RAPBD Kota Bekasi 2026 Disepakati Rp6,9 Triliun, Ini Rincian Lengkapnya

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama pimpinan DPRD usai menandatangani nota kesepakatan RAPBD 2026 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Bekasi Timur, Kamis (27/11/2025).

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama pimpinan DPRD usai menandatangani nota kesepakatan RAPBD 2026 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Bekasi Timur, Kamis (27/11/2025).

  • ​Total Anggaran: Belanja Daerah disepakati sebesar Rp 6,9 Triliun.
  • ​Pendapatan Asli Daerah (PAD): Ditargetkan mencapai Rp 4,1 Triliun.
  • ​Fokus Pembangunan: Prioritas pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sesuai RKPD.
  • ​Status Terkini: Dokumen segera dikirim ke Gubernur Jawa Barat untuk evaluasi agar bisa dieksekusi awal 2026.

​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) resmi menyepakati Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp 6,9 triliun dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Bekasi Timur, Kamis (27/11/2025).

​Kesepakatan ini menjadi langkah awal bagi Pemkot Bekasi untuk menyerahkan dokumen anggaran kepada Gubernur Jawa Barat guna proses evaluasi sebelum disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

​Berapa Rincian Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2026?

​Berdasarkan pembahasan intensif antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), struktur APBD Kota Bekasi 2026 memiliki postur sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • ​Pendapatan Daerah: Rp 6,7 triliun.
    • ​Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp 4,1 triliun.
    • ​Pendapatan Transfer: Rp 2,6 triliun.
  • ​Belanja Daerah: Rp 6,9 triliun.
  • ​Pembiayaan Daerah (Netto): Rp 173 miliar (untuk menutup defisit belanja).
    • ​Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun lalu: Rp 200 miliar.
    • ​Pengeluaran pembiayaan (Penyertaan Modal): Rp 27 miliar.

​Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kota Bekasi, Alimudin, menegaskan bahwa penyusunan ini telah berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025 serta telah melalui reviu Inspektorat.

​Apa Fokus Pembangunan Kota Bekasi di Tahun 2026?

​Anggaran belanja sebesar Rp 6,9 triliun tersebut akan difokuskan untuk membiayai program prioritas pembangunan daerah yang mendesak dan strategis.

​”Belanja pada Tahun 2026 difokuskan pada pemenuhan prioritas pembangunan daerah, dengan mempertimbangkan arah kebijakan serta isu strategis dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026,” ujar Alimudin saat membacakan laporan di hadapan peserta sidang paripurna.

​DPRD juga menekankan agar target pekerjaan fisik maupun nonfisik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya.

Hal ini termasuk percepatan realisasi kegiatan yang berbasis aspirasi masyarakat di tingkat RT/RW dan kelurahan.

​Apa Catatan Penting DPRD untuk Pemkot Bekasi?

​Meski telah disepakati, DPRD memberikan sejumlah rekomendasi keras (catatan strategis) agar pelaksanaan APBD 2026 lebih optimal. Berikut poin-poin rekomendasinya:

  1. ​Digitalisasi Pajak: Pemkot Bekasi harus memaksimalkan sistem pajak digital dan menggali potensi pendapatan baru untuk mendongkrak PAD.
  2. ​Kekurangan ASN: Masalah kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya tenaga pengajar (pendidikan) dan tenaga medis (kesehatan), harus segera diantisipasi.
  3. ​Disiplin OPD: Setiap Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA) dengan serius dan hadir tepat waktu saat pembahasan.
  4. ​Peran Inspektorat: Mewajibkan Inspektorat melakukan reviu RKA lebih awal untuk mencegah kebocoran anggaran.

​Kapan APBD 2026 Mulai Bisa Dijalankan?

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memastikan bahwa setelah persetujuan ini, dokumen akan segera dikirim ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ia optimis anggaran ini dapat langsung digunakan untuk melayani masyarakat begitu tahun anggaran berganti.

​“Setelah ini lanjut ke Pak Gubernur. Setelah disahkan, 2026 sudah bisa dieksekusi sejak awal. Mudah-mudahan harapannya tentu penyerapan anggaran bisa lebih cepat, pembangunan juga bisa lebih cepat, dan manfaatnya tentu cepat juga bisa dirasakan oleh masyarakat,” tutur Tri Adhianto.

​Masyarakat dapat memantau transparansi penggunaan anggaran ini melalui kanal resmi pemerintah atau mengajukan aspirasi pembangunan melalui Musrenbang di tingkat kelurahan masing-masing.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Truk Molen Maut di Bekasi Resmi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara
​Baru Lantik 67 Pejabat, Mengapa Kursi Strategis Kepala OPD Masih Lowong? Ini Skenario Rotasi Mutasi Pemkot Bekasi Berikutnya
​Ujian Perdana Sekda Muhammad Solikhin: Kejar Target PAD Kota Bekasi 90 Persen dalam Waktu Dua Bulan
Bayang-Bayang Beban Industri di Balik Penetapan UMK Kota Bekasi 2027: Formula Permenaker Belum Terbit, APINDO Peringatkan Kerentanan Perusahaan!
​Latah Pakai AI Tanpa Kurasi, Akurasi Wajah Wali Kota Bekasi di Layar LED Porprov XV Jabar 2026 Tuai Sorotan Tajam
Angka Kemiskinan Turun ke 3,96 Persen, Dinsos Kota Bekasi Sikat Masalah Bansos Salah Sasaran Lewat Integrasi Data Perlinsos
Tepis Isu Nepotisme Lantik Adik Ipar Jadi Sekda, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Murni Nilai Tertinggi Lelang Jabatan!
Selain Lantik Sekda Definitif, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Promosikan Sekpri Jadi Lurah Margamulya!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 15:09 WIB

Sopir Truk Molen Maut di Bekasi Resmi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

Selasa, 3 November 2026 - 09:54 WIB

​Baru Lantik 67 Pejabat, Mengapa Kursi Strategis Kepala OPD Masih Lowong? Ini Skenario Rotasi Mutasi Pemkot Bekasi Berikutnya

Selasa, 3 November 2026 - 09:12 WIB

Bayang-Bayang Beban Industri di Balik Penetapan UMK Kota Bekasi 2027: Formula Permenaker Belum Terbit, APINDO Peringatkan Kerentanan Perusahaan!

Senin, 2 November 2026 - 17:04 WIB

​Latah Pakai AI Tanpa Kurasi, Akurasi Wajah Wali Kota Bekasi di Layar LED Porprov XV Jabar 2026 Tuai Sorotan Tajam

Senin, 2 November 2026 - 13:35 WIB

Angka Kemiskinan Turun ke 3,96 Persen, Dinsos Kota Bekasi Sikat Masalah Bansos Salah Sasaran Lewat Integrasi Data Perlinsos

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x