SETU, KABUPATEN BEKASI — Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh putra-putri terbaik Kabupaten Bekasi. Dalam ajang bergengsi Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Diniyah Takmiliyah (PORSADIN) ke-8 Tingkat Kabupaten Bekasi yang dihelat pada Senin, 8 Desember 2025, Kecamatan Setu berhasil mencuri perhatian publik.
Ratu Hafiza Azka Nida, seorang siswi berbakat dari MIS Nurul Huda Setu (Kelas 4) yang juga santri aktif di MDTU Nurul Huda (Kelas 2), sukses menyabet gelar Juara 1 pada cabang lomba Catur Cepat Putri. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Yayasan Nurul Huda Setu, tetapi juga mengharumkan nama Kecamatan Setu di kancah kabupaten.
Dominasi Strategi dan Ketenangan Mental
Kemenangan Ratu dalam ajang PORSADIN Kabupaten Bekasi 2025 ini tidak diraih dengan mudah. Menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai madrasah diniyah se-Kabupaten Bekasi, putri dari pasangan Bapak Khafit Purnama dan Ibu Wida Septiana ini menunjukkan kualitas mental juara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam permainan catur cepat yang menuntut fokus tinggi dan pengambilan keputusan kilat, Ratu tampil dengan ketenangan yang luar biasa. Ketajaman strateginya dalam menggerakkan bidak catur mampu menekan pertahanan lawan hingga akhirnya memastikan dirinya berdiri di podium tertinggi.
”Saya senang sekali bisa juara. Terima kasih untuk orang tua, guru, dan teman-teman yang selalu mendukung. Semoga ke depan saya bisa terus berprestasi dan belajar lebih giat lagi,” ujar Ratu dengan wajah berbinar, polos namun menyiratkan semangat juang yang tinggi.
Komitmen Madrasah Menggali Potensi Non-Akademik
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan madrasah tidak hanya berfokus pada aspek religius semata, melainkan juga pengembangan bakat minat siswa di bidang olahraga dan seni.
Kepala MIS Nurul Huda Setu, Yayah Fauziah, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya saat anak didiknya dinobatkan sebagai juara.
”Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Ratu. Ini adalah hasil dari kerja keras, latihan yang konsisten, serta kolaborasi apik antara dukungan orang tua dan bimbingan guru,” ungkap Yayah.
Yayah menegaskan bahwa PORSADIN adalah wadah krusial untuk menanamkan karakter percaya diri, sportivitas, dan daya saing (kompetitif) pada generasi muda. MIS Nurul Huda berkomitmen untuk terus memfasilitasi potensi peserta didik secara menyeluruh (holistik).
PORSADIN: Mencetak Generasi Berkarakter dan Berprestasi
Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Diniyah Takmiliyah (PORSADIN) merupakan agenda rutin yang mempertemukan santri-santri terbaik untuk berkompetisi secara sehat. Ajang ini menjadi barometer pembinaan santri di luar ruang kelas.
Kemenangan Ratu Hafiza Azka Nida menjadi inspirasi bagi siswa madrasah lainnya di Bekasi untuk berani bermimpi. Bahwa dengan ketekunan dan doa, santri madrasah mampu bersaing dan unggul di berbagai bidang, termasuk olahraga asah otak seperti catur.
Masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya warga Setu, kini menaruh harapan besar agar prestasi Ratu dapat terus berlanjut ke tingkat provinsi maupun nasional, membawa nama baik daerah di masa mendatang.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





































