Revitalisasi Pasar Kranji Gak Jelas, Mahasiswa dan Pedagang Geruduk Pemkot Bekasi

- Jurnalis

Senin, 8 Juli 2024 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Mahasiswa STIE Mulia Pratama bersama Asosiasi Pedagang Pasar Kranji menggeruduk Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (08/07/2024).

Sejumlah Mahasiswa STIE Mulia Pratama bersama Asosiasi Pedagang Pasar Kranji menggeruduk Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (08/07/2024).

KOTA BEKASI – Sejumlah Mahasiswa STIE Mulia Pratama bersama Asosiasi Pedagang Pasar Kranji menggeruduk Kantor Pemerintah Kota Bekasi menuntut kejelasan proyek Revitalisasi Pasar Kranji yang mangkrak selama 4 tahun.

Pasalnya, hingga saat ini Revitalisasi Pasar tersebut belum ada kejelasan. Sedangkan para pedagang, mesti bertahan di Tempat Penampungan Sementara.

Koordinator Lapangan Aksi Abel mengatakan, ada beberapa tuntutan maupun aspirasi yang hendak disampaikan kepada Pemerintah Daerah berkenan dengan Revitalisasi Pasar Kranji.

Dikarenakan, berdasarkan hasil investigasi dan observasi ada tindakan korupsi di proyek Revitalisasi Pasar Kranji yang tidak sesuai dengan perjanjian kerjasama yang sudah disepakati.

“Selain daripada itu pelaksanaan revitalisasi Pasar Kranji sendiri memiliki jangka waktu 24 bulan (2 Tahun) yang dimulai sejak Tahun 2019,” jelasnya.

“Namun tidak ada progress dari PT ABB selaku pelaksana revitalisasi Pasar Kranji. Serta menuntut ketegasan dari Pj Wali Kota untuk segera memutus kerja sama antara Pemkot Bekasi dan PT ABB, sekaligus meminta agar Pemkot melakukan tender terbuka untuk pembangunan revitalisasi pasar Kranji Kota Bekasi,” jelasnya.

Para Mahasiswa dan Pedagang memberikan waktu kepada Pemkot Bekasi untuk menindaklanjuti tuntutan mereka selama 3×24 jam.

“Kemudian apabila tidak ada jawaban, maka kami akan menindaklanjuti kasus tersebut ke Pemerintah Pusat,” tutupnya.

Visited 1,929 times, 1 visit(s) today

Berita Terkait

Usai Polisi Gerebek Arena Sabung Ayam, Camat Jatiasih Bakal Perketat Pengawasan Wilayah
Polda Metro Jaya Gerebek Arena Sabung Ayam di Jatiasih, Pj Gani Soroti Pengawasan Wilayah
Gerebek Arena Sabung Ayam di Jatiasih, Ditreskrimum Polda Metro Jaya Amankan 70 Orang
Sampaikan Arahan Pj Gani, Plh Kadisdik Kumpulkan Kepsek SMP Negeri Malam-malam
Kerahkan Camat dan Lurah, Pj Wali Kota Bekasi Jamin Tidak Ada Anak Putus Sekolah
Masuk Triwulan III 2024, Capaian Penerimaan PAD Kota Bekasi Tembus 51 Persen
9.962 Siswa Belum Sekolah, ‘For Gani’ Geruduk Pemkot Bekasi
Pungli PPDB di SMKN 8 Kota Bekasi dilegalkan Pihak Sekolah? Ini Modusnya

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 14:27 WIB

Usai Polisi Gerebek Arena Sabung Ayam, Camat Jatiasih Bakal Perketat Pengawasan Wilayah

Senin, 22 Juli 2024 - 14:22 WIB

Polda Metro Jaya Gerebek Arena Sabung Ayam di Jatiasih, Pj Gani Soroti Pengawasan Wilayah

Senin, 22 Juli 2024 - 14:18 WIB

Gerebek Arena Sabung Ayam di Jatiasih, Ditreskrimum Polda Metro Jaya Amankan 70 Orang

Senin, 22 Juli 2024 - 12:20 WIB

Sampaikan Arahan Pj Gani, Plh Kadisdik Kumpulkan Kepsek SMP Negeri Malam-malam

Minggu, 21 Juli 2024 - 17:20 WIB

Kerahkan Camat dan Lurah, Pj Wali Kota Bekasi Jamin Tidak Ada Anak Putus Sekolah

Berita Terbaru