Ekspor Perdana ke New Zealand dan Jepang, Produk IKM Kota Bekasi Go Internasional

- Jurnalis

Senin, 4 November 2024 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad sedang melihat produk-produk IKM asal Kota Bekasi yang bakal ekspor perdana, Senin (04/11/2024).

Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad sedang melihat produk-produk IKM asal Kota Bekasi yang bakal ekspor perdana, Senin (04/11/2024).

Pemerintah Kota Bekasi bersama Bea Cukai Kelas A Bekasi dan PT Pos Indonesia melakukan pelepasan Ekspor Perdana Produk-produk IKM (Industri Kecil Menengah) UMKM Kota Bekasi ke New Zealand maupun Jepang sebagai wujud produk lokal Go Internasional.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad mengatakan bahwa pada pagi hari ini Pemkot Bekasi akan melakukan ekspor perdana IKM dari Kota Bekasi, ini merupakan ekspor produk unggulan Kota Bekasi, khususnya produk-produk lokal.

“Salah satunya produk daun sirih di Kota Bekasi, yang ternyata mempunyai daya jual yang sangat menggiurkan. Dan ini bisa dikembangkan dan disosialisasikan lebih jauh lagi, karena kita ingin melakukan ekspor IKM ini secara continue dan berkelanjutan,” ucap Pj Gani di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin (04/11/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas dasar itu, pihaknya berharap agar momentum pengiriman produk lokal ke Internasional bisa menjadi starting point bagi masyarakat untuk menggenjot produk-produk lokal bisa merambah pasar dunia.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada Disperindag dan juga instansi vertikal terkait yang telah mendukung dan mensupport keberhasilan produk lokal di Kota Bekasi,” paparnya.

Beberapa produk lokal yang diekspor di antaranya meliputi makanan, bahan pertanian maupun fashion model dan handicraft.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi Muhamad Solikhin menyatakan, pengiriman produk lokal ke Internasional merupakan kelanjutan dari MOU yang sudah dilakukan pihaknya bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

“Jadi dengan Kemenperin ini kita akan lakukan launching untuk 3 hal, Jadi satu Manajemen Logistik, satu Digital Marketing, ketiga Ekspor Impor,” jelasnya di lokasi.

“Adapun MOU sudah kita buat untuk meminta tanda tangan pak Pj antara Pemkot Bekasi dan Bea cukai ini menyangkut dalam proses administrasi mengenai dokumen-dokumen yang harus dipenuhi itu nanti difasilitasi dan dibantu sama Bea Cukai Kelas A Bekasi,” sambungnya.

Menurut Solikhin, kerjasama itu turut menyoal cost barang untuk ekspor ke luar negeri, ini menjadi hal penting dalam kolaborasi antar institusi dalam rangka industri kecil menengah di Kota Bekasi bisa Go Internasional.

“Belum pernah sebelumnya. Intinya dengan kolaborasi kita dengan institusi lain, kita harapkan ekspor perdana ini, jadi pemicu untuk ekspor kita selanjutnya melalui produk lokal yang ada di Kota Bekasi,” tutupnya.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung
Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya
Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga
Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF
Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:55 WIB

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Jumat, 24 April 2026 - 11:32 WIB

Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 11:04 WIB

Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Kamis, 23 April 2026 - 23:54 WIB

Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca