Operasi Pasar Murah di Bekasi Barat Warga Membludak, Ini Kata Disperindag

- Jurnalis

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasie Perdagangan Disperindag Kota Bekasi Eko Wijatmiko.

Kasie Perdagangan Disperindag Kota Bekasi Eko Wijatmiko.

KOTA BEKASI – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi mengungkapkan alasan dibalik terjadinya pembludakan warga pada saat terlaksananya giat Operasi Pasar Murah di Kecamatan Bekasi Barat, dikala mereka hendak membeli beras murah.

[irp posts=”9020″ ]

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Seksi Perdagangan Disperindag Kota Bekasi Eko Wijatmiko mengatakan bahwa hal tersebut terjadi karena truk pengangkut beras mengalami kendala teknis saat menuju ke lokasi.

“Truk pengangkut beras mengalami kendala teknis di lapangan sehingga mengalami keterlambatan dalam pengiriman. Sehingga keterlambatan tersebut menyebabkan terjadinya pembludakan di lokasi pada saat acara berlangsung,” ucap Kasie Perdagangan Disperindag Kota Bekasi Eko Wijatmiko kepada rakyatbekasi.com saat ditemui di lokasi, Rabu (21/02/2024).

[irp posts=”9020″ ]

Atas keterlambatan tersebut, kata dia, menyebabkan penumpukan antrean warga di lokasi sehingga membludak. Terlebih, cukup banyak warga yang sejak pagi hari sudah tiba di Kecamatan Bekasi Barat sebelum jadwal pelaksanaan Operasi Pasar Murah yang dimulai pukul 08.00 WIB Pagi.

“Ya karena keterlambatan Bulog membawa beras hingga warga antre, tapi sudah terurai. Biasa warga semua pada mau buru-buru, apalagi bagi warga yang sejak jam 7 pagi sudah antre,” katanya.

Sementara itu terpisah, Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad mengaku pihaknya bakal mengevaluasi pembludakan warga yang terjadi dalam giat Operasi Pasar Murah.

[irp posts=”8625″ ]

“Terimakasih, saya sudah tugaskan untuk penebalan pengamanan,” tutur Gani singkat saat dikonfirmasi. (DAP)


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026
Dua Pekan Lagi, Perlintasan Sebidang Bulak Kapal Bekasi Bakal Dipasang Palang Pintu Otomatis
Soal Efisiensi Belanja Pegawai, Wali Kota Bekasi Pastikan 3.442 PPPK Paruh Waktu Tetap Aman
Wali Kota Bekasi Canangkan Pendidikan Antikorupsi Bagi Siswa SD-SMP Mulai Tahun Ajaran Baru
​Eks Pejabat Pimpin BAZNAS Kota Bekasi, Transparansi Dana Umat Disorot
Wali Kota Bekasi Pastikan Biaya Pendidikan Anak Korban Ditanggung
Dishub Kaji Titik CFD Baru di Alun-Alun M Hasibuan
Sopir MBG Belum Jadi Tersangka, Polisi Masih Dalami Kasus Tabrakan Maut di Bekasi Timur
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:08 WIB

65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:56 WIB

Dua Pekan Lagi, Perlintasan Sebidang Bulak Kapal Bekasi Bakal Dipasang Palang Pintu Otomatis

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:28 WIB

Soal Efisiensi Belanja Pegawai, Wali Kota Bekasi Pastikan 3.442 PPPK Paruh Waktu Tetap Aman

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:38 WIB

Wali Kota Bekasi Canangkan Pendidikan Antikorupsi Bagi Siswa SD-SMP Mulai Tahun Ajaran Baru

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:43 WIB

Wali Kota Bekasi Pastikan Biaya Pendidikan Anak Korban Ditanggung

Berita Terbaru

Ilustrasi antrean warga sedang menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan pembagian masker oleh petugas medis di salah satu fasilitas kesehatan di Kota Bekasi.

Bekasi

65 Ribu Warga Kota Bekasi Terserang ISPA Awal 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:08 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x