Trans Patriot menimbulkan kerugian, terutama bagi karyawan yang tidak lagi mendapatkan upah. Sindula Gunawangsa mengungkapkan kekhawatirannya, “Saat ini kami harus berhenti karena sudah tidak mampu membayar hak karyawan.”
Namun, dengan adanya pernyataan dari Kepala Dishub Zeno Bachtiar, ada secercah harapan bahwa layanan bus ini akan segera kembali normal.
Pemkot Bekasi diharapkan bisa menyelesaikan kendala administrasi internal secepatnya agar transportasi publik yang vital ini bisa segera beroperasi dan melayani kembali masyarakat.
Jika Trans Patriot kembali berjalan, ini akan menjadi langkah penting dalam meningkatkan konektivitas dan mengurangi kemacetan di Kota Bekasi.
Keberlanjutan layanan ini sangat krusial untuk mendukung mobilitas harian warga dan menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan transportasi publik yang efektif.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
































