Pengadaan Mobil Listrik Pemkot Bekasi Masuk Tahap Harmonisasi, Gandeng Pihak Ketiga untuk SPKLU

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil dinas di lingkup Pemerintah Kota Bekasi. (IST)

Mobil dinas di lingkup Pemerintah Kota Bekasi. (IST)

KOTA BEKASI – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan semakin dimatangkan. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi melaporkan bahwa proses pengadaan mobil listrik Pemkot Bekasi kini tengah memasuki tahap harmonisasi payung hukum dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

​Langkah strategis ini diproyeksikan terealisasi pada tahun depan dengan skema sewa, bukan pembelian aset, guna menunjang operasional 23 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pemerintah daerah telah mengusulkan alokasi anggaran sebesar Rp 12,9 miliar yang bersumber dari APBD Murni Tahun 2026 untuk penyediaan 72 unit mobil listrik tersebut.

​Harmonisasi Regulasi dan Peremajaan Aset

​Kepala BPKAD Kota Bekasi, Yudianto, menjelaskan bahwa payung hukum sangat krusial agar proses pengadaan berjalan sesuai aturan. Saat ini, regulasi berupa Peraturan Wali Kota (Perwal) sedang dalam proses finalisasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Karena memang dibutuhkan Peraturan Wali Kota (Perwal) dan regulasi turunan lainnya. Saat ini, peraturan tersebut sedang dalam proses harmonisasi dengan Kementerian Hukum dan HAM agar memiliki landasan hukum yang kuat,” ujar Yudianto dalam keterangannya, Rabu (26/11/2025).

​Selain fokus pada pengadaan unit baru, Pemkot Bekasi juga melakukan penataan aset lama. Yudianto mengungkapkan rencana penghapusan 72 unit kendaraan dinas konvensional (BBM) yang telah berusia lebih dari tujuh tahun.

​”Langkah ini menjadi wujud komitmen Pemkot Bekasi dalam mendukung transisi energi bersih serta efisiensi penggunaan kendaraan operasional di lingkup pemerintahan. Mobil yang sudah tidak ekonomis akan diganti dengan unit listrik,” tambahnya.

​Efisiensi Anggaran: Hemat Biaya BBM dan Perawatan

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa kebijakan pengadaan mobil listrik Pemkot Bekasi dengan sistem sewa ini didasari oleh semangat efisiensi anggaran.

Menurutnya, beban operasional kendaraan dinas konvensional seringkali membebani APBD, terutama pada pos bahan bakar dan pemeliharaan.

​”Kita sudah menghitung adanya satu spirit efisiensi kalau kita menggunakan sistem sewa dibandingkan membeli. Dengan sewa mobil listrik, kita tidak lagi mengeluarkan biaya untuk BBM dan tidak ada lagi uang untuk pemeliharaan rutin. Anggaran itulah yang kemudian kita hemat dan alihkan untuk kebutuhan lain,” jelas Tri Adhianto saat ditemui di kawasan Universitas Islam 45 Bekasi, Selasa (25/11/2025).

​Tri menambahkan, kebijakan ini juga berlaku bagi kendaraan pimpinan daerah.

​”Termasuk kendaraan dinas bagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kita gunakan yang ada. Bagi kendaraan yang sudah melewati masa ekonomisnya, akan kita jual (lelang) agar nilai asetnya tidak hilang begitu saja, setelah itu baru kita ganti dengan sistem sewa,” imbuhnya.

​Strategi Infrastruktur: Tidak Bangun SPKLU Sendiri

​Salah satu poin menarik dalam rencana ini adalah strategi penyediaan infrastruktur pengisian daya. Tri Adhianto memastikan bahwa Pemkot Bekasi tidak akan menganggarkan dana untuk pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

​Pemerintah daerah memilih untuk berkolaborasi dengan pihak ketiga melalui skema kerja sama yang saling menguntungkan (profit sharing).

​”Untuk pengisian listriknya, kita bekerjasama dengan pihak ketiga, jadi tidak perlu kita beli atau bangun sendiri. Kita tidak usah bayar, justru nanti kita akan mendapatkan bagi hasil dari pihak ketiga tersebut,” terang Tri.

​Dalam skema ini, pihak ketiga akan menyewa lahan milik pemerintah untuk menempatkan unit SPKLU.

​”Nanti pihak ketiga akan menempatkan fasilitas pengisian listriknya di area kantor Pemda, di GOR, atau lokasi strategis lainnya. Mereka menyewa lahan ke kita, dan dari hasil usahanya ada sistem bagi hasil. Jadi ini murni efisiensi dan optimalisasi aset,” pungkasnya.

Bagaimana pendapat Anda tentang langkah Pemkot Bekasi beralih ke mobil listrik dengan sistem sewa ini? Apakah menurut Anda langkah ini efektif menghemat anggaran? Tuliskan komentar Anda di bawah ini!

Visited 121 times, 1 visit(s) today


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target
Peluang Emas! PBPI Kota Bekasi Buka Sertifikasi Wasit Padel
Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar
Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!
Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7
Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!
Praktik Suap Pendidikan Bekasi Dikuliti Habis Majelis SEPAGETI
Proyek Pirolisis Bantargebang, Gunungan Sampah Bakal Disulap Jadi BBM
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:11 WIB

Semester I Belum Usai, Realisasi PAD Kota Bekasi Hampir Tembus 40 Persen dari Target

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:38 WIB

Akses PSEL Bantargebang Dikebut, Pemkot Bekasi Siapkan Rp24 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:02 WIB

Bansos Tunai Rp5,4 Juta: Pemkot Bekasi Siap, Tunggu Aturan!

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:35 WIB

Piala Dunia 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Jagokan Portugal demi CR7

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:36 WIB

Kontrak BOT Betos Habis: Pemkot Bekasi Didesak Ambil Alih Aset!

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi jajaran GoTo di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (12/06/2026). (Dok. Kemensos)

Nasional

Cegah Bansos Salah Sasaran, Kemensos Gunakan Teknologi GoTo

Sabtu, 13 Jun 2026 - 13:50 WIB

Truk tangki distribusi BBM milik Pertamina (PT Trans Migasindo) bersiap melakukan bongkar muat pasokan bahan bakar di salah satu area SPBU pada malam hari, guna memastikan ketersediaan stok Pertalite tetap aman dan terdistribusi maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.

Nasional

Stok Pertalite Pertamina Aman, Warga Bekasi Jangan Panik!

Sabtu, 13 Jun 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya (tengah), saat memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, belum lama ini. Sony kini resmi mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dan berani mengungkap 26 nama elite politik yang diduga terlibat.

Nasional

Siapa Berani Bantah “Nyanyian MBG” Sony Sanjaya?

Jumat, 12 Jun 2026 - 20:25 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x