Harmoni di MTQ ke-27 Bekasi: Pawai Lintas Agama Curi Perhatian, Ribuan Warga Turun ke Jalan

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemeriahan pawai ta'aruf yang menampilkan kebersamaan para peserta dari berbagai latar belakang, Selasa (23/09/2025).

Kemeriahan pawai ta'aruf yang menampilkan kebersamaan para peserta dari berbagai latar belakang, Selasa (23/09/2025).

BEKASI – Suasana penuh semarak dan kebersamaan menyelimuti pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXVII tingkat Kota Bekasi, Selasa (23/09/2025). Berpusat di Yayasan Fisabilillah, Kecamatan Pondok Melati, acara ini tidak hanya menjadi panggung bagi para qori dan qoriah, tetapi juga etalase kerukunan umat beragama yang menginspirasi.

Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang didampingi oleh Wakil Wali Kota, Harris Bobihoe. Turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, serta ribuan warga yang antusias menyaksikan prosesi pembukaan.

Simbol Kerukunan yang Menggetarkan

Daya tarik utama dalam pembukaan MTQ kali ini adalah pawai ta’aruf yang diikuti lebih dari 2.000 peserta. Bukan sekadar iring-iringan kafilah dari berbagai kecamatan, pawai ini menjadi istimewa berkat partisipasi aktif dari para tokoh dan perwakilan umat Nasrani, Katolik, Hindu, dan Buddha.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Pondok Melati, Heryanto, mengungkapkan kebanggaannya atas pemandangan yang menunjukkan wajah asli Kota Bekasi sebagai kota toleran.

“Fakta ini membuktikan bahwa Pondok Melati adalah salah satu kawasan di Bekasi yang rukun dan harmonis dalam kehidupan beragama. Partisipasi aktif mereka bukan hanya sebagai simbol, tetapi bukti nyata kebersamaan,” ujar Heryanto kepada awak media.

Ia menambahkan, pemandangan ini menegaskan citra positif Pondok Melati yang kerukunannya pernah menjadi sorotan di tingkat nasional dan internasional.

MTQ: Ajang Cetak Generasi Qur’ani dan Perkokoh Persaudaraan

Dalam sambutannya, Wali Kota Tri Adhianto menekankan bahwa esensi MTQ jauh melampaui sebuah kompetisi. Menurutnya, ajang ini merupakan momentum strategis untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan memperkuat ikatan sosial.

“MTQ adalah ajang untuk melahirkan generasi Qur’ani yang cinta Al-Qur’an, sekaligus memperkokoh persaudaraan dan ukhuwah islamiyah di antara seluruh warga Kota Bekasi,” tegas Tri Adhianto.

Semangat ini diperkuat oleh dukungan lintas iman dalam pelaksanaannya. “Dengan gotong royong dan dukungan lintas umat beragama, kami yakin MTQ ke-27 ini sukses dan memberi manfaat besar,” tambah Camat Heryanto.

Kompetisi Profesional untuk Prestasi Jawa Barat

Dari sisi kompetisi, Ketua Panitia MTQ 2025, Haji Muhammad Idrus, memastikan seluruh rangkaian lomba berjalan profesional dan adil. Sebanyak kurang lebih 300 peserta akan unjuk kebolehan dalam berbagai cabang.

Cabang yang dilombakan meliputi:

  • Tilawah Al-Qur’an
  • Tafsir Al-Qur’an (Bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia)
  • Hafalan Hadits
  • Hifzhil Qur’an (hafalan Al-Qur’an)

“Prinsip kami adalah mengutamakan putra-putri daerah Bekasi agar bisa berprestasi di tingkat Jawa Barat. Proses verifikasi peserta dilakukan ketat dengan melibatkan dewan hakim profesional,” jelas Idrus.

Perlombaan akan berlangsung dari Selasa siang hingga Jumat, tersebar di enam arena utama dan sepuluh masjid di wilayah Jatimelati serta Jatimurni, sebelum ditutup dengan babak final dan upacara penyerahan hadiah.

Ikuti terus informasi terkini mengenai jadwal, hasil lomba, dan penutupan MTQ ke-27 Kota Bekasi hanya di rakyatbekasi.com.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nusantara Lestari Laporkan Dugaan Pencemaran Limbah PT Fajar Surya Wisesa Tbk ke KLHK
Perumda Tirta Bhagasasi Genjot Sosialisasi Transaksi Digital Tanpa Kertas di Wilayah Tambun
Antisipasi Aksi Penurunan Paksa Penumpang Trans Beken, Dishub Kota Bekasi Gandeng APH
Dishub Kota Bekasi Gelontorkan Rp9 Miliar untuk Subsidi Trans Patriot dan Trans Beken
Usai Ratusan Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani, Tarif Gratis Trans Beken Berakhir 1 Maret 2026
Tolak Operasional Bus Trans Beken, Ratusan Angkot Blokade Jalan Protokol Kota Bekasi
Disparbud Tutup Sementara Hutan Bambu Usai Longsor Akibat Luapan Kali Bekasi
Longsor Terjang Wisata Hutan Bambu Bekasi Timur, 4 Saung Hanyut

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:28 WIB

Nusantara Lestari Laporkan Dugaan Pencemaran Limbah PT Fajar Surya Wisesa Tbk ke KLHK

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:37 WIB

Perumda Tirta Bhagasasi Genjot Sosialisasi Transaksi Digital Tanpa Kertas di Wilayah Tambun

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:14 WIB

Antisipasi Aksi Penurunan Paksa Penumpang Trans Beken, Dishub Kota Bekasi Gandeng APH

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:34 WIB

Dishub Kota Bekasi Gelontorkan Rp9 Miliar untuk Subsidi Trans Patriot dan Trans Beken

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:18 WIB

Usai Ratusan Angkot Blokade Jalan Ahmad Yani, Tarif Gratis Trans Beken Berakhir 1 Maret 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca