“Mau tidak mau nanti ada tambahan debit air dari SPAM Jatiluhur mencapai 300 liter per detik dan pak Wali Kota akan menambah lagi sehingga pelayanan air bersih di Kota Bekasi bisa bertambah. Upaya pemindahan pipanisasi ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan air bersih bagi warga Kota Bekasi, mendekati target yang lebih memadai,” ucap Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Ir Diana Kusumastuti.Sementara itu dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan bahwa pembangunan ini dilakukan sebagai solusi permanen dalam pengendalian air baku akibat dampak dari Kali Bekasi yang tercemar limbah industri di hulu Kali Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.Menurut Mas Tri sapaan akrabnya, pihaknya yakni Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya melakukan pelayanan semaksimal mungkin dengan pencapaian target di 2024 yakni 50 persen masyarakat Kota Bekasi terlayani air bersih.
“Pembangunan pipanisasi milik Perumda Tirta Patriot ini demi meningkatkan kualitas air bersih bagi pelanggan di wilayah Kota Bekasi,” terang Mas Tri .Masih di tempat yang sama, Direktur Utama Perumda Tirta Patriot Ali Imam Faryadi menyebutkan bahwa pipanisasi sepanjang tiga kilometer ini terhubung dari Bendungan Nowo menuju pengolahan air Perumda Tirta Patriot.Eks Direktur Usaha yang juga Alumni GmnI ini juga mengungkapkan bahwa persoalan yang selalu dihadapi pihaknya terletak di Intake air baku Kali Bekasi yang terus menerus tercemar limbah industri sehingga mengganggu pasokan air bersih ke pelanggan di wilayahnya.“Kita memindahkan Intake air baku Kali Bekasi ke Kalimalang untuk mengendalikan air baku dari limbah industri, jadi ini menjadi solusi yang terbaik bagi pengolahan air bersih,” tutupnya. (mar)
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







































