Poin Utama:
- Waktu Pelaksanaan: Tender pekerjaan fisik dimulai Januari 2026, lebih cepat dari tahun sebelumnya (Juli).
- Fokus Dinas: Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) serta Disperkimtan menjadi sorotan utama percepatan.
- Mekanisme: Percepatan penetapan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) agar kontrak kerja bisa ditandatangani awal tahun.
- Evaluasi 2025: Serapan fisik tahun lalu tercatat 77,54% menjelang akhir tahun, dengan target 82%.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi resmi memulai proses lelang tender pekerjaan fisik pada Januari 2026.
Langkah strategis ini diambil untuk mengoptimalkan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni Tahun 2026 serta menghindari penumpukan pekerjaan konstruksi di akhir tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Pemkot Bekasi Mempercepat Tender Fisik Tahun Ini?
Percepatan ini merupakan respon langsung terhadap evaluasi kinerja tahun sebelumnya, di mana pelaksanaan proyek fisik seringkali baru dimulai pada triwulan ketiga atau bulan Juli. Keterlambatan tersebut dinilai menghambat optimalisasi pembangunan infrastruktur bagi warga Kota Bekasi.
”Jadi ada upaya-upaya memang percepatan. Salah satunya adalah bagaimana kita melakukan lelang awal,” tegas Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com melalui keterangan tertulisnya di Kota Bekasi, Minggu (04/01/2026).
Menurut Tri, kendala teknis di lapangan pada tahun lalu turut dipengaruhi oleh penyesuaian anggaran dan instruksi efisiensi dari Pemerintah Pusat. Ia berharap dengan memulai start lebih awal, kualitas dan daya serap anggaran akan jauh lebih baik.
”Ya karena memang kemarin kan ada proses lelang yang cukup panjang dan lain sebagainya. Tapi saya berharap tahun depan (Tahun ini), mestinya perbaikan dan daya serapnya juga lebih optimal,” imbuhnya.
Dinas Mana Saja yang Menjadi Prioritas Percepatan?
Dalam instruksinya, Wali Kota Bekasi secara spesifik menyoroti dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki anggaran fisik besar namun serapannya dinilai lambat pada tahun sebelumnya.
Kedua dinas tersebut adalah:
- Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA)
- Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan)
Tri Adhianto menekankan agar kedua dinas ini memperbaiki perencanaan agar penyerapan fisik berjalan lebih optimal dibandingkan tahun lalu.
Bagaimana Strategi BPKAD Mendukung Percepatan Ini?
Badan Pengelolaan Keuangan Anggaran dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi telah menyiapkan langkah stimulan untuk memuluskan instruksi Wali Kota. Salah satu kuncinya adalah percepatan administrasi dokumen anggaran.
”Langkah percepatan yang pertama adalah penetapan tanggal DPA (dokumen pelaksanaan anggaran) yang biasa itu berjalan di Januari pertengahan ataupun di akhir, ini kita push lagi dan dorong, agar dimajukan lagi waktunya,” jelas Kepala BPKAD Kota Bekasi, Yudianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com saat dikonfirmasi terpisah, Minggu (04/01/2026).
Yudianto menambahkan bahwa Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Wali Kota (Perwal) penjabaran APBD 2026 telah turun pasca evaluasi Gubernur Jawa Barat. Hal ini memungkinkan proses pengadaan barang dan jasa dilakukan segera.
”Kemudian, ketika DPA sudah tertanda tangani dan sudah tertanggal, proses pengadaan barang jasa itu bisa dilaksanakan, dan bahkan berkontrak di tanggal sekarang pun bisa,” tambahnya.
Berapa Target dan Realisasi Serapan Anggaran Sebelumnya?
Berdasarkan data BPKAD, percepatan ini krusial mengingat catatan serapan anggaran tahun 2025 yang belum mencapai target maksimal hingga penghujung tahun.
Statistik serapan anggaran fisik jelang akhir 2025:
- Realisasi: 77,54 persen.
- Target: 82 persen.
Dengan dimulainya tender pada Januari, OPD diharapkan sudah bisa berkontrak di pertengahan atau akhir bulan ini.
”Sehingga pelaksanaan pekerjaan fisik sudah bisa berjalan lebih cepat, dan kita bisa melakukan tahapan sesuai dengan tahapan evaluasi, monitoring, dan controlling ke depan,” pungkas Yudianto.
Dengan skema percepatan tender sejak awal tahun, Pemkot Bekasi optimis pembangunan infrastruktur dapat dinikmati masyarakat lebih cepat tanpa menunggu akhir tahun.
Warga Kota Bekasi diharapkan turut mengawasi jalannya pembangunan di wilayah masing-masing agar kualitas pekerjaan tetap terjaga.
Punya keluhan soal infrastruktur jalan atau drainase di lingkungan Anda? Laporkan segera melalui layanan pengaduan Pemkot Bekasi atau hubungi redaksi kami.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









































