Perumda Tirta Bhagasasi Sikat Sambungan Air Ilegal di Cibarusah

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Penertiban Sambungan Ilegal Perumda Tirta Bhagasasi.

Tim Penertiban Sambungan Ilegal Perumda Tirta Bhagasasi.

Poin Utama:

  • Lokasi Prioritas: Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, dipilih karena tingginya tingkat non-revenue water (kehilangan air).
  • Dasar Hukum: Operasi ini merujuk pada Surat Tugas Nomor 09 tentang Penertiban Sambungan Ilegal Wilayah Cibarusah.
  • Dampak Kerugian: Praktik pencurian air menyebabkan penurunan tekanan, kebocoran jaringan, dan kerugian bagi pelanggan resmi.
  • Mekanisme Terpadu: Tim mengedepankan pendataan, verifikasi teknis, edukasi warga, hingga penindakan tegas bagi pelanggar.

​Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi resmi menerjunkan Tim Penertiban Sambungan Ilegal guna mengatasi tingginya tingkat kehilangan air di wilayah Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

Langkah tegas ini diambil untuk melindungi hak pelanggan resmi dan memastikan distribusi air bersih berjalan adil, merata, serta terhindar dari kebocoran jaringan yang disengaja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Mengapa Cibarusah Menjadi Target Penertiban Air Ilegal?

​Wilayah Cibarusah dipilih sebagai sasaran utama operasi karena tingginya angka kehilangan air tanpa rekening (non-revenue water) di kawasan tersebut.

Kondisi ini sebagian besar dipicu oleh maraknya penyambungan pipa air yang tidak berizin.

​”Karena menurut kami, praktik sambungan ilegal ini sangat merugikan, bukan cuman dari aspek finansial, tapi juga mengganggu keseimbangan sistem distribusi. Sambungan gak resmi ini bisa buat penurunan tekanan air, kebocoran jaringan sampai menurunnya kualitas pelayanan bagi pelanggan sah,” kata Reza Lutfi Hasan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (23/02/2026).

​Praktik tidak bertanggung jawab ini secara langsung mengorbankan warga yang telah taat aturan.

Pelanggan sah sering kali harus menghadapi debit air yang mengecil hingga pasokan yang terhenti akibat ulah oknum pencuri air.

​Bagaimana Cara Kerja Tim Penertiban Tirta Bhagasasi?

​Tim khusus ini beroperasi secara profesional berdasarkan Surat Tugas Nomor 09 tentang Penertiban Sambungan Ilegal Wilayah Cibarusah.

Mereka tidak serta-merta melakukan pemutusan sepihak, melainkan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat.

​Mekanisme penertiban di lapangan mencakup beberapa tahapan penting, yaitu:

  • ​Identifikasi dan pemetaan titik sambungan air yang tidak terdaftar di sistem.
  • ​Verifikasi teknis kelayakan jaringan secara langsung di lokasi.
  • ​Sosialisasi tata cara pemasangan baru dan pendaftaran pelanggan legal.
  • ​Edukasi dampak buruk pencurian air terhadap operasional perusahaan dan pelanggan lain.
  • ​Penindakan tegas sesuai regulasi bagi pelanggar yang menolak kooperatif.

​Reza menekankan bahwa operasi ini juga berfungsi sebagai sarana penyadaran warga. Edukasi di lapangan memegang peranan krusial agar masyarakat memahami alur distribusi air yang benar.

​Apa Harapan Pemkab Bekasi ke Depannya?

​Melalui operasi di wilayah Cibarusah ini, jajaran direksi Tirta Bhagasasi beserta jajaran Pemkab Bekasi berharap efisiensi operasional pelayanan publik dapat meningkat drastis. Perusahaan menargetkan bisa menekan angka kerugian volume air seminimal mungkin.

​”Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menggunakan sambungan resmi. Tujuannya agar pelayanan air bersih dapat dinikmati secara berkeadilan oleh seluruh pelanggan,” tambah Reza.

​Pendapatan daerah yang terselamatkan dari kebocoran ini nantinya akan dikembalikan dalam bentuk perbaikan infrastruktur air minum yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

​Keberhasilan program penertiban ini tentunya membutuhkan dukungan penuh dari seluruh lapisan warga.

Jangan biarkan oknum tidak bertanggung jawab merusak kualitas pelayanan fasilitas umum yang seharusnya dinikmati bersama.

​Apakah Anda menemukan adanya indikasi penyambungan air liar atau kebocoran pipa di lingkungan sekitar? Segera laporkan hal tersebut melalui kanal pengaduan resmi Perumda Tirta Bhagasasi atau datangi langsung unit layanan pelanggan terdekat agar segera ditindaklanjuti

Visited 3191 times, 1 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Venue Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi 98% Siap
Ustadz Abu Fayadh: Ini Lima Cara Konkret Warga Bekasi Bela Palestina
Jelang Ground Breaking PSEL Sumurbatu, Pemkot Bekasi Kembangkan Teknologi Pirolisis
7 Tahun Mangkrak! Pedagang Pasar Kranji Laporkan Pemkot Bekasi dan PT ABB ke Kejagung RI
Waspadai Dampak Kemarau Kering, BPBD Kota Bekasi Imbau Warga Tak Boros Air
Pemkot Bekasi Jamin Kejelasan Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu, Skema Pengangkatan Dikebut Tahun Ini
6.000 LGBT di Kota Bekasi: MUI Desak Pemkot Bertindak Tegas
PSEL Sumurbatu Masuk Tahap Realisasi, Ground Breaking Dijadwalkan 8 Juli 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:57 WIB

Venue Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi 98% Siap

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:09 WIB

Ustadz Abu Fayadh: Ini Lima Cara Konkret Warga Bekasi Bela Palestina

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:04 WIB

7 Tahun Mangkrak! Pedagang Pasar Kranji Laporkan Pemkot Bekasi dan PT ABB ke Kejagung RI

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:00 WIB

Waspadai Dampak Kemarau Kering, BPBD Kota Bekasi Imbau Warga Tak Boros Air

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:46 WIB

Pemkot Bekasi Jamin Kejelasan Nasib 3.442 PPPK Paruh Waktu, Skema Pengangkatan Dikebut Tahun Ini

Berita Terbaru

Tanggul tak berizin Grand Galaxy City.

Parlementaria

DPRD Desak Pemkot Bekasi Bongkar Paksa Tanggul Grand Galaxy City

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi. (Nano Banana Pro2)

Bekasi

Venue Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi 98% Siap

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:57 WIB

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x