Perebutan 6 Kursi Kepala Dinas di Bekasi: 29 Nama Maju ke Tahap Assessment

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahapan assessment atau uji kompetensi sedang diselenggarakan di Gedung Assessment Center TNCC Mabes Polri, Rabu (15/10/2025).

Tahapan assessment atau uji kompetensi sedang diselenggarakan di Gedung Assessment Center TNCC Mabes Polri, Rabu (15/10/2025).

BEKASI – Persaingan untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memasuki babak baru. Sebanyak 29 pejabat eselon III dinyatakan lolos tahap verifikasi administrasi dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau eselon II.

​Para kandidat ini berhasil menyisihkan 13 peserta lainnya dari total 42 pendaftar awal. Selanjutnya, mereka akan menghadapi serangkaian uji kompetensi yang ketat untuk membuktikan kelayakannya memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Rincian 6 Posisi Strategis yang Diperebutkan

​Seleksi terbuka kali ini bertujuan untuk mengisi kekosongan di enam posisi kepala dinas dan direktur RSUD yang memiliki peran vital dalam pelayanan publik. Keenam jabatan tersebut adalah:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • ​Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA)
  • ​Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora)
  • ​Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
  • ​Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A)
  • ​Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
  • ​Direktur RSUD Dr. Chasbullah Abdulmajid

Proses Seleksi Ketat untuk Menjaring Profesional

​Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan bahwa proses seleksi ini dirancang untuk menemukan pejabat yang benar-benar profesional dan kompeten di bidangnya. Menurutnya, penempatan sumber daya manusia yang tepat adalah kunci untuk mendukung visi dan misi pimpinan daerah.

​”Kami menginginkan orang-orang profesional di bidangnya. Prinsipnya, the right man in the right place. Dan, kami bekerja sama dengan Mabes Polri untuk menjaga profesionalitas proses seleksi,” ucapnya kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).

​Keterlibatan pihak eksternal seperti Mabes Polri diharapkan dapat menjamin objektivitas dan kualitas hasil seleksi.

Jaminan Transparansi dari BKPSDM

​Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi berkomitmen untuk menjalankan seluruh tahapan seleksi secara transparan dan akuntabel.

​Sekretaris BKPSDM Kota Bekasi, Henry Mayors, menjelaskan bahwa proses pendaftaran telah ditutup pada 8 Oktober 2025 lalu. Ia juga memastikan bahwa masyarakat dapat memantau langsung proses ini.

​”Hasil verifikasi administrasi dapat diakses secara publik melalui laman resmi kami, sebagai wujud transparansi,” jelas Henry.

Tahapan Selanjutnya: Uji Kompetensi di Mabes Polri

Ke-29 peserta yang lolos kini harus mempersiapkan diri untuk tahapan berikutnya, yaitu assessment atau uji kompetensi. Tahapan krusial ini akan diselenggarakan di Gedung Assessment Center TNCC Mabes Polri.

Pada tahap ini, para kandidat akan diuji kemampuannya dalam berbagai aspek, mulai dari manajerial, kepemimpinan, hingga kompetensi teknis sesuai dengan jabatan yang dilamar.

Hasil dari assessment ini akan menjadi dasar utama bagi panitia seleksi untuk merekomendasikan tiga nama terbaik untuk setiap posisi kepada Wali Kota.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen
Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi
Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD
Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon
Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak
Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah
Bapenda Siapkan 20 Jurusita untuk Blokir Rekening Pengusaha Penunggak Pajak di Kota Bekasi
Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:55 WIB

Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:21 WIB

Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:51 WIB

Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:25 WIB

Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah

Berita Terbaru

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim.

Parlementaria

Tata Kelola Awut-awutan, DPRD Desak Pemkot Bekasi Bangun Pasar Mandiri

Minggu, 26 Jul 2026 - 15:10 WIB

Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Bekasi, Samuel Sitompul, saat memberikan laporan di Gedung DPRD Kota Bekasi. Bapemperda menargetkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Penyimpangan Seksual dapat disahkan dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan. (Foto: Dok. RakyatBekasi.com)

Parlementaria

Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual Masuk Babak Penentuan

Minggu, 26 Jul 2026 - 14:40 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x