BEKASI – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Jatibening kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat kota. Melalui ajang bergengsi Bekasi Innovation Week 2025, Puskesmas Jatibening sukses menyabet dua penghargaan sekaligus berkat terobosan digital mereka, yakni SIMOJANG (Sistem Informasi Minum Obat Puskesmas Jatibening).
Dalam acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bekasi tersebut, Puskesmas Jatibening berhasil meraih Juara 3 Kategori Puskesmas Terinovasi dan masuk dalam jajaran Top 10 Inovasi Terbaik se-Kota Bekasi. Pencapaian ini menegaskan komitmen Puskesmas Jatibening dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat melalui adaptasi teknologi.
Mengenal SIMOJANG: Solusi Cerdas Informasi Obat
Kepala UPTD Puskesmas Jatibening, drg. Ariska Agustina, menjelaskan bahwa lahirnya SIMOJANG didasari oleh kebutuhan masyarakat akan informasi kefarmasian yang akurat dan mudah diakses. Seringkali, pasien mengalami kendala saat sudah berada di rumah, mulai dari lupa aturan minum obat, bingung cara penyimpanan, hingga kekhawatiran mengenai efek samping.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Alhamdulillah, SIMOJANG mendapat apresiasi tinggi dengan meraih Juara 3 sebagai Kategori Puskesmas Terinovasi dan masuk Top 10 Inovasi Terbaik se-Kota Bekasi,” ungkap drg. Ariska dalam keterangan resminya, Selasa (25/11/2025).
Inovasi SIMOJANG hadir sebagai jembatan komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien. Layanan ini memungkinkan pasien untuk:
- Mengetahui indikasi dan dosis obat secara tepat.
- Memahami cara penyimpanan dan penggunaan obat.
- Berkonsultasi mengenai interaksi dan efek samping obat.
Transformasi Layanan Kesehatan Digital di Bekasi
Lebih dari sekadar penghargaan, drg. Ariska menegaskan bahwa tujuan utama dari inisiatif ini adalah kebermanfaatan bagi warga. Inovasi ini dirancang untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang paripurna, tidak hanya saat berobat di Puskesmas, tetapi juga saat menjalani perawatan di rumah.
”Inisiatif inovasi SIMOJANG muncul untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan kesehatan. Kami di Puskesmas Jatibening selalu berusaha mengembangkan inovasi agar masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik, bermutu, dan responsif,” tambahnya.
Meski telah diinisiasi sejak tahun 2024, sosialisasi SIMOJANG dilakukan secara masif pada tahun 2025. Hal ini bertujuan agar jangkauan pengguna semakin luas dan edukasi mengenai penggunaan obat yang benar (Dagusibu) dapat tersampaikan dengan baik kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Jatibening.
Cara Mengakses Layanan SIMOJANG
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, Puskesmas Jatibening telah menyederhanakan proses aksesnya. Berikut adalah tata cara penggunaan SIMOJANG:
- Akses Portal: Pindai barcode yang tersedia di Puskesmas atau kunjungi situs resmi informasi obat di https://simojangfarmasijatibening.tumblr.com/.
- Pencarian Obat: Ketik nama obat yang ingin diketahui informasinya pada kolom “Cari/Search” untuk mendapatkan detail lengkap.
- Konsultasi Langsung: Jika membutuhkan penjelasan lebih lanjut, klik tombol “Silakan Bertanya”. Fitur ini akan menghubungkan pasien dengan apoteker atau petugas kesehatan melalui platform Instagram atau WhatsApp Bisnis.
Jadwal Operasional Layanan Konsultasi Online
Layanan konsultasi daring ini beroperasi mengikuti jam kerja Puskesmas untuk memastikan respon yang cepat dan akurat:
- Senin – Kamis: 07.00 – 14.30 WIB
- Jumat – Sabtu: 07.30 – 14.00 WIB
Tim Solid di Balik Kesuksesan SIMOJANG
Keberhasilan inovasi ini tidak lepas dari kerja keras tim solid UPTD Puskesmas Jatibening yang mendedikasikan diri untuk pelayanan publik. Berikut adalah susunan tim penggagas dan inisiator SIMOJANG:
- Penanggung Jawab: drg. Ariska Agustina (Kepala UPTD Puskesmas Jatibening)
- Koordinator Tata Usaha: Fitrie Amalia, AMTG., SKM.
- Ketua Tim Inovasi (Apoteker): Apt. Agung Mulyawan, S.Farm.
- Anggota Tim:
- drg. Arawinda Astasari, MARS (Ketua Mutu)
- Awaludin Romadhoni, SKM (Penyuluh Kesehatan)
- Rima Zulliyanti, S.St (Bidan/Bendahara BLUD)
- Abidul Lail Rabbani (Administrasi Umum)
Dengan adanya SIMOJANG, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang bingung mengenai penggunaan obat. Mari manfaatkan teknologi ini untuk kesehatan keluarga yang lebih baik.
(Berita ini disajikan sebagai bentuk dukungan terhadap digitalisasi layanan kesehatan di Kota Bekasi).
Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







































