Poin Utama:
- Tujuan: Percepatan transformasi digital dan pengurangan penggunaan kertas (paperless) dalam transaksi pembayaran air.
- Wilayah Sasaran: Wilayah layanan Tambun (mencakup Tambun Selatan, Tambun Utara, dan Tambelang).
- Manfaat: Efisiensi operasional, transparansi data, dan meminimalisir risiko kesalahan administrasi.
- Pelaksana: Bagian Teknologi Informasi (IT) Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi.
TAMBUN – Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi terus mematangkan transformasi pelayanan publik dengan mensosialisasikan sistem pembayaran digital di wilayah layanan Tambun, Kamis (12/02/2026).
Langkah strategis yang dimotori oleh Bagian Informasi Teknologi (IT) ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus menghapus ketergantungan pada bukti pembayaran fisik atau kertas (paper line payment).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mengapa Perumda Tirta Bhagasasi Beralih ke Pembayaran Digital?
Digitalisasi pembayaran merupakan respons perusahaan terhadap kebutuhan pelanggan akan pelayanan yang cepat, transparan, dan ramah lingkungan.
Kasubag IT Perumda Tirta Bhagasasi, Kholis, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan bukti transaksi secara elektronik guna menekan risiko administrasi manual.
”Sistem pembayaran digital ini kami terapkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap paper line payment. Dengan sistem yang terintegrasi, bukti transaksi dan pencatatan dilakukan secara elektronik, sehingga lebih efisien, ramah lingkungan, dan meminimalisir risiko kehilangan atau kesalahan administrasi,” kata Kholis kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai sosialisasi di Kantor Cabang Tambun, Kamis (12/02/2026).
Kholis menambahkan bahwa selain aspek efisiensi, langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata BUMD milik Pemkab Bekasi tersebut terhadap pelestarian lingkungan melalui pengurangan limbah kertas operasional.
Siapa Saja yang Terlibat dalam Sosialisasi Ini?
Kegiatan ini difokuskan pada pemangku kebijakan di tingkat wilayah layanan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) sebelum diterapkan secara massal. Hadir dalam agenda tersebut sejumlah pimpinan cabang, antara lain:
- Slamet Sukaryadi (Pjs Kepala Cabang Tambun Selatan)
- Suryamsyah (Kepala Cabang Pembantu/KCP Tambelang)
- Nailul Author (Kepala Cabang Pembantu/KCP Tambun Utara)
Bagaimana Kesiapan Kantor Cabang di Wilayah Tambun?
Penerapan sistem baru ini mendapat sambutan positif dari jajaran pimpinan cabang yang menjadi ujung tombak pelayanan.
Pjs Kepala Cabang Tambun Selatan, Slamet Sukaryadi, menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal transisi dari sistem konvensional ke digital di wilayah kerjanya.
”Kami di Cabang Tambun Selatan siap mengawal penerapan sistem ini agar berjalan optimal. Selain meningkatkan kecepatan pelayanan, pengurangan penggunaan kertas juga menjadi bagian dari efisiensi operasional dan tata kelola yang lebih modern,” ungkap Slamet.
Senada dengan Slamet, KCP Tambun Utara, Nailul Author atau yang akrab disapa Ilul, menilai inovasi ini akan berdampak langsung pada kepuasan pelanggan. Menurutnya, akurasi data menjadi kunci utama dalam pelayanan air bersih.
”Dengan sistem digital, proses administrasi menjadi lebih ringkas dan praktis. Kami optimistis langkah ini tidak hanya menghemat penggunaan kertas, tetapi juga meningkatkan akurasi data dan kenyamanan pelanggan,” jelas Ilul.
Sosialisasi ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif untuk memetakan kendala teknis yang mungkin terjadi di lapangan.
Perumda Tirta Bhagasasi berharap, dengan modernisasi sistem pembayaran ini, layanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Bekasi dapat semakin profesional dan mudah diakses.
Punya keluhan terkait layanan air bersih di Tambun? Segera hubungi Call Center Perumda Tirta Bhagasasi atau manfaatkan layanan pengaduan digital yang tersedia.
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




















