​Puskesmas Pondokgede Raih Penghargaan Tes HIV Terbaik Bekasi jadi Kado Spesial Puncak Peringatan HKN ke-61

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala UPTD Puskesmas Pondokgede dr. Agung Firdaus Insani menerima penghargaan capaian tes HIV terbaik dari Wali Kota Bekasi pada puncak HKN ke-61, Minggu (30/11/2025).

Kepala UPTD Puskesmas Pondokgede dr. Agung Firdaus Insani menerima penghargaan capaian tes HIV terbaik dari Wali Kota Bekasi pada puncak HKN ke-61, Minggu (30/11/2025).

Poin Utama:

  • Prestasi: Puskesmas Pondokgede dinobatkan sebagai pelaksana Tes HIV terbaik periode Januari-Oktober 2025.
  • Capaian Data: Sebanyak 1.971 orang telah menjalani tes (87,7% dari target).
  • Momentum: Penghargaan diserahkan oleh Wali Kota Bekasi dalam HKN ke-61.
  • Kendala: Rendahnya kesadaran warga dan kurangnya koordinasi lintas sektor.

BEKASI – UPTD Puskesmas Pondokgede sukses meraih penghargaan dari Wali Kota Bekasi sebagai unit kesehatan dengan capaian Tes HIV terbaik dalam puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tingkat Kota Bekasi, Minggu (30/11/2025).

Penghargaan ini diberikan atas dedikasi puskesmas dalam menjaring ribuan warga untuk melakukan deteksi dini kesehatan selama periode Januari hingga Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berapa Jumlah Warga yang Telah Menjalani Tes HIV?

​Penanggung Jawab (PJ) Program HIV UPTD Puskesmas Pondokgede, dr. Hotma Uli Siagian, mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas tingginya angka partisipasi tes yang berhasil dihimpun oleh tim medis. Berdasarkan data terbaru, cakupan tes HIV di wilayah Pondokgede terbilang tinggi.

​”Selama periode penilaian, kami telah melakukan testing HIV kepada 1.971 orang. Angka ini setara dengan 87,7 persen dari total 2.248 orang yang menjadi target testing kami pada Tahun 2025,” ujar dr. Hotma dalam keterangannya di Pondokgede, Jumat (05/12/2025).

​Apa Tantangan Utama Penanganan HIV di Pondokgede?

​Meskipun capaian angka tersebut cukup memuaskan, dr. Hotma mengakui bahwa pelaksanaan program ini di lapangan tidak lepas dari hambatan.

Tantangan terbesar yang dihadapi tim kesehatan di Kecamatan Pondokgede adalah faktor internal masyarakat itu sendiri.

​”Tantangan utama yang kami hadapi ialah masih kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya Tes HIV untuk mengetahui status kesehatan mereka,” jelasnya.

​Selain faktor kesadaran individu, ia juga menyoroti adanya kendala struktural, yakni masih minimnya koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan testing, khususnya untuk menjangkau populasi kunci dan masyarakat umum secara lebih luas.

​Mengapa Penting Melakukan Tes HIV Sejak Dini?

​Menutup keterangannya, pihak UPTD Puskesmas Pondokgede menekankan bahwa tes HIV bukanlah hal yang tabu, melainkan langkah medis preventif yang krusial.

​”Kami sangat mengimbau dan mengajak masyarakat untuk secara sadar dan aktif melakukan testing HIV secara berkala. Hal ini penting untuk mengetahui status HIV pribadi dalam rangka upaya percepatan dan penanggulangan infeksi HIV di Indonesia, khususnya di Kota Bekasi,” pungkas dr. Hotma.

​Bagi warga Kecamatan Pondokgede yang ingin melakukan konsultasi atau tes kesehatan, dapat langsung mengunjungi UPTD Puskesmas Pondokgede pada jam kerja layanan.


Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen
Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi
Warga Perumnas 1 Desak Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD
Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon
Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak
Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah
Bapenda Siapkan 20 Jurusita untuk Blokir Rekening Pengusaha Penunggak Pajak di Kota Bekasi
Keren! Investasi di Kota Bekasi Tembus Rp9,4 Triliun di Semester I 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pemkot Bekasi Targetkan Angka Pengangguran Turun di Bawah 7,3 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:55 WIB

Tak Disangka, Evakuasi Cincin jadi Salah Satu Layanan Tersibuk Disdamkarmat Kota Bekasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:21 WIB

Wawali Dampingi AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Extension Bekasi di Kawasan Summarecon

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:51 WIB

Be Glow Langgar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 32 tahun 2017, Satpol PP Tak Berotak

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:25 WIB

Tergiur Sembako Murah di Bekasi, Belasan Emak-emak Tertipu Miliaran Rupiah

Berita Terbaru

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim.

Parlementaria

Tata Kelola Awut-awutan, DPRD Desak Pemkot Bekasi Bangun Pasar Mandiri

Minggu, 26 Jul 2026 - 15:10 WIB

Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Bekasi, Samuel Sitompul, saat memberikan laporan di Gedung DPRD Kota Bekasi. Bapemperda menargetkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Penyimpangan Seksual dapat disahkan dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan. (Foto: Dok. RakyatBekasi.com)

Parlementaria

Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual Masuk Babak Penentuan

Minggu, 26 Jul 2026 - 14:40 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x