Poin Utama:
- Total Volume: 210.214 kendaraan meninggalkan Jabodetabek pada H-1 Natal (24 Desember 2025).
- Persentase Kenaikan: Meningkat 11,55% dibandingkan lalu lintas normal (188.441 kendaraan).
- Titik Tertinggi: Lonjakan tajam terjadi di GT Ciawi 1 (arah Puncak) sebesar 21,61%.
- Sebaran: Peningkatan terjadi di arah Bandara Soekarno-Hatta, Merak, Tangerang, dan Puncak.
Jasa Marga Metropolitan Tollroad (JMT) melaporkan peningkatan volume lalu lintas yang signifikan di sejumlah gerbang tol utama wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada H-1 Libur Natal, Rabu (24/12/2025).
Tercatat sebanyak 210.214 kendaraan meninggalkan wilayah aglomerasi ini menuju berbagai destinasi wisata dan kampung halaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berapa Total Peningkatan Kendaraan pada Libur Natal 2025?
Lonjakan kendaraan terlihat jelas di beberapa ruas tol krusial yang menghubungkan Jabodetabek dengan wilayah sekitarnya. Peningkatan ini merupakan akumulasi dari pergerakan masyarakat yang memanfaatkan momen libur Natal dan Tahun Baru.
”Berdasarkan hasil monitoring volume lalu lintas pada Rabu, 24 Desember 2025, terpantau peningkatan volume lalu lintas di sejumlah gerbang tol utama wilayah Jabodetabek,” kata Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (25/12/2025).
Data JMT menunjukkan total kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek mencapai 210.214 unit. Angka ini naik sebesar 11,55 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas harian normal yang biasanya berada di angka 188.441 kendaraan.
Di Gerbang Tol Mana Saja Lonjakan Terjadi?
Distribusi lalu lintas didominasi oleh pergerakan ke arah Bandara Soekarno-Hatta, Merak, Tangerang, dan kawasan wisata Puncak.
Peningkatan ini dihitung secara kumulatif dari empat gerbang tol (GT) utama, yaitu GT Cengkareng, GT Benda Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi.
Berikut rincian volume lalu lintas berdasarkan data JMT:
- GT Cengkareng (Arah Bandara Soekarno-Hatta): 85.278 kendaraan (Naik 9,08% dari normal 78.181 kendaraan).
- GT Benda Utama (Arah Tangerang): 30.346 kendaraan (Naik 15,07% dari normal 26.372 kendaraan).
- GT Cikupa (Arah Merak): 52.308 kendaraan (Naik 6,49% dari normal).
- GT Ciawi 1 (Arah Puncak/Bogor): 42.282 kendaraan (Naik 21,61% dari normal 34.768 kendaraan).
Mengapa Arah Puncak Mengalami Kenaikan Tertinggi?
Kawasan Puncak, Bogor, masih menjadi destinasi favorit warga Jabodetabek, termasuk warga Kota Bekasi, untuk menghabiskan libur singkat Natal. Data menunjukkan GT Ciawi 1 mencatat persentase kenaikan tertinggi dibandingkan gerbang tol lainnya, yakni mencapai lebih dari 21 persen. Hal ini mengindikasikan tingginya minat masyarakat untuk berwisata di area pegunungan tersebut.
Jasa Marga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan, memastikan kondisi kendaraan prima, serta saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki gerbang tol untuk menghindari antrean.
Punya informasi pantauan lalu lintas atau kejadian di sekitar Anda? Laporkan segera kepada redaksi kami melalui layanan pengaduan publik RakyatBekasi.Com.
Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







































