Muak dengan Netanyahu, Warga Israel Minta Perang Dihentikan!

- Jurnalis

Senin, 4 Desember 2023 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Unjuk rada pembebasan sandera yang diculik di kota Tel Aviv, Israel. (REUTERS/Athit Perawongmetha)

Foto: Unjuk rada pembebasan sandera yang diculik di kota Tel Aviv, Israel. (REUTERS/Athit Perawongmetha)

Sejumlah warga Israel menggelar aksi protes pada Sabtu (02/12/2023) malam di luar markas militer di Tel Aviv.Mereka memprotes pengeboman baru di Gaza yang mereka salahkan atas terhentinya pembebasan sekitar 130 sandera yang masih ditahan oleh Hamas.Kelompok ini berkumpul setelah rapat umum mingguan yang menuntut pembebasan semua sandera yang ditahan oleh Hamas.Mereka berbaris di sekitar pangkalan militer Kirya milik Pasukan Pertahanan Israel dan menuntut pertemuan mendesak dengan kabinet perang negara tersebut untuk gencatan senjata.Noam Shuster-Eliassi, seorang komedian yang ikut serta, mempertanyakan keputusan untuk melanjutkan perang, yang dimulai kembali pada hari Jumat lalu.Menurutnya, ini menimbulkan kesengsaraan bagi keluarga para sandera yang masih ditawan Hamas.
“Banyak dari mereka yang berpartisipasi (dalam aksi ini) adalah aktivis anti-perang, yang berusaha melakukan segala yang kami bisa untuk menghentikan pemerintahan kriminal ini,” paparnya dikutip The Guardian, Senin (04/12/2023).
Ini adalah pertama kalinya keluarga dari beberapa korban penculikan berkumpul dengan aktivis lainnya.Mereka yang berbicara termasuk Yael Adar, yang putranya yang berusia 38 tahun, Tamir, masih ditahan oleh Hamas, meskipun ibu mertuanya yang berusia 85 tahun, Yaffa, dibebaskan lebih dari seminggu yang lalu.Menurut Shuster-Eliassi, hanya upaya politik dan perjanjian diplomatik yang dapat membuat masyarakat tetap hidup.Ia mengacu pada perjanjian gencatan senjata pekan lalu yang berhasil membawa pulang puluhan orang sandera.
“Satu-satunya alasan mengapa beberapa orang di sini memiliki oksigen dan energi dalam tubuh kami adalah karena gencatan senjata beberapa hari di mana kami melihat keluarga-keluarga bersatu kembali dan kami tahu bahwa orang-orang di Gaza tidak dibombardir.”
Sementara itu, protes anti-pemerintah lainnya terjadi di Kaisarea, tempat perkebunan milik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berada.Eran Litman, ayah Oriya, yang dibunuh di festival musik Nova, termasuk di antara mereka yang menyerukan pengunduran dirinya.Litman menyalahkan Netanyahu atas kegagalan yang menyebabkan serangan tak terduga Hamas pada tanggal 7 Oktober yang menyebabkan kematian 1.200 orang di Israel.
“Tangan pemerintah Israel, dan pemimpinnya, berlumuran darah,” katanya, menurut Haaretz.
Demonstrasi anti-pemerintah mencerminkan suasana hati yang lebih suram di kalangan keluarga sandera.Dimulainya kembali permusuhan pada Jumat pagi tiba-tiba memotong prospek pembebasan lebih lanjut.Sebelumnya, acara utama Sabtu malam, yang dihadiri oleh ribuan orang di luar Museum Seni Tel Aviv, mencerminkan beberapa perubahan suasana hati.Hadas Calderon, yang anak-anaknya Sahar, 16, dan Erez, 12, baru-baru ini dibebaskan sementara ayah mereka, Ofer, masih ditahan, mengatakan emosinya campur aduk saat berbicara di rapat umum tersebut.“Bagi saya keajaiban telah terjadi dan kami berharap keajaiban terjadi pada semua orang. Penyanderaan adalah permainan Fortnite yang menjadi kenyataan,” pungkasnya.

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukti Nyata Inklusivitas, Alfamidi Bekasi Santuni Siswa SLB
Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri, MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang
Gila! Sindikat Scamming Rampok Uang Warga Republik Indonesia Rp9,1 Triliun Tiap Hari
Kulineran Bikin Kantong Jebol? Pakuwon Mall Bekasi Hadirkan Dining Cashback Hingga 50 Persen
Gemerlap Panggung Buntung! Promotor NPF Digugat PKPU Rp3,5 Miliar
Jalan ‘Aspal’ Berbahan Baku Ban Bekas: Inovasi Infrastruktur Masa Depan
Awas Karyawan Minimarket Bisa Punah! Robot Canggih Asal China Ini Siap Gantikan Tugas Kasir Sepenuhnya
PLN Cetak Rekor: Proyek Elektrifikasi ECRL Malaysia Rampung Lebih Awal dari Target!

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:56 WIB

Bukti Nyata Inklusivitas, Alfamidi Bekasi Santuni Siswa SLB

Kamis, 16 April 2026 - 09:44 WIB

Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri, MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang

Kamis, 16 April 2026 - 04:36 WIB

Gila! Sindikat Scamming Rampok Uang Warga Republik Indonesia Rp9,1 Triliun Tiap Hari

Senin, 13 April 2026 - 18:34 WIB

Kulineran Bikin Kantong Jebol? Pakuwon Mall Bekasi Hadirkan Dining Cashback Hingga 50 Persen

Kamis, 2 April 2026 - 20:14 WIB

Gemerlap Panggung Buntung! Promotor NPF Digugat PKPU Rp3,5 Miliar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca