Relokasi Intake ke Kalimalang, 42 Ribu Pelanggan Perumda Tirta Patriot Bakal Nikmati Air Lebih Bersih

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (tengah) diapit oleh Direktur Perum Jasa Tirta (PJT) 2 Anton Mardiyono dan Direktur Utama Perumda Tirta Patriot Ali Imam Faryadi usai melakukan peletakan batu pertama untuk Pembangunan Intake Siltrap Lama dari penggunaan Air Kali Bekasi ke Kalimalang, Rabu (28/05/2025).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (tengah) diapit oleh Direktur Perum Jasa Tirta (PJT) 2 Anton Mardiyono dan Direktur Utama Perumda Tirta Patriot Ali Imam Faryadi usai melakukan peletakan batu pertama untuk Pembangunan Intake Siltrap Lama dari penggunaan Air Kali Bekasi ke Kalimalang, Rabu (28/05/2025).

Pemerintah Kota Bekasi melalui Perumda Tirta Patriot resmi memulai Pembangunan Intake Siltrap Lama, yang bertujuan untuk mengalihkan sumber air baku dari Kali Bekasi ke Kalimalang. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat.

Proyek ini telah direncanakan sejak 2023, namun baru bisa direalisasikan pada 2025. Pemanfaatan Air Kalimalang diharapkan mampu menyerap 650 kubik air per detik, yang akan meningkatkan cakupan layanan air bersih bagi sekitar 42 ribu pelanggan di Bekasi Utara, Medan Satria, dan Bekasi Barat.

Pembangunan intake dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, 400 kubik air per detik akan dialirkan, sementara 250 kubik air per detik sisanya masih dalam tahap koordinasi dengan Kementerian Sumber Daya Air (SDA).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, mengatakan bahwa proyek ini merupakan refleksi dari rencana yang telah disusun sejak 18 September 2023.

“Program relokasi intake ini bertujuan untuk mengalihkan SPAM Teluk Buyung ke Kalimalang atau Tarum Barat, dengan dukungan dari PJT 2 yang telah memberikan izin pemanfaatan 400 kubik per detik,” ujar Ali Imam Faryadi.

Relokasi intake ini menjadi solusi atas dampak cuaca ekstrem El Niño yang menyebabkan kekeringan parah di Kali Bekasi pada 2023. Selain itu, Kali Bekasi juga mengalami pencemaran limbah yang mengganggu kualitas air baku.

“Kali Bekasi yang menjadi sumber air baku mengalami pencemaran limbah yang pekat, sehingga mengganggu pelayanan kepada pelanggan,” jelasnya.

Pembangunan intake ini mendapat dukungan dari Perum Jasa Tirta (PJT) II, yang telah merekayasa saluran irigasi agar terkoneksi dengan Tarum Barat.

“Kami telah beberapa kali merekayasa saluran agar terkoneksi dengan Tarum Barat, sehingga arah aliran air bisa dioptimalkan,” tutur Direktur PJT II, Anton Mardiyono.

Pembangunan Intake Siltrap Lama menjadi langkah strategis dalam meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kota Bekasi. Dengan dukungan dari berbagai pihak, proyek ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap krisis air baku yang selama ini terjadi.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!
400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?
Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta
Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung
Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya
Gali Potensi PAD, Bapenda Kota Bekasi Bidik Pajak Hiburan Arena Olahraga
Trauma Tragedi Cimuning: Warga Desak Wali Kota Bekasi Audit SPBE Mustikasari yang Diduga Tanpa SLF
Amankan 371 Ha Aset TKD, Pemkot Bekasi Tunggu Tanda Tangan KDM

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:55 WIB

Sok Jago Bekingi Distributor Obat Keras Tipe G di Jatisampurna, Oknum Wartawan Dilibas!

Jumat, 24 April 2026 - 13:04 WIB

400 Bank Sampah Bekasi Mati Suri, Dana Rp 100 Juta per RW Sia-Sia?

Jumat, 24 April 2026 - 11:32 WIB

Rp 100 Juta Kurang? Pemkot Bekasi Kaji Kenaikan Dana Hibah per RW Jadi Rp 150 Juta

Jumat, 24 April 2026 - 11:04 WIB

Wali Kota Bekasi Jamin Dana Hibah Rp100 Juta per RW Tetap Cair Meski Audit BPK Belum Rampung

Kamis, 23 April 2026 - 23:54 WIB

Layanan Jemput Bola 24 Jam! Gebrakan Pelayanan Publik Prima Camat Mustikajaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca