Kasus TBC di Kota Bekasi Tembus 3.721 Suspek, Dinkes Fokus Penanggulangan dan Langkah Pencegahan

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencatat sebanyak 3.721 kasus Tuberculosis (TBC) di wilayahnya hingga April 2025. Data ini diperoleh dari laporan Fasilitas Kesehatan (Faskes) milik Pemerintah Daerah, yang menunjukkan bahwa penyakit ini masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Vevie Herawati, mengatakan bahwa mayoritas penderita TBC berasal dari usia produktif, yakni usia 15 hingga 54 tahun.

“Adapun berdasarkan catatan, rata-rata pengidap gangguan pernapasan tersebut didominasi oleh rentang usia produktif,” ujar Vevie Herawati dalam keterangannya kepada rakyatbekasi.com, Selasa (20/05/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk diketahui, TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini dapat menyebar melalui droplet atau percikan cairan dari penderita saat batuk atau bersin. Jika tidak ditangani dengan baik, TBC dapat menyebabkan komplikasi serius dan bahkan kematian.

Menurut laporan terbaru, Kabupaten Bekasi menjadi salah satu daerah dengan kasus TBC tertinggi di Jawa Barat, dengan 13.961 kasus tercatat pada tahun 2023. Tren peningkatan kasus ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah.

Dinas Kesehatan Kota Bekasi telah mengambil berbagai langkah strategis untuk meminimalisir tingkat penularan TBC, di antaranya:

  • Edukasi etika batuk kepada pasien agar tidak menyebarkan droplet.
  • Investigasi kontak atau tracking kontak bagi anggota keluarga yang serumah dengan pasien TBC.
  • Pemberian Terapi Pencegahan TBC (TPT) bagi kontak serumah yang belum terinfeksi.
  • Skrining TBC kepada masyarakat untuk mendeteksi kasus lebih awal.
  • Pemeriksaan kontak erat pasien TBC guna mencegah penyebaran lebih luas.
  • Koordinasi dengan pemangku wilayah (Kecamatan, Kelurahan, RT/RW) untuk pemantauan pengobatan pasien.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan target eliminasi TBC pada tahun 2030, dengan strategi penemuan 90% kasus TBC di tahun 2025 dan inisiasi pengobatan sebesar 95%. Upaya ini mencakup pemeriksaan kesehatan gratis dan peningkatan akses pengobatan bagi penderita.

Dengan meningkatnya kasus TBC di Kota Bekasi, langkah-langkah pencegahan dan pengobatan menjadi semakin penting. Dinas Kesehatan Kota Bekasi terus berupaya untuk mengendalikan penyebaran penyakit ini melalui edukasi, skrining, dan pengobatan yang tepat.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seleksi Persipasi U-17: 220 Pemain Muda Berebut 25 Posisi Utama
Kejar Cashback 100% di Pakuwon Mall Bekasi, Begini Caranya!
Alfamidi Bagi 6 Ribu Telur Cegah Stunting Berlanjut di Kabupaten Bekasi
Peras Sopir Truk Jutaan Rupiah: 5 Oknum Petugas Dishub Kota Bekasi Resmi Dipecat!
Nakhodai Diskominfostandi, Eka Chorid Kebut Digitalisasi Kota Bekasi
Kasus Korupsi Perumda Tirta Bhagasasi Cacat Hukum? Ini Kata Direktur LBH Fraksi ’98
Dishub Kota Bekasi Bentuk Majelis Kode Etik, Lima Oknum Petugas Pelaku Pungli Jalani Pemeriksaan
Atensi Gubernur Jabar, Wali Kota Bekasi SatSet Nonaktifkan Oknum Dishub Pelaku Pungli
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:53 WIB

Seleksi Persipasi U-17: 220 Pemain Muda Berebut 25 Posisi Utama

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:11 WIB

Kejar Cashback 100% di Pakuwon Mall Bekasi, Begini Caranya!

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:52 WIB

Alfamidi Bagi 6 Ribu Telur Cegah Stunting Berlanjut di Kabupaten Bekasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:46 WIB

Peras Sopir Truk Jutaan Rupiah: 5 Oknum Petugas Dishub Kota Bekasi Resmi Dipecat!

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:11 WIB

Nakhodai Diskominfostandi, Eka Chorid Kebut Digitalisasi Kota Bekasi

Berita Terbaru

Suasana rapat audiensi antara Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, pihak Unity School, dan wali murid saat membedah kronologi dugaan kasus perundungan (bullying) di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Bekasi. (Foto: RakyatBekasi.com)

Parlementaria

DPRD Kota Bekasi Ancam Cabut Izin Unity School Imbas Kasus Bullying

Jumat, 31 Jul 2026 - 21:31 WIB

JEJAK DAKWAH ULAMA: Suasana lalu lintas dan aktivitas warga di sekitar ruas Jalan Alaydrus yang melintang dari kawasan Harmoni hingga Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, pada Jumat (31/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan secara khusus untuk menghormati marga ulama Ba'alawi keturunan Nabi Muhammad SAW asal Hadhramaut, Yaman, yang berperan penting menyebarkan ajaran Islam Nusantara dengan penuh kedamaian sejak era Batavia. (Foto: Ilustrasi/RakyatBekasi.com)

Ekstra

Sejarah Jalan Alaydrus: Jejak Keturunan Nabi di Jakarta

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:05 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x